Penjelasan LPPOM MUI tentang Kasus 'BreadTalk'

-----Original Message-----
From:   M Faizal Mahdi (Moza)
Sent:   Thursday, July 15, 2004 2:18 PM
Subject:        Penjelasan LPPOM MUI tentang Kasus 'BreadTalk'

Penjelasan LPPOM MUI tentang Kasus 'BreadTalk'
Publikasi: 15/07/2004 13:06 WIB
http://www.eramuslim.com/br/as/47/11808,1,v.html

Sejak 3 bulan terakhir restoran roti "BreadTalk" telah menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat berkaitan dengan status kehalalannya. Disinyalir produk tersebut tidak halal dan karenanya menyebabkan keresahan di kalangan Islam.

Berkaitan hal tersebut Pihak Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) telah melakukan serangkaian kajian dan penelitian dengan kronologis sebagai berikut:

1. Tanggal 8 Maret 2004 LPPOM MUI melakukan pemeriksaan ke Outlet BreadTalk Plaza Indonesia, namun tidak diberikan izin oleh manajemen untuk melacak formula dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan produknya. Pihak manajemen beralasan harus meminta izin dulu ke BreadTalk Singapura, sebagai pemberi lisensi untuk waralaba tersebut.

2. Setelah itu LPPOM MUI mengirimkan surat kepada manajemen BreadTalk tersebut untuk dapat mengakses data tersebut, dan meminta agar pihak BreadTalk mengajukan untuk disertifikasi halal.

3. Pada tanggal 8 Maret 2004 LPPOM MUI juga melakukan kunjungan ke Singapura untuk mengklarifikasi masalah tersebut. Dari kajian yang dilakukan LPPOM MUI didapatkan data bahwa BreadTalk Singapura memang menjual produk-produk yang mangandung babi, dan karenanya haram dikosumsi umat Islam. Informasi ini juga diperkuat oleh keterangan dari Mr. Syahlan Hairalah (Majelis Ulama Islam Singapura), yang khusus menangan kehalalan makanan di Singapura, bahwa BreadTalk Singapura tidak pernah mendaftarkan untuk disertifikasi halal karena sudah jelas haram.

4. LPPOM MUI terus mencoba mendapatkan akses informasi dari pihak BreadTalk Indonesia, namun sampai detik terakhir tidak mendapatkan jawaban yang memadai. Janji bahwa mereka akan mendaftarkan pada bulan Mei untuk disertifikasi halal melalui surat tanggal 1 Mei 2004, namun sampai saat ini tidak pernah terwujud.

Sementara itu pertanyaan masyarakat melalui berbagai media soal kepastian kehalalan produk tersebut terus masuk ke LPPOM MUI dan LPPOM MUI merasa kesulitan mendapat respond dari pihak BreadTalk Indonesia.

Berdasarkan hal-hal tersebut, maka LPPOM MUI memberikan informasi kepada masyarakat luas agar mengetahui fakta-fakta sebagai berikut:

1. Bahwa BreadTalk Indonesia merupakan franchise dari BreadTalk Singapura yang menggunakan brand dan formula dari BreadTalk Singapura.

2. Bahwa BreadTalk Singapura merupakan produk haram untuk dikosumsi oleh masyarakat muslim, karena mengandung babi.
3. Bahwa manajemen BreadTalk Indonesia berjanji akan mengurus sertifikasi halal kepada LPPOM MUI sesegera mungkin, namun janji itu tidak pernah terwujud setelah waktu yang cukup lama (kurang lebih 3 bulan setelah kasus ini muncul).

4. Bahwa sangat besar kemungkinan pihak BreadTalk Indonesia menggunakan formula dan bahan baku yang sama dengan yang dimiliki oleh BreadTalk Singapura.

Dari fakta-fakta tersebut maka status kehalalan BreadTalk Indonesia sangat meragukan, oleh karena itu LPPOM MUI menghimbau kepada masyarakat luas untuk lebih berhati-hati dalam mengkomsumsi produk tersebut.

Selain itu secara umum LPPOM MUI mengingatkan masyarakat muslim agar tidak mengkomsumsi produk-produk yang tidak jelas kehalalannya.

Jakarta, 8 Juni 2004 Humas LPPOM MUI
<http://www.halalmui.or.id>
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
Alamat Surat: Jl. Lodaya II No. 3 Bogor
atau: Masjid Istiqlal, Jl. Taman Wijayakusuma Kamar 25, Jakarta
Bogor: Telp.0251-358748, Fax.0251-358747
Jakarta: Telp/Fax. 021-3507486




--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke