jadi... harusnya... kalo dapet berita2 kayak ini... mohon deh.. jangan asal 
langsung forward...
kenapa ? tau khan... kenapa...karena kalo beritanya ga bener... akan dicap 
penyebar fitnah..
tau khan fitnah itu apa ? lebih kejam dari pada pembunuhan....  katanyaaa...

Ochep
  ----- Original Message ----- 
  From: kurniawan iswanto 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, April 04, 2008 8:44 AM
  Subject: Re: [sma1bks] Fwd: [INSISTS] April Mop, Tragedi Pembantaian Umat 
Islam Spanyol


  sorry bang komar tapi berita ini adalah kabar bohong, informasi yang 
bersangkutan tentang april mop dan muslim di spanyol adalah hoax (berita 
bohong) belaka. ga nyangka berita ini masuk ke insist, eramuslim, antara dan 
denger2 republika juga.

  http://hoax.wordpress.com/2008/03/31/asal-usul-april-mop/
  http://tempe.wordpress.com/2008/03/31/aprilmop-ngga-ada-hubungan-dengan-islam/
  http://www.islamtomorrow.com/lies/fools.asp
  
http://tausyiah275.blogsome.com/2007/04/05/hoax-dan-april-mop-yang-terkait-islam/
  http://hermansaksono.com/2008/03/umat-islam-tak-pantas-rayakan-april-mop.html




  On Thu, Apr 3, 2008 at 6:41 AM, komar udin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

    Note: forwarded message attached.

    __________________________________________________________
    You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster 
Total Access, No Cost. 
    http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/text5.com


    ---------- Forwarded message ----------
    From: "abdul rahman" <[EMAIL PROTECTED]>
    To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], sma1bkt 
<[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
    Date: Thu, 3 Apr 2008 20:22:55 +0700
    Subject: [INSISTS] April Mop, Tragedi Pembantaian Umat Islam Spanyol
    iap tanggal 1 April, ada saja orang—terutama anak-anak muda—yang merayakan
    hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April
    Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih
    popular disebut sebagai 'April Mop'. Namun tahukah Anda jika perayaan
    tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib
    terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah
    sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku "*Valentine Day,
    Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What?*" (Rizki
    Ridyasmara, *Pustaka
    Alkautsar*, 2005)

    *SEJARAH APRIL MOP*

    Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu
    sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan
    memilukan. April Mop atau The April's Fool Day berawal dari satu episode
    sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum
    sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu
    ketika masih di bawah kekuasaan Islam.

    Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad,
    Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan
    Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di
    negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa
    dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan
    sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan
    toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa
    pegunungan.

    Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam begitu baik
    dan rendah hati, maka banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus
    dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam, namun
    mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak
    hanya membaca Al-Qur'an tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Qur'an.
    Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala
    hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir
    enam abad lamanya.

    Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal
    lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu
    gagal. Telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Dikirimlah
    sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol.
    Akhirnya mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol,
    yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan
    pemikiran dan budaya.

    Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara
    gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum
    mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang baca Qur'an. Mereka
    juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya meniup-niupkan perpecahan
    di dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

    Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh
    pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri
    kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang idbantai, juga penduduk sipil,
    wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis.

    Satu persatu daerah di Spanyol jatuh, Granada adalah daerah terakhir yang
    ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor)
    terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara
    Kristen terus mengejar mereka.

    Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang
    bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa
    banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang
    tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa
    keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol
    dengan membawa barang-barang keperluan mereka. "Kapal-kapal yang akan
    membawa kalian keluar dari Spanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami
    menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Spanyol, setelah ini maka
    kami tidak lagi memberikan jaminan!" demikian bujuk tentara Salib.

    Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam
    diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan
    di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan,
    maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke
    kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untuk berlayar.

    Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari
    rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan
    jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara
    Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat
    Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah
    rumah-rumah yang telah itinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat
    menjilat-jilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah-rumah
    tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

    Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana
    ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan
    mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat
    tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali
    tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan
    anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu telah
    mengepung mereka dengan pedang terhunus.

    Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib itu segera
    membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan.
    Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi
    warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.

    Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah
    menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah
    kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang
    kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April
    Mop (*The Aprils Fool Day*).

    Bagi umat Islam April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan.
    Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh
    tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas
    jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan
    ikut merayakan April Mop, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira
    dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut
    merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun
    pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, beberapa
    abad silam.(*rizki*)

    Sumber: [2] 
*http://www.eramuslim.com/berita*<http://www.eramuslim.com/berita/tha/8330190214-april-mop-tragedi-pembantaian-umat-islam-spanyol.htm>

    *April Mop Merupakan Perayaan Pembantaian Umat Islam, Tak Pantas Dirayakan*

    Umat Islam sangat tidak pantas merayakan "April Mop" atau "The April Fool
    Day" karena kebiasaan itu dilatarbelakangi peringatan peristiwa pembantaian
    umat Islam di Spanyol pada 1 April 1487 Masehi.

    "Umat Islam banyak yang "latah" dan merayakan April Mop tanpa mengetahui
    dasar dan asal muasal peristiwa tersebut, " kata Cendikiawan Muslim
    Ir.H.Asmara Dharma dalam tulisannya yang dirilis, di Medan, kemarin.

    Ia menjelaskan, perayaan April Mop itu diawali peristiwa penyerangan
    besar-besaran oleh tentara Salib terhadap negara Spanyol yang ketika itu di
    bawah kekuasaan kekhalifahan Islam pada Maret 1487 Masehi.

    Kota-kota Islam di Spanyol seperti Zaragoza dan Leon di wilayah Utara, Vigo
    dan Forto di wilayah Timur, Valencia di wilayah Barat, Lisabon dan Cordoba
    di Selatan serta Madrid di pusat kota dan Granada sebagai kota pelabuhan
    berhasil dikuasai tentara Salib.

    Umat Islam yang tersisa dari peperangan itu dijanjikan kebebasan jika
    meninggalkan Spanyol dengan kapal yang disiapkan di pelabuhan Granada.
    Tentara Salib itu berjanji keselamatan dan memperbolehkan umat Islam menaiki
    kapal jika mereka meninggalkan Spanyol dan persenjataan mereka.

    Namun, ketika ribuan umat Islam sudah berkumpul di pelabuhan, kapal yang
    tadinya sandar di pelabuhan langsung dibakar dan kaum muslim dibantai dengan
    kejam sehingga air laut menjadi merah karena darah.

    Peristiwa pembantaian dan pengingkaran janji tersebut terjadi pada 1 April
    1487 Masehi dan dikenang sebagai "The April Fool Day."

    Selanjutnya, Dharma menjelaskan, peristiwa "The April Fool Day" itu
    dipopulerkan menjadi April Mop dengan "ritual" boleh mengerjai, menipu dan
    menjahili orang lain pada tanggal tersebut tetapi bernuansa gembira.

    "Ritual tersebut disyaratkan dengan tidak bolehnya orang yang ditipu dan
    dijahili itu marah dan membalas, " katanya. (novel/ant)

    Sumber: [3] 
*http://www.eramuslim.com/berita/nas*<http://www.eramuslim.com/berita/nas/8331115057-april-mop-merupakan-perayaan-pembataian-umat-islam-tak-pantas-dirayak>


    [Non-text portions of this message have been removed]


    ------------------------------------

    "Famaadzaa ba'da l haqqi illa dl dlalaal"
    Insist official website: www.insistnet.com
    Untuk bergabung ke milis ini, kirimkan email kosong tanpa subjek ke [EMAIL 
PROTECTED]
    Untuk berpisah dari milis, kirimkan email kosong tanpa subjek ke [EMAIL 
PROTECTED]

    Yahoo! Groups Links








  -- 
  Kurniawan I
  Kanwil DJP Kaltim
   

Kirim email ke