Tahu aja         Harum yang kau tawarkan/
         Dalam cita rasa dan kepulan yang menggoda/
         Tak terasa perutku memainkan sebuah lagu/
         Yang tak tentu/

Hi hi hi .... Jangan terkecoh ya... ini judulnya memang mirip dengan
tema sebelumnya tapi jelas beda isinya... walau mungkin ada yang bisa
disamakan. Terserah deh. Oya... walaupun ini serial tapi gue ga tahu 
dan yakin kapan harus mengakhiri seri Pencinta Makanan ini... jadi 
gue tulis - akan disambung terus - dan seri-nya belum tentu runut 
juga. Semau gue aja.

Memasak... menurutku... sebetulnya pekerjaan yang nyeni bahkan
membutuhkan kemampuan seni yang tinggi. Bukan hanya sekedar memasukan
bahan dan bumbu ke dalam belanga. Dan kita harus berterima kasih 
kepada nenek moyang kita yang pelaut lho...yang tukang masak maksute. 
Coba bayangkan kalo kita mencoba makan cabe... pedas (Kalo gue pasti 
gak bakalan gue makan lagi), Pare pahit, jengkol bau, kluek yang 
hitam aneh dsb (bisa kasih contoh yang lainnya ga?). Tapi di tangan 
mereka... cabe diolah menjadi aneka macam sambel yang sedap, pare 
menjadi tumisan yang segerr dan jengkol menjadi semur or rendang 
jengkol yang yummy, dan kluek jadi rawon yang mak nyus.

Dan yang terpenting memasak membutuhkan cinta... (lho ??) Pengalaman
saya sendiri kalo saya masak.. maka saya harus memasak dengan gembira,
semangat dan rasa sayang. Terus terang gue gak mau makanan ga enak gue
kasih ke orang. Makanya gue harus nyobain dan makan dulu... (tapinya
kadang porsinya kebanyakan ), sebab gue harus benar-benar yakin bahwa
makanan ini layak santap. Terus terang ilmu masak saya juga belum
terlalu mumpuni, kalo ngulek lama alusnya & kagak sabar kalo bikin 
kue. Habis kalo ngeliat adik or istri bikin kue... perabotan 
berantakan bangetz.

Acara masak-memasak yang pertama ditayangkan di televisi dan saya
tonton... Wok with Yan. Ini koki keturunan china/jepang, memperagakan
beragam masakan dengan cara yang lucu dan menghibur. Semua orang yang
menonton gembira dan tertawa. Kemudian yang versi indonesia memasak
bersama Rudi Khoirudin, Aroma bersama Sisca Suwitomo dan Selera 
Nusantara bersama mbak Ida Kusuma, beda dengan yang di LN... para 
penonton yang datang ke studio terlihat sering "ngerasani" masakan 
atau cara masak sang koki.

Kalo saya sih senang sekali kalo ibu Sisca (Aroma) ini masak, bumbunya
juga mudah and kalo ngeliat tangannya.. gemuk-gemuk gitu, lucu. Ini 
jadi tontonan wajib setiap sabtu sebelum aku beraktivitas. Leyeh-
leyeh di ruang TV asrama, sementara yang lain belum bangun. Kalo 
sekarang yang lagi nge-trend Alle Cuisin (tapi sudah kehilangan 
gregetnya) dan Selebriti Masak, plus acara kuliner masaknya Bondan 
Prakoso.

Apa hubungan masak dengan cinta? Kalo kita makan makanan yang uenaque
biasanya dalam hati kita ingin membagi rasa tersebut dengan orang yang
kita sayangi... baik cuma cerita karena kita cuma ditraktir oleh teman
dan biaya tidak terjangkau atau malah ngajak rombongan keluarga untuk
makan bersama jika kocek memang mencukupi. Dengan masakan baik yang 
kita masak sendiri maupun boleh beli tersebut kita memberi 
kebahagiaan bagi orang yang tercinta.

Ada lagi yang hobi masak dan mau sharing?

== to be continued == 

Bung Arief. Ini judul posting pertama tentang serial pencinta 
makanan, dulu masih diposting di milis sma1 92 aja.

Pencinta Makanan 01: Cooking With Love 




--- In [email protected], "Arief Kurniawan" <batigol_ar...@...> 
wrote:
>
> Kurang satu bahan:
> Dimasaknya dgn penuh cinta ;)
> 
> Istriku biasa nyebut Mie model ini dgn Mie cinta (apapun bahan nya 
klo masaknya dg cinta pasti enak)
> 
> 
>  
> AriefK
> 
> Sent from my NerdBerry® freakz smartphone powered by XL
> 
> -----Original Message-----
> From: "Rahman, Tiar" <tiar.rah...@...>
> 
> Date: Mon, 15 Dec 2008 16:30:44 
> To: <[email protected]>; <[email protected]>
> Subject: [sma1bks] NAF #062: Pencinta Makanan: Mie Kuning Rebus
> 
> 
> Sebelum aku berangkat ke jambi kemarin, kepingin sekali aku masak 
mie
> rebus. Seperti mie Ayub yang di pasar proyek bekasi gitul ah. Tapi
> karena satu dan lain hal, masaknya jadi batal. Ada mie kuningnya... 
tapi
> kol dan togenya tidak ada. Sudah beli kol dan toge, tapi mienya gak
> ada... akhirnya busuk deh sayurannya.
> 
>  
> 
> Tadi malam, setelah pulang dari kantor aku dan istri sms-an:
> 
> Aku       : skrg ada msk sayuran ga? Salman (anakku yang lagi 
nginap di
> neknya) da d telp?
> 
> Istriku    : Td bli mi kng, kol, toge. Ay mau msk? Slmn ga mau 
ngmg, blm
> plg dl kt:y
> 
> Aku       : masakin aja d. Ay lelah. Cie bila ku ingat lelah (lagu
> anak-anak). Da d (indo) porlen.
> 
> Istriku    : blm smpt ay, dd msh ao wow aja ni. Aqyu jg lelah ht 
ini :-o
> (lagunya rafika duri. Lelah.. lelah hati ini, menggapai hatimu..)
> 
> Istriku    : Siramin soto dgg aja ya? Tp blm dcuci2in bhn:y. Laper 
euy.
> 
> Aku       : udah ay msk aja. Ibu makan dulu d. Tdnya kalo ga ada 
sayur,
> sduhn bhn enak x (bihun diseduh terus disiram soto daging)?
> 
>  
> 
> Akhirnya setelah sampe rumah, aku momong Mitha sementara ibunya 
nyiapin
> bahannya. Dan setelah selesai, sang chef tanpa sertifikat mulai
> beraksi... 15 menit dah selesai. Cobain ah... enak... Istriku karena
> tidak sabar nunggu adem, akhirnya makan soto daging aja. Sementara 
aku
> makan mie rebus ini. Emang panas banget si... tapi emang itu yang
> dicari, biar keluar keringat dan pusing akibat mau radang 
tenggorokan
> juga berkurang. Makanan istriku habis duluan... mau nyobain mie-nya 
gak?
> Dan aku sendokin mie dan kuahnya ke piring istri. 
> 
> "Uenaq", katanya. 
> 
> "Pantesan ay doyan dan semanget bikin mie rebus, tapi buatan ay 
lebih
> enak dari mie ayub (ah masa? Ge-er gue deh). Kalo mie ayub, kadang 
ibu
> gak semanget makannya. Yang ini enak banget", Lanjutnya. 
> 
> "Jadi pantes dong, kalo ay buka warung mie rebus juga", kataku 
sambil
> nyengir bangga.
> 
>  
> 
> Pagi ini, aku cium bau mie rebus semalem. Gak basi, akhirnya aku 
angetin
> lagi dan aku makan buat sarapan. Seger tenannn.
> 
>  
> 
>  
> 
> Resepnya sederhana aja kok, berikut bahannya
> 
> 1.    Mie kuning (bukan mie telur ya) 2 genggam, seduh air panas dan
> sisihkan.
> 2.    Bawang putih dan bawang merah dihaluskan, 1 sendok teh 
(istriku
> sudah nyiapin ini biar masak lebih mudah).
> 3.    Cabe dihaluskan 2 sendok teh(yang ini juga sudah siap).
> 4.    Cabe rawit 6 butir potong kecil-kecil. (kalo mau lebih pedas 
ya
> dibanyakin).
> 5.    Toge cuci bersih (biasa beli gopek aja dipakai setengah)
> 6.    Kol cuci bersih, diiris tipis (ini juga beli gopek, dipakai
> sebelah).
> 7.    Telur 1 butir aja.
> 8.    Daun bawang 1 batang diiris kasar.
> 9.    Tomat 1 buah, diiris delapan.
> 10.   Bumbu Kaldu Indofood rasa ayam 1 sachet (sebetulnya pengen 
pake
> ayam, tapi ga ada sih).
> 11.   Minyak untuk menumis dan air.
> 12.   Bawang goreng untuk taburan.
> 13.   Daun seledri (tapi kemarin gak pake).
> 
>  
> 
> Cara membuatnya:
> 
> -          Panaskan minyak di wajan.
> 
> -          Kocok lepas telur, kemudian goreng. Setelah setengah 
matang,
> diorak-arik biar jadi kecil-kecil. Naikkan sedikit ke atas.
> 
> -          Tumis bawang dan cabe yang sudah dihaluskan. Kemudian 
aduk
> dengan telurnya.
> 
> -          Tambahkan air, masukkan daun bawang, bumbu kaldu, cabe 
iris
> dan tomat.
> 
> -          Setelah mendidih masukkan mie kuning, toge dan kol.
> 
> -          Aduk rata. 
> 
> -          Sajikan dalam 3 mangkuk. Taburi bawang goreng dan 
seledri.
> 
>  
> 
> Enaknya sih makannya pas hujan. Dingin-dingin makan yang anget-
anget dan
> menyegarkan... luarrr biasaaaaa.... 
> 
> Silahkan coba ya, jangan lupa ngundang-ngundang buat penilaian... 
He he
> he ...
> 
> 
> 
> CONFIDENTIALITY NOTICE
> The information in this email may be confidential and/or 
privileged. 
> This email is intended to be reviewed by only the addressee(s) 
named 
> above. If you are not the intended recipient, you are hereby 
notified 
> that any review, dissemination, copying, use or storage of this 
email 
> and its attachments, if any, or the information contained herein is 
> prohibited. If you have received this email in error, please 
> immediately notify the sender by return email and delete this email 
> from your system. Thank you.
>



------------------------------------

--------------------------------------------------
Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk 
menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].

Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, 
kirim email ke [email protected]

Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
[email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke