REVIEW BUKU PERPUSTAKAAN AJAIB BIBBI BOKKEN
Buku ini merupakan karya Jostein Gaarder lainnya selain Dunia Sophie dan
Gadis jeruk yang kali ini ditulis bersama dengan Klaus Hagerup, salah satu
penulis terkemuka di Norwegia.
Buku ini terdiri dari 2 bagian : Buku-Surat dan Perpustakaan. Bagian buku
surat merupakan kumpulan surat dari 2 orang sepupu yang masih berusia remaja,
Nils Boyum Torgersen di Oslo dan Berit Boyum di Fjaerland. Kedua sepupu ini
saling bertukar berkirim surat . Mereka menulis surat-suratnya dalam sebuah
buku. Jika salah satu selesai menulis surat dalam buku-kemudian dikirimkan ke
yang lain, dan begitu seterusnya. Inilah yang menjadi alasan mengapa buku itu
dinamakan buku-surat. Cerita dalam buku-surat bermula dari liburan musim panas
kedua sepupu itu di Pondok Flatbre. Mereka menuliskan sebuah puisi dalam buku
tamunya :
Dalam keriangan musim panas ini,
Segelas Coca-cola kami nikmati,
Nils dan Berit, itulah kami,
Menghabiskan liburan disini.
Sangat indah di atas sini,
Sampai kami tak ingin pergi.
Saat mereka menuliskan puisi dalam buku tamu itu mereka bertemu dengan
seorang perempuan tua yang aneh. Dan Nils bertemu lagi dengan perempuan tua
aneh itu setelah dari liburan musim panas itu di sebuah toko buku di Sogndal.
Dan perempuan itulah yang membayari bukunya Nils yang kelak ia isi bersama
sepupunya Berit dengan surat-surat. Dan ternyata Beritpun bertemu lagi dengan
perempuan tua aneh itu. Dari dalam tas tangan perempuan tua itu jatuh sebuah
surat . Berit mengambilnya dan membacanya dan menyalinnya dan memberitahukan ke
Nils. Dari surat itu diketahui bahwa nama perempuan tua aneh itu adalah Bibbi.
Dan ada sesuatu tentang perpustakaan ajaib, istilah bibliographer perempuan
serta incunabula. Bibliografer adalah seseorang yang melakukan kegiatan
bibliografi, hal-hal mengenai buku dan Incunabula adalah buku yang pertama kali
dicetak setelah seni percetakan buku ditemukan yaitu buku-buku yang diterbitkan
sebelum tahun 1500. Nils dan Berit terus saling menulis dan
berkirim surat di dalam buku-surat itu. Suatu waktu Berit menuliskan sebuah
puisi karya Jan Erik Vold.
Tetesan itu
tak
tergantung disana
Dan Berit memberikan telaah pribadinya yang mendalam terhadap puisi itu :
kamu pasti pernah melihat tetesan pada talang air hujan atau yang serupa itu.
Dan disanalah ia bergelantungan, iya khan?Tapi sebelum kamu dapat
memerhatikannya dengan lebih seksama, ia sudah tak tergantung lagi disana.
Begitulah pendapat Berit dan terutama pendapat Jan Erik Vold, karena segala
sesuatu selalu berubah. Puisi ini menceritakan segala sesuatu yang terjadi
diseluruh dunia, hanya dalam enam patah kata!
Kemudian ada lagi puisi lain dari Jan Erik Vold :
Tentang Ketanyaan
__ Ketanyaan
katamu, ketanyaan
adalah lebih tertanyakan,
daripada kenyataan, betul
tidak menurutmu? Tentu, pastilah begitu
adanya, jawabku, tetapi
kenyataan
tetap saja lebih nyata,
memang. Katamu : Apa
tah gunanya
terhadap ketanyaan, begitu
tertanyakan, seperti apa adanya ia!
Kemudian ada juga tentang Klasifikasi Desimal Dewey. Dewey adalah seseorang
yang mengembangkan sistem katalog untuk perpustakaan. Ditampilkan juga tabel
ringkas Klasifikasi Desimal Dewey itu dalam buku-surat.
Sebuah kalimat penutup dalam buku karya Simen Skjonsberg berjudul Der
grausame Genuss-Texte uber die Geheimnisse des Lesens (Kenikmatan yang
Kejam-Buku tentang Rahasia Membaca) :
Aku berjalan menyusuri rak-rak perpustakaan. Buku-buku tersebut
memunggungiku. Tak seperti manusia yang ingin berjarak denganku, buku-buku itu
malah menawarkan diri untuk memperkenalkan diri mereka. Bermeter-meter jajaran
buku yang tak kan pernah mampu kubaca. Dan aku tahu : apa yang ada disini
adalah kehidupan yang merupakan pelengkap kehidupanku, yang menanti untuk
dimanfaatkan. Tetapi hari-hari berlalu, dan kesempatan itu tetap tak
tergapai-terabaikan. Salah satu buku ini mungkin benar-benar bisa mengubah
hidupku. Siapakah aku sekarang? Siapakah sebenarnya aku?
Anehnya, perempuan yang aneh dan misterius itu yang bernama Bibbi Bokken,
mengincar buku-surat itu. Bersama komplotannya, tampaknya Bibbi menjalankan
sebuah rencana rahasia atas diri Berit dan Nils. Rencana itu berhubungan dengan
sebuah perpustakaan ajaib dan konspirasi dalam dunia perbukuan. Namun Berit dan
Nils tidak gentar, bahkan bertekad mengungkap misteri ini dan menemukan
Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken.
Tetapi buku ini tidak sesederhana itu, buku ini juga berisi cerita detektif,
cerita misteri, perburuan harta karun, petualangan ala Lima Sekawan, Astrid
Lindgren, Ibsen, Klasifikasi Desimal Dewey, Winnie the Pooh, Anne Frank, kisah
cinta, korespondensi, naskah skenario film, teori sastra, teori fiksi, teori
menulis, puisi, sejarah buku, drama, film, perpustakaan, penerbitan, humor,
konspirasi
.
Masih juga tidak tertarik? (Haaahhh?) Baca komentar ini :
Sebuah surat cinta kepada buku dan dunia penulisan.
- Ruhr Nachricht-
Setiap kali membuka sebuah buku, aku akan bisa memandang sepetak langit. Dan
jika membaca sebuah kalimat baru, aku akan sedikit lebih banyak tahu
dibandingkan sebelumnya. Dan segala yang kubaca akan membuat dunia dan diriku
sendiri menjadi lebih besar dan luas.
[EMAIL PROTECTED]
http://wahyuotree.multiply.com/
Best
Wahyu Purwaningsih
---------------------------------
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total
Access, No Cost.<<inline: Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken.jpg>>
