iya kalo diperhatikan sebagai pemerhati awam, polanya di amrik sekarang mirip 
di Indo tahun 1997,
dimana Konglomerat (segelintir orang / bankir) di sebuah negara yg selama ini 
menikmati keuntungan pribadi,
ketika krisis diambil alih oleh negara (rakyat). Milyaran dollar uang pajak di 
gelontorkan alih-alih mengembalikan kepercayaan pasar.
nah memang kemana keuntungan yg selama ini dinikmati oleh para bankir, ketika 
rugi maka rakyat juga yg menanggung.
terbersit, apakah negara yg namanya amerika itu juga merupakan sebuah kendaraan 
/ sapi perahan bagi sekelompok elit orang.
apakah mungkin kekayaan 10 richest man in the world (pengusaha amrik) yg 
dipakai untuk menanggung krisis disana,
 
benarkah ini konsep kapitalisme yg dengan gagahnya adu kekuatan dgn sosialis.
sehingga pasar memperkirakan kekuatan baru dunia akan bergeser ke China daratan.
 
kita tunggu seri selanjutnya...



----- Original Message ----
From: Risman Rais <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, September 21, 2008 2:37:24 AM
Subject: Re: [sma1bks] Amerika bangkrut? Pendapat Anda?


Hmmm... Gw jadi inget waktu kelas 1 ato 2  SMA (tahun 92 or 93), waktu masih 
kumpul2 sama Ka Mulyadi, dan rekan - rekan yang lain tiap kamis pagi jam 10 di 
BJI.

Abis ngider baca Quran satu2, Ka Mulyadi ceritain mengenai kondisi global 
beserta analisanya yang diambil dari bacaan kita tersebut.

Setelah Uni Sovyet pecah karena invasi ke afganistan sehingga mereka kehabisan 
dana dan juga masalah internal negara tersebut, amerika sebagai negara adidaya 
mencari tandingan untuk tetap menunjukkan powernya. Dan yang menjadi pilihan 
adalah komunitas terbesar yaitu Islam. Islam akan dianggap sebagai musuh oleh 
amerika. Namun, Amerika sendiri sebagai negara adidaya lama - kelamaan akan 
hancur dengan sendirinya dari dalam negara itu sendiri, yaitu melalui bencana 
alam dan krisis ekonomi.

Setelah beberapa tahun berlalu, gw mulai teringat kejadian2 yang terjadi 
beberapa tahun ini. Dimulai dengan perang teluk pada tahun 90an hingga 9/11 
yang akhirnya mendeklarasikan perang terhadap teroris sehingga sering 
diindentikkan bahwa teroris itu adalah islam.

Hingga saat inipun kesan tersebut masih belum juga menunjukkan selesai, walau 
banyak protes2 mengenai hal tersebut. Akhirnya setelah amerika menginvasi irak 
dengan sejuta alasannya, amerika kesulitan mengenai pendanaan akibat perang 
diirak tersebut, yang saat ini mulai diributkan penarikan pasukannya dari irak
.
Dari sisi keuanganpun akhirnya Amerika guncang, dimulai diagustus 2007 dengan 
krisis subprime mortage (kredit perumahan) yang sampai saat ini belum 
menunjukkan berakhir dan menyerempet kearah krisis global. Di Amerika sendiri, 
malah berakibat hancurnya keuangan amerika ditandai dengan kembang kempisnya 
institusi- institusi keuangan amerika seperti Merryl Lynch, Lehman Brother 
sampai yang terakhir adalah AIG (padahal sponsornya MU negh...). Amerika 
sendiri akhirnya mulai menyelamatkan aset2 keuangannya dengan kebijakan2 
keuangan dan menggolontorkan uang ratusan miliar US baik secara langsung 
keinstitusi ataupun melalui bank negaranya (misal melalui FED langsung atau 
Bank of America). Bahkan akhir minggu lalu sudah membentuk kaya Indonesia waktu 
krisis 98 yaitu semacam BPPN nya Amerika untuk menyelamatkan aset2 negaranya 
yang mungkin akan bangkrut selanjutnya (WAMU, Citibank dll) ... Wah... kita 
tunggu aja dech... mo sampe mana negh, krisis diamriknya.

Dari sisi bencana amrikpun kayanya gak kelar2 dech... mulai dari banjir, sampe 
badai (seperti katrina dan yang terakhir ike), yang ngancurin negara bagian 
negara tersebut...Banyak orang meninggal, dan hancurnya rumah dan bangunan 
infrastuktur amerka. Bahkan katanya, salah satu kenaikan harga minyak 
sebelum2nya selain adanya ribut2 di negara penghasil minyak juga adalah 
spekulasi dari spekulan2 di NYMEX yang terjadi akibat berhentinya eksplorasi2 
minyak di daerah2 teluk diamrik karena badai tersebut.

Hmmmmm... kalo inget2 kaya gini... gw jadi kangen banget ama ka Mul... daya 
analisanya tajem betul dah.... beliau sekarang dimana yah....kangen dech... 
kalo ada yang ketemu salamin ye...



--- On Fri, 9/19/08, ACHMAD SUTRIADI <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

From: ACHMAD SUTRIADI <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: Re: [sma1bks] Amerika bangkrut? Pendapat Anda?
To: [EMAIL PROTECTED] .com
Date: Friday, September 19, 2008, 11:44 PM



Sejak ane berseragam Putih Biru dulu.... ane udah gak simpatik sama 
Pemerintahan Kolonial Judas eh AS.... 
Mereka yang mengaku Polisi Dunia itu tidak hanya mengutak ngatik Pemerintahan 
Panama, Iran,  dan Ekuador... tetapi juga Mengutak-ngatik Negeri tercinta ini 
dengan efek luar biasa yang masih dirasakan hingga kini....
Pemerintahan Kolonial tsb selalu menggunakan 3 Jargon mereka dalam mencengkeram 
dunia:
- Ambil Alih dengan Bantuan Ekonomi
- Kebiri dengan Intelijen dan Manipulasi Politik
- Basmi dengan Ekspansi (Militer, red)
 
Selepas USSR Pailit, Kelakuan Pemerintahan Dajjal tsb semakin menjadi-jadi. ..
Menghalalkan segala cara dengan tujuan Minyak semata... Tidak cuma minyak dan 
bahan2 alam lainnya, tapi juga Lokasi Strategis...
Selain itu kebijakan Politik Luar Negeri Pemerintah Serigala Berbulu Domba 
terhadap Saudara2 di Palestine amatlah menyayat hati....
 
Sempat berfikir... Siapa yang mampu mengalahkan mereka di saat mereka cuma 
satu2nya Negera Super Power saat ini?
China kah? Iran kah? ...
Bukan... dari dulu ane udah berfikir... yang mengalahkan mereka adalah mereka 
sendiri....
Kehancuran Negeri Penjajah tsb dimulai dari Negeri mereka sendiri....
 
Wallahu Alam Bi Shawab....
 
 

------- Original Message -------
Sender : komarudin ibnu mikam<komaribnumikam@ gmail.com>
Date : Sep 19, 2008 22:50 (GMT+07:00)
Title : [sma1bks] Amerika bangkrut? Pendapat Anda?


Amerika yang Bangkrut
Kamis, 18 Sep 2008

Amerika telah bangkrut. Tidak ada lagi mitos sebagai superioritas.
Sebagai adidaya. Negeri Paman Sam ini menuju kehidupan pariah.
Kesombongan yang dipertontonkan Presiden George Walker Bush telah
berakhir. Menjelang akhir kekuasaannya George W.Bush hanya menyisakan
cemoohan oleh bangsanya sendiri.

Amerika telah bangkrut. Tidak ada lagi mitos sebagai superioritas.
Sebagai adidaya. Negeri Paman Sam ini menuju kehidupan pariah.
Kesombongan yang dipertontonkan Presiden George Walker Bush telah
berakhir. Menjelang akhir kekuasaannya George W.Bush hanya menyisakan
cemoohan oleh bangsanya sendiri.

Di Iraq Presiden Bush telah gagal. Menteri Pertahanan Robert Gate dan
Jendral David Petraeus, Panglima Komandan Pasukan AS di Iraq,
menyatakan: "Amerika telah kalah di Iraq", tegasnya. Amerika tidak
lagi seperti ketika menyerbu Iraq. Di mana Presiden Bush dengan
gagahnya mengumumkan perang terhadap rejim Saddam Husien. Sesudah
hampir lima tahun, tak berhasil menciptakan stabilitas. Kekacauan
terus berkecamuk. Tentara Amerika banyak yang mati di negeri 1001
malam itu. Presiden Bush dengan malu mengumumkan menarik 8.000, dan
akan dipindahkan ke Afghanistan.

Di Afghanistan Amerika dan sekutunya terseok-seok. Menghadapi Taliban.
Tak berdaya. Armada daratnya tak ampuh. Untuk menghadapi Taliban
menggunakan serangan udara. Justru banyak salah sasaran. Warga sipil
banyak yang mati. Bukan Taliban. Di sebuah buku yang ditulis seorang
peniliti Pakistan, yang berjudul: Afghanistan: "Taliban Return and
Future Scenario", menjelaskan bahwa tentara Amerika dan Nato, tidak
bakal memenangkan perang. Afghanistan mempunyai pengalaman panjang
dalam perang. Pernah menaklukan pasukan Inggris, dan terakhir imperium
Soviet. Jadi di dalam buku digambarkan, Taliban akan kembali mengambil
alih kekuasasan.

Amerika menghadapi serangan alam. Lebih dahsyat. Badai tropis telah
memporak-porandakan pantai Mexico, dan beberapa negara bagian,
terutama Lousiana. Negara bagian ini luluh lantak. Melebihi serangan
militer yang menggunakan senjata atom, seperti yang pernah dijatuhkan
Amerika di Nagasaki dan Hiroshima, waktu Perang Dunia II. Malapetaka
telah mengakibatkan hancurnya bangunan, infrastruktur, dan rumah-rumah
penduduk, dan nilai kerugian mencapai puluhan milyar dolar.

Di tengah-tengah amukan badai tropis yang sangat dahsyat itu, terjadi
peristiwa yang lebih dahsyat, dan dampaknya bersifat global, yaitu
bangkrutnya perusahaan jasa sekuritas Lehman Brothers. Lembaga
sekuritas ini mengalami pailit, dan tidak dapat memenuhi kewajibannya
membayar utang sebesar 635 milyar dolar. Kejatuhan lembaga sekuritas
Lehman Brothers ini mengisyaratkan, bahwa Amerika benar-benar diujung
kebangkrutan. Bahkan, sistem Kapitalisme yang menjadi dasar ideologi
global, menunjukkan kerapuhannya.

Lehman Brothers didirikan seorang keturunan Yahudi Jerman, yang
berimigrasi ke Amerika, bernama Henry Lehman, ke Alabama, tahun l844.
Lehman yang mula-mula membuka toko kecil di Alabama itu, bersama
saudara Emanuel dan Meyer, selanjutnya membuka kantor di New York,
tahun l858. Usaha kelompok keturunan Yahudi Jerman ini berkembang, dan
menuai akhir perjalanannya saat lembaga itu di bawah seorang CEO,
Richard Fuld, ylang bergabung sejak tahun 1969. Kebangkrutan Lehman
Brothers ini, peristiwa krisis yang terakhir. Krisis ini terus
belanjut dan dampaknya sangat luas.Kini, harga saham Lehman di pasar
modal tinggal 21 sen dollar. Padahal, sebelumnya harga saham Lehman di
pasar modal 67, 73 dolar.

Ancaman kebangkrutan masih terus berlanjut termasuk terhadap
perusahaan jasa keuangan Merrill Lynch. Sementara Federal Reserve
(Fed) Bank Sentral Amerika, menalangi AIG (Amerika International
Group) perusahaan asuransi terbesar di dunia, sebesar 87 milyar dolar.
Ini menjaga agar perusahaan jasa asuransi itu tidak ikut bangkrut.

Kebangkrutan Amerika ini akibat sistem dan ideologi yang 'fasad' rusak
dan bathil. Semua yang rusak dan bathil itu, pasti akan menghancurkan
dirinya. "Mereka mendapatkan tulah (akibat) dari kerakusan sendiri,
yang sangat berlebihan dalam mencari untung, tanpa mempertimbangkan
resiko", ujar Prof.Michael Sabino, profesor bisnis dari St. Jonh's
University.

Kebangkrutan politik dan ekonomi yang terjadi di Amerika saat ini,
menunjukkan kegagalan sistem materialisme yang nyata. Perlu perubahan
yang mendasar dalam sistem kehidupan umat manusia dewasa ini. Tidak
lagi terus berkiblat kepada sistem kepitalisme yang sangat
materliastik. Semua ini bersumber dari faham dan pandangan Yahudi.
Wallahu 'alam.

  
 
 
  
 
Achmad Sutriadi 
 
Strategy and Planning Procurement
OMS Division
PT Samsung Electronics Indonesia       
 
 
 
 
 
  
 


      

Kirim email ke