Setiap berita memang perlu di-"tabayun"-i  alias diperiksa kebenarannya 
terlebih dahulu. 

Wallahu'alam bishowab
(Hanya Allah Yang Maha Tau dan Maha Benar)

^_^


~janganMainHakimSendiri

 
----- Forwarded Message ----
From: intan <[EMAIL PROTECTED]>
To: Muslimah Fasilkom <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, June 24, 2007 8:57:46 AM
Subject: [MuslimahFasilkom] Fwd: [pengajian_alumni70] Fw: [perisai] Dibalik 
hebohnya penangkapan teroris oleh densus 88









  


    
            
Note: forwarded message attached.
 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com 

    
  

    
    




<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a {
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc {
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o {font-size:0;}
.MsoNormal {
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq {margin:4;}
-->









    
            



  


Source : http://www.republik a.co.id/koran_ detail.asp? id=297115&kat_id=3
 
Selasa, 19 Juni 2007

'Bapak 
Disuruh Jongkok, Terus Ditembak' 


 
JAKARTA -- 
Perjalanan bersama ayah dan dua adiknya, Sabtu (9/6) siang itu, tampaknya 
menjadi pengalaman paling traumatis dalam hidup Sidiq Abdullah Yusuf (8 tahun). 
Sidiq melihat sang ayah --Yusron Mahmudi alias Abu Dujana yang ditetapkan Polri 
sebagai tersangka teroris-- ditembak dari jarak dekat oleh anggota Detasemen 
Khusus 88 (Antiteror) Mabes Polri.
 
''Bapak 
disuruh turun dari motor, disuruh jongkok, terus ditembak dari belakang,'' ujar 
Sidiq pelan, ketika datang ke Mabes Polri bersama ibunya, Sri Mardiyati (35 
tahun), dan rombongan keluarga, Senin (18/6).
 
Sidiq 
berkisah, siang itu Yusron bersama dia serta dua adiknya, Salman Faris Abdul 
Rahman (6 tahun) dan Hilma Sofia (2,5 tahun), pergi untuk menonton pemilihan 
kepala desa di lapangan Desa Kebarongan, Kec Kemrajen, Kab Banyumas, Jateng. 
Sekitar 100 meter dari rumah, di suatu perempatan, kata Sidiq, sepeda motor 
ayahnya tiba-tiba dipepet pengendara sepeda motor 
lainnya.
 
Ketiganya 
pun secara bersamaan terjatuh dari motor. Bahkan, Hilma yang saat itu 
membonceng 
di depan Yusron, sempat tertindih motor. ''Habis itu, aku dipegangi oleh orang 
itu,'' ujar Sidiq yang tampang polosnya menyiratkan trauma belum hilang 
darinya. 
Hanya kalimat-kalimat pendek yang bisa dikutip wartawan dari mulut 
Sidiq.
 
Pengakuan 
Sidiq kepada Tim Pengacara Muslim (TPM) tak kalah mencengangkan. Menurut Qadhar 
Faisal, salah satu kuasa hukum keluarga Yusron, tidak hanya Sidiq yang melihat 
ayahnya ditembak dari jarak dekat. Dua adik Sidiq, kata Qadhar, juga ikut 
melihat ayah mereka tak berdaya ditembus timah panas, sebelum akhirnya mereka 
masuk kembali ke rumah. ''Saat lari, Sidiq mendengar empat kali tembakan, 
Salman 
tiga kali,'' kata Qadhar.
 
Sri 
Mardiyati yang kemarin datang ke Mabes Polri sambil menggendong Hilma, 
menambahkan, tak lama setelah tiga anaknya sampai di rumah, beberapa petugas 
menjemput keluarganya. Lalu, mereka dibawa ke sebuah hotel di Yogyakarta . 
Sejak saat itu, Mardiyati dan anak-anaknya 
tidak pernah lagi bertemu Yusron.
 
''Saya 
tidak kenal Abu Dujana, suami saya bernama Yusron atau dikenal Ainul Bahri,'' 
tegas Mardiyati ketika wartawan menanyakan sejauh mana kedekatannya dengan Abu 
Dujana.
 
Dia yakin, 
proses penangkapan polisi terhadap suaminya yang dianggap tersangka teroris, 
hanyalah rekayasa untuk memuaskan dunia Barat. Suaminya, kata Mardiyati, 
hanyalah pengrajin tas biasa. ''Saya menyangkal semua yang diekspose 
media.''
 
Merasa 
proses penangkapan Yusron melanggar HAM, Qadhar akan mempraperadilankan 
Kapolri, 
Jenderal Sutanto, ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Surat gugatan 
praperadilan 
akan didaftarkan pada Rabu (20/6).
 
Pelanggaran 
HAM, katanya, terjadi karena ketika ditembak, Yusron tidak memegang senjata, 
tak 
mencoba melarikan diri, tidak melawan, dan bukan pelaku tindak pidana. 
Terlebih, 
penembakan Yusron disaksikan langsung ketiga anaknya. 

 
Sebelumnya, 
Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Bambang Hendarso Danuri, menegaskan tidak ada 
rekayasa dalam proses penangkapan teroris. Bambang mengatakan, bisa 
mempertanggungjawab kan aksi penggerebekan teroris secara 
hukum.
 
  
 
  
 
Agus 
Wahyudin
 
PT.Toyota Astra 
Motor
 
Sales 
Division
 
Sales 
Planning Department
 
Demand & Supply 
Section
 
P  :+62 
21 6515551 ext.2205/2247
 
F  :+62 
21 6515231
 
M: agus.wahyudin@ toyota.astra. co.id
 
H 
:http://goslink. wordpress. com
 
  
 
 
 
 
 
 
 
  

 

    
  

    






 
____________________________________________________________________________________
No need to miss a message. Get email on-the-go 
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
http://mobile.yahoo.com/mail 

Kirim email ke