Dear mas Joko yang baik,
Terima kasih atas sambutannya.

Memang benar mas Joko tidak langsung mengatakan bahwa hadits yang
disebutkan mas Infra itu shahih atau dhaif. Tapi menurut pendapat saya
pribadi, dari pertanyaan yang mas Joko lontarkan, seolah-olah tersirat
bahwa mas Joko "ingin mempertanyakan keshahihan hadits itu" (quote :
'Afwan hadits yg ente cantumkan seperti tertera di atas ada di kitab
mana dan perawinya siapa ??? jangan maen bilang shahih aja !!!' ).
Menurut pendapat saya yg awam, hadits itu sudah sangat populer, dan
banyak dikutip oleh banyak kyai/ustadz/ulama, minimal saya pernah dengar
dalam ceramah-ceramah sebelum Tarawih. Populer, memang belum tentu
shahih. Tapi masa sih mas Joko belum pernah dengar 'riwayat' itu ? Kalau
sudah, tentunya mas Joko sudah belajar dong shahih tidaknya..... Tapi
disini terkesan mas Joko agak menyudutkan mas Infra mengenai dalil tsb,
padahal mas Joko sendiri mungkin belum tahu dhaif tidaknya. Di sisi
lain, mas Infra mungkin memang belum pada tempatnya mengatakan itu
shahih, kalau nggak nyebutkan riwayat siapa atau di kitab mana. Tapi
menurut saya lagi, tidak semuanya harus disebutkan apa dasarnya. Ada yg
memang kita belum tahu dasarnya, ada yg memang kita tidak tahu dasarnya,
dan ada juga yg kita tahu boleh tidak bolehnya, tahu dasarnya, tapi
nggak tahu detilnya. Contoh, minuman ringan merk "Bintang Zero". Terbuat
dari bahan-bahan yg halal (kalau baca kalengnya), dan tidak mengandung
alkohol. Halal apa haram ? Dalilnya ? Kalau saya pribadi, akan
mengatakan lebih baik saya tidak minum. Tapi sudah ada orang yg lebih
pintar dari saya mengatakan minuman itu haram. Uraian dalilnya lumayan
panjang, dan nggak cuma diambil mentah-mentah dari 1 hadits thok, atau 1
ayat thok. Atau, makanan yg pakai aroma daging babi, padahal aroma
tersebut sintetis, terbuat dari tumbuh-tumbuhan, yg halal. Kira-kira
halal apa haram ? Seperti itu deh kira-kira. Butuh penalaran.

Saya tidak membenci mas Joko. Saya juga tidak membenci Salafi, atau
apapun namanya yg jelas-jelas menyatakan diri berusaha mengikuti Qur'an
dan Sunnah. Tapi kita nggak bisa mengatakan bahwa kitalah yg paling
benar. Dunia ini luas, dan bukan hanya hitam putih dalam realitanya.
Banyak nuansa kelabunya...... 

Kalau seperti kata mas Komar, jangan sampe ngomongin "Ekonomi dan
Cengkraman Yahudi' di kalangan orang dhuafa dan anak jalanan, karena
nggak bakal nyambung, walaupun jelas-jelas ada dalil "Sampaikanlah,
walaupun hanya satu ayat"........

Atau, sebuah gelas yang terisi air setengahnya. Saya bertanya, kosong
atau isikah gelas tersebut ? Jawabannya adalah terisi air setengahnya.
Benarkah jawaban itu yg paling benar ? Tidak juga, karena saya juga
boleh mengatakan gelas itu kosong setengahnya........

OK brother and sister,
Terima kasih atas perhatian dan sharing dari semuanya.

And jangan pada pelit bagi-bagi ilmu buat kita semua.

Tengkyu....

( Bay )

joko untoro wrote:
> 
> Jazakallah khair atas postingannya.
> 
> Sebelumnya saya telah meminta maaf kepada seluruh penghuni milis ini
> melalui surat terbuka...
> 
> Dari awal postingan saya mengenai masalah ini saya tidak menyatakan
> bahwa hadits tersebut shahih atau dhaif, akan tetapi saya hanya
> menanyakan sumber dari pengambilan dalil tersebut ada di kitab mana,
> jangan asal dikatakan shahih atau dhaif saja.
> 
> Apabila hadits yang disampaikan oleh mas infra itu shahih maka saya
> akan menerima dengan tangan terbuka dan hati yang lapang, karena ISLAM
> tidak mengenal kejumudan dalam masalah ilmu.
> 
> WALLAHU MUSTA'AN
> 
>  Al Faqir ...
> [Image]
> 
> 
>      "Bayu Agus P." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
>           Mas Infra, tengkyu berat.....
> 
>           Mas Joko, kalau yg disampaikan mas Infra ini
>           benar, berarti seharusnya
>           ini bisa jadi pelajaran buat kita. Kalau ada
>           hal-hal yg mungkin belum
>           kita ketahui, jangan kita katakan bahwa hal itu
>           tidak benar atau tidak
>           berdasar. Pengetahuan kita adalah apa yg kita
>           ketahui saat ini. Ada
>           banyak sekali pengetahuan yg kita justru belum
>           tahu, dan mungkin baru
>           tahu kalau diberi tahu oleh orang lain. So, jangan
>           terburu-buru
>           mengklaim bahwa kitalah yg paling benar......
> 
>           Be wise man........
> 
>           ( Bay )
> 
>           NB.
>           Jadi inget, kata-kata Pak Bachtiar, salah satu
>           guru Fisika SMA 1 kita
>           dulu : "setelah aku tahu, tahulah aku, bahwa aku
>           tidak tahu".....
> 
>           Infra, Morry wrote:
>           >
>           > Assalammu'alaykum Wr.Wb.
>           >
>           > Pak Joko,
>           > Minta tolong di-forward-in dong ke milist SMA..
>           email saya bouncing..>
>           > Terima kasih,
>           >
>           > Wassalam,
>           > Infra
>           >
>           > -----Original Message-----
>           > From: Infra, Morry
>           > Sent: Tuesday, November 30, 2004 8:58 AM
>           > To: '[EMAIL PROTECTED]'
>           > Subject: Hadits shahih soal Puasa Ramadhan yang
>           dapat mensucikan kita
>           > sehingga seperti bayi baru lahir
>           >
>           > Assalammu'alaykum Wr.Wb.
>           >
>           > Teman-teman semua,
>           > Mohon maaf, bukan tak respon email terdahulu....
>           tapi last week lagi ke
>           > offshore...
>           >
>           > Confirm sekali hadistnya shoheh.
>           > Hadist-nya saya attach dalam word doc. sekalian
>           ada Arab text-nya
>           > beserta perawinya.
>           > Saya dikirimi oleh Ust. Ahmad Muzammil.
>           >
>           > Semoga kita mendapatkan pencerahan....
>           >
>           > Wassalam,
>           > Infra
>           >
>           > -----Original Message-----
>           > From: Bayu Agus P.
>           [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>           > Sent: Wednesday, November 24, 2004 3:46 PM
>           > To: [EMAIL PROTECTED]
>           > Subject: [sma1bks] Hadits shahih ?
>           >
>           > Mas Joko....,
>           > Maaf, mau tanya.
>           >
>           > Tentang hadits yang Mas Infra sampaikan itu,
>           apakah mas Joko sudah punya
>           > jawabannya ? Kalau dhoif siapa yang menyatakan
>           dhoif dan di kitab mana.
>           >
>           > Sekalian aja buat Mas Infra, sukur-sukur bisa
>           juga menyatakan kalau
>           > sahih tertera di kitab mana (Pak Yusuf-nya mah
>           harusnya bisa jawab
>           > yaa... :-)
>           >
>           > Maaf, bukan mau nguji nih.
>           > Soale saya sendiri memang sering sekali
>           mendengar hadits yg mas Infra
>           > sampaikan itu. Terus terang, saya sendiri juga
>           awam. Biasanya, kalau
>           > sudah dinyatakan "HR.Buchary" atau "HR.Muslim"
>           berarti beneran sahih
>           > (karena jarang -- bahkan boleh dikata nggak ada
>           -- orang yang berani
>           > mengatakan suatu hadits adalah "HR.Buchary" atau
>           "HR.Muslim", kalau
>           > nggak bener-bener diriwayatkan oleh mereka).
>           >
>           > Buat yg non muslim , mohon maaf yaa, semoga
>           nggak ganggu.... FYI saja, yg
>           > dimaksud "hadits" adalah segala ucapan/tindakan
>           Nabi Muhammad SAW, yaitu
>           > Nabi terakhir dalam ajaran Islam.
>           >
>           > OK Mas Joko (dan mas Infra), saya tunggu
>           jawabannya.....
>           > Jangan pelit berbagi ilmu yaa..... :-)
>           >
>           > ( Bay )
>           >
>           > Infra, Morry wrote:
>           > >
>           > > Pak Joko,
>           > > Alhamdulillah.....
>           > > Pak M. Yusuf Sufyadi (orang Persis teman saya
>           diskusi) bilang begini:
>           > > "Hadistnya itu shoheh..... hanya mungkin
>           redaksinya tak persis
>           > > betul...." Dia akan kirim detailnya nanti.
>           > >
>           > > Pernyataan beliau buat Joko,
>           > > Kalau anda belum pernah dengar hadist
>           tersebut, please jangan bilang
>           > > hadist itu tak shahih....
>           > > kecuali anda pernah dengar dan tahu bahwa
>           hadist itu dhaif.
>           > > "Jika anda bukan ahli hadist, belum tahu atau
>           belum pernah dengar
>           > > sesuat u hadist bukan berarti hadistnya tak
>           shahih....."
>           > >
>           > > Hadist yang anda tulis juga dia sampaikan:
>           > > "Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa
>           ("berhasil") shaumnya di bulan
>           > > Ramadhan, maka ybs bagaikan bayi yang baru
>           lahir, hapus dari segala
>           > > dosa"
>           > >
>           > > Makanya dia berani bilang shahih.....
>           > >
>           > > So, please ... the glicth must be just about
>           language... and the
>           > > language is convention....  it is not about
>           "dalil"
>           > >
>           > > Semoga kita semua jadi orang yang bertaqwa...
>           > >
>           > > Wassalam,
>           > > Infra
>           > >
>           > >
>           > >      -----Original Message-----
>           > >      From: joko untoro
>           [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>           > >      Sent: Wednesday, November 24, 2004 9:55
>           AM
>           > >      To: [EMAIL PROTECTED]
>           & gt; >      Subject: Re: [sma1bks] RE:Makna Idul
>           Fitri (buat Taufik)
>           > >
>           > >      "Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa
>           ("berhasil") shaumnya di
>           > bulan
>           > >      Ramadhan, maka ybs bagaikan bayi yang
>           baru lahir, hapus dari
>           > segala
>           > >      dosa"
>           > >
>           > >      Afwan hadits yg ente cantumkan seperti
>           tertera di atas ada di
>           > kitab
>           > >      mana dan perawinya siapa ??? jangan maen
>           bilang shahih aja !!!
>           > >
>           > >      ingat sabda Rasulullah ..."man kadzdzaba
>           'alayya muta'amidan fal
>           > >      yatabawwa' maq'adahu minannar" artinya :
>           "barang siapa yang
>           > berdusta
>           > >      atas namaku (Rasulullah), maka bersiaplah
>           menempati tempat
>           > dudukny a di
>           > >      neraka" (HSR Bukhari)


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/4tWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [EMAIL PROTECTED]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke