Kisah dari Negeri Burung aslinya karangan ahli sufi Jalaludin Rumi. Buku itu banyak men-inspirasi pembuatan novel di negara-negara Arab dan Eropa, juga meng-inspirasi buku-buku manajemen abad modern. Wah, dahsyat bukunya. Bisa jadi sumber inspirasi hidup.
[EMAIL PROTECTED] --- Noverto Aji Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Nice story to read, klo dah pernah dapet sori yach. > > cheers > @ji > > > Kisah dari Negeri Burung > > Alkisah di suatu negeri burung, tinggallah > bermacam-macam keluarga > burung. > > Mulai dari yang kecil hingga yang besar. Mulai dari > yang bersuara lembut > hingga yang bersuara menggelegar. Mereka tinggal di > suatu pulau nun jauh > di > balik bukit pegunungan. > > Sebenarnya selain jenis burung masih ada hewan lain > yang hidup di sana. > > Namun sesuai namanya negeri burung, yang berkuasa > dari kelompok burung. > > Semua jenis burung ganas, seperti, burung pemakan > bangkai, burung > Kondor, > burung elang dan rajawali adalah para penjaga yang > bertugas melindungi > dan > menjaga keselamatan penghung negeri burung. > > Burung-burung kecil bersuara merdu, bertugas sebagai > penghibur. Kicau > mereka > selalu terdengar sepanjang hari, selaras dengan > desau angin dan gesekan > daun. Burung-burung berbulu warna warni, pemberi > keindahan. Mereka > bertugas > bekeliling negri melebarkan sayapnya, agar > warna-warni bulunya terlihat > semua penghuni. Keindahan warnanya menimbulkan > kegembiraan. Dan rasa > gembira > bisa menular bagai virus, sehingga semua penghuni > merasa senang. > > Pada suatu ketika, seekor induk elang tengah > mengerami telur-telurnya. > > Setiap pagi elang jantan datang membawa makanan > untuk induk elang. > Akhirnya, > di satu pagi musim dingin telur-telur mulai menetas. > Ada 3 anak elang > yang > nampak kuat berdiri. Dua anak elang hanya mampu > mengeluarkan kepalanya > dari > cangkang telur harus berakhir dalam paruh sang ayah. > > Dengan tangkas, elang jantan mengoyak cangkang telur > lalu mematuk-matuk > calon anak yang tak jadi. Perlahan-lahan sang induk > memberikan > potongan-potongan tubuh anaknya ke dalam paruh > mungil anak-anak elang. > > Kejam.? Ini hanya masalah kepraktisan. Untuk apa > terbang dan mencari > makan > jauh-jauh jika ada daging bangkai di dalam sarang. > Sebagai hewan, elang > hanya mempunyai naluri dan akal tanpa nurani. Inilah > yang membedakan > manusia > dan hewan. Waktu berjalan terus, hari berganti hari. > Anak-anak elang > yang > berbentuk jelek karena tak berbulu, kini mulai > menampakkan keasliannya. > > Bulu-bulu halus mulai menutupi daging di tubuh > masing-masing. Kaki kecil > anak-anak elang sudah mampu berdiri tegak. Walau > kedua sayapnya belum > tumbuh > sempurna. > > Induk elang dan elang jantan, bergantian menjaga > sarang. Memastikan tak > ada > ular yang mengincar anak-anak elang dan memastikan > anak-anak elang tak > jatuh > dari sarang yang berada di ketinggian pohon. > > Suatu pagi, saat induk elang akan mencari makan dan > bergantian dengan > elang > jantan menjaga sarang. Salah seekor anak elang > bertanya: "Kapankah aku > bisa > terbang seperti ayah dan ibu?" > > Induk elang dan elang jantan tersenyum, bertukar > pandang lalu elang > jantan > > berkata: "Waktunya akan tiba, anakku. Jadi sebelum > waktu itu tiba, > makanlah > yang banyak dan pastikan tubuhmu sehat serta kuat". > Usai sang elang > jantan > berkata, induk elang merentangkan sayapnya lalu > mengepakkan kuat-kuat. > > Hanya dalam hitungan yang cepat, induk elang tampak > menjauhi sarang. > > Terlihat bagai sebilah papan berawarna coklat > melayang di awan. > Anak-anak > elang, masuk di bawah sayap elang jantan. Mencari > kehangatan kasih sang > jantan. > > Waktu berjalan terus, musim telah berganti dari > musim dingin ke musim > semi. > Seluruh permukaan pulau mulai menampakan warna-warni > dedaunan. Bahkan > sinar > mentari memberi sentuhan warna yang indah. > > Anak-anak elang pun sudah semakin besar dan sayapnya > mulai ditumbuhi > bulu-bulu kasar. Suatu ketika seeor anak elang > berdiri di tepi sarang, > ketika ada angin kencang, kakinya tak kuat > mencengkram tepi sarang > sehingga > ia meluncur ke bawah. Induk elang langsung > merentangkan sayang dan > mendekati > sang anak seraya berkata: "Rentangkan dan kepakan > sayapmu kuat-kuat!" > > Tapi rasa takut dan panik menguasai si anak elang > karenanya ia tak > mendengar > apa yang dikatakan ibunya. Elang jantan menukik > cepat dari jauh dan > membiarkan sayapnya terentang tepat sebelum si anak > mendarat di tanah. > Sayap > elang jantan menjadi alas pendaratan darurat si anak > elang. > > Si anak elang yang masih diliputi rasa panik dan > takut tak mampu > bergerak. > > Tubuhnya bergetar hebat. Induk elang, dengan kasih > memeluk sang anak. > > Menyelipkan di bawah sayapnya dan memberikan > kehangatan. Sesudah si anak > tenang dan tak gemetar, induk elang dan elang jantan > membawa si anak > kembali > ke sarang. > > Peristiwa itu menimbulkan rasa trauma pada si anak > elang. Jangankan > berlatih > terbang dengan merentangkan dan mengepakkan sayap. > Berdiri di tepi > sarang > saja ia sangat takut. Kedua saudaranya sudah mulai > terbang dalam jarak > pendek. Hal pertama yang diajarkan induk dan elang > dan elang jantan > adalah > berusaha agar tidak mendarat keras di dataran. > > Lama berselang setelah melihat e dua saudaranya > berlatih, si elang yang > pernah jatuh bertanya pada ibunya: > > "Adakah jaminan aku tidak akan jatuh lagi?" > > "Selama aku dan ayahmu ada, kamilah jaminanmu!" > jawab si induk elang > dengan > penuh kasih. > > "Tapi aku takut!' ujar si anak > === message truncated === Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/hOt0.A/lOaOAA/yQLSAA/4tWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -------------------------------------------------- Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
