Noon Coffee Break
   
    Apa peristiwa paling berkesan di tahun 2006? Masing-masing orang pasti 
punya cerita sendiri-sendiri. Saya juga, mau tahu? Jangan bosen ya dengan 
cerita-cerita saya.
   
  Maret lalu, kantor menugaskan kami, saya dan teman saya, menghadiri pertemuan 
ikatan profesi tingkat Asia Tenggara di Manila. Berhubung ‘bos’ berjiwa muda 
dan petualang sejati :), ia menantang kami untuk bereksplorasi lebih jauh.
  “Kalian sekalian ke Singapur dan Malaysia ya…”
  Weleh, meski seumur-umur belom pernah menjelajahi negara mana pun selain 
tanah air sendiri, tawaran itu kayaknya menggiurkan. Syukurnya teman 
seperjalanan saya (ibu tiga anak) juga kompak. So, dengan budjet terbatas, 
‘keliling’lah kami ke tiga negara itu.
   
  Buat para backpaker ‘profesional’, tiga negara ini pastinya keciiiiil deh. 
Tapi buat kami yang hobi nyasar (di Jakarta aja nyasar-nyasar :-), medan yang 
terbentang di depan mata bukan perkara enteng. Alhamdulillah, teman 
seperjalanan saya orang Batak. Orang Batak kan terkenal punya nyali gede 
hehehe… Dengan jabatan kami yang masih ecek-ecek, tugas ke luar negeri tidak 
lantas terjamin segala halnya. Soal dimana nginep, makan, dan transportasi 
lokal diurus sendiri. Beruntung ada kenalan di KBRI, bisa nginap gratis di 
Condo milik RI di kompleks Kedutaan, bahkan ‘KKN’ sama Dubes-nya yang kebetulan 
profesor dari Kampus tempat saya bekerja. Empat hari berkongres, kami selalu 
diantar jemput Mercy dengan no polisi kedutaan asing. Bisa masuk-masuk ke 
komplek kedutaan negara-negara lain dan perumahan staf  pemerintahan. Wah 
bener-bener rejeki nomplok namanya!
   
  Dan seumur-umur juga baru kali ini ada yang menjemput kami di bandara. Staf 
Kedutaan RI Mr. Marxilimo, yang Philippino asli mengangkat papan nama 
tinggi-tinggi. “Kalarensi – Lusiana, CONSAL 2006” Beliau juga yang membuat 
segala urusan imigrasi kami berjalan sangat-sangat lancar. Kagak pake ngantri 
gitu lo.. bablas, menerobos antrian dengan dalih tamu dari kedutaan asing. 
Padahal beberapa jam yang lalu di Soekarno Hatta kami sempat bersitegang dengan 
petugas bandara (yang cukup galak hiks) gara-gara kami datang sangat-sangat 
terlambat. Dia tetap menginginkan kami mengantri meski nyaris ditinggal 
pesawat. (Belakang kami baru tahu kalau para staf kedutaan RI di Manila sangat 
menghindari terbang dengan Philippine Airlines gara-gara jadwal penerbangannya 
yang Cuma dua kali seminggu dan berangkat di pagi buta. Ini juga udah 
dibela-belain shalat subuh di mobil menuju bandara…..) 
   
  Nah, gitu deh peristiwa yang berkesan buat saya. So, gimana dengan kalian? 
Menanti pergantian tahun menuju 2007, insya Allah, akan banyak lagi peristiwa 
yang bakal kita alami dan mengukir kesan yang bisa dikenang sepanjang hidup, 
bahkan diturunkan sampai ke anak cucu :)) Sepakat kan? ;;)









 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke