Pelit amet siy ama bensin...kalo mau jalan, ya jalan aja. Walaupun secara 
finansial ga tajir  tapi kayaknya kalo PERLU keluar, ga akan ngitung2 bensin 
kan.
Selain itu korelasi jarak dan waktu kan positif...semakin jauh, pasti makan 
waktunya makin lama DAN kalo macet mau mobil cc kecil ato besar TETEP makan 
bensin. Jadi kalo mau irit...dirumah aja deeee

PEACE aaah,
riri


----- Original Message ----
From: Adji Pratomo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, November 30, 2007 8:25:04 PM
Subject: [sma1bks] Trik hemat BBM dari milis tetangga , menyongsong Kenaikan 
Harga Minyak Dunia

sori ya
skali2 forward...



---------- Forwarded message ----------
From: Mayer Rio <[EMAIL PROTECTED] com> 
Date: Nov 29, 2007 11:17 AM
Subject: [nebeng_beta] FYI Aja
To: melati uob <[EMAIL PROTECTED] com>, QMCI_LINKQ Group < [EMAIL PROTECTED] 
ups.com>, FHM Indo Groups <fhmindonesia2005@ yahoogroups. com>, Nebeng Milis 
<nebeng_beta@ yahoogroups. com >



Trik hemat BBM dari milis tetangga 
Posted by: "Ibrahim" [EMAIL PROTECTED] net 
Tue Nov 27, 2007 11:18 pm (PST) 
Di Copy dari Milis tetangga, semoga bermanfaat,
Wassalam, Ibrahim VNI3/KH5-11

TRIK HEMAT BBM 
Berikut saya sharingkan beberapa trik untuk hemat BBM. 
Hemat dari sudut perilaku.

1. Kebiasaan keluar kantor makan siang/malam, sementara ini dikurangi dulu, 
sebaiknya bawa bekal/delivery supaya bensin mobil nggak terbuang sia-sia 
terkena macet, dll. 
2. Jika mau bepergian, ajaklah keluarga/rekan kantor yg mau pergi juga sehingga 
tidak perlu pakai dua mobil.lebih.
3. Manfaatkan angkutan umum seperti busway, KA, metromini sebisa mungkin.
4. Dalam kondisi jalan macet (luar kota), sebaiknya menepi saja, sekalian 
makan/buang air/isi bensin serta istirahat, tunggulah sampai jalanan tidak 
macet lagi baru berangkat. 
5. Cara mengemudi harus smooth, kurangi frekwensi pengereman. Antisipasi 
traffic di depan anda, kalau di depan ada lampu merah, nggak perlu menggeber 
gas, biarkan mobil meluncur toh kena lampu merah juga. Ingat, jangan nge-gas 
lalu nge-rem, energi terbuang sia-sia di ban dan kampas rem.
6. Carilah rute/jalan alternatif yg tidak macet, agak jauh sedikit tidak 
apa-apa tetap lebih irit asal lancar.

Hemat dari sudut teknis:

1. Tekanan ban di angka 32-34 psi (sedikit diatas rekomendasi pabrik)
2. Lebar telapak ban jangan lebih dari 215
3. Saat meluncur/turunan, persneling jangan di posisi N, biarkan di D. Efek 
engine brake terbukti lebih menghemat bbm daripada stasioner. 
4. Nyalakan AC seperlunya saja. Tapi saat ditol, justru nyalakan AC, jangan 
buka jendela.
5. Turunkan muatan-muatan tak berguna yg selalu ada di mobil. Pilih karpet > 
mobil yg ringan tapi kuat.
6. Minta bengkel melakukan setting timing yang tepat sesuai dengan BBM 
(Premium/Pertamax/ Pert+) untuk mobil Anda. Timing terlalu maju bisa 
menyebabkan ngelitik-boros. Timing terlalu mundur juga bisa boros. 
7. Bersihkan saringan udara (bisa dilakukan sendiri) per 2500 km atau 
tergantung kondisi.

Hemat dari sudut pandang teoritis

1. Jangan memanaskan mobil terlalu lama, maksimum 2 menit saja. Warming-up 
mesin selama 30 menit, sama artinya dengan terjebak macet selama 30 menit juga. 
Bandingkan dengan, jika Anda menjalankan mobil tersebut dengan kecepatan 
rata-rata 60 km/jam, selama 30 menit, maka Anda sudah mencapai jarak 30 km. 
- Kasus I. Manasin mesin 30 menit, jarak tempuh 0 km.
- Kasus II. Mobil berjalan 30 menit dengan speed rata-rata 100 km/j, jarak 
tempuh 50 km.

Konsumsi BBM juga fungsi dari waktu, bukan hanya fungsi dari jarak loh..... 
Jika diasumsikan mobil Anda rata-rata konsumsi BBM-nya 10 km/l, maka untuk 
- Kasus II akan menghabiskan 5 liter BBM
- Kasus I, tergantung cc mobil Anda, makin besar cc-nya maka makin boros.

Untuk < 1000 cc, selama 30 menit akan menghabiskan sekitar 0,5-1 liter BBM
Untuk 1000 cc - 2500 cc, selama 30 menit akan menghabiskan sekitar 1-1,5 liter 
BBM 
Untuk > 2500 cc, selama 30 menit akan menghabiskan sekitar > 1,5 liter BBM

Semakin tinggi cc mobil Anda, maka konsumsi BBM cenderung melawan waktu 
daripada melawan jarak. Sebaliknya, jika cc mobil Anda kecil, maka konsumsi BBM 
cenderung ber-korelasi dengan jarak, bukan waktu. 

Pengalaman pribadi:
BDG-JKT via puncak (170km), makan waktu sekitar 5 jam, konsumsi BBM sekitar 22 
liter.
BDG-JKT via cikampek (160km), makan waktu sekitar 3,5 jam, konsumsi BBM sekitar 
19 liter.
BDG-JKT via cipularang (130km), makan waktu sekitar 1,5 jam, konsumsi BBM 
sekitar 12 liter. 

Silahken email ini di-forward biar konsumsi BBM bisa turun drastis. Atau 
barangkali ada yg mau menambahkan?

Seandainya 1 mobil bisa berhemat 2 liter per hari, bayangkan berapa banyak 
Mobil/motor yg tertolong... :-) Silahkan mencoba barang kali ada manfaat buat 
kita semua. 

Salam hemat BBM,
Gusti Putu S




-- 
regards,
Adji Pratomo
KPP Pratama Jakarta Kelapa Gading 



      
____________________________________________________________________________________
Get easy, one-click access to your favorites. 
Make Yahoo! your homepage.
http://www.yahoo.com/r/hs 

Kirim email ke