Pagi semua Saya Pinto Sjafri Saya muslim Lulusan 95 kalau tidak salah dari sma 1 bekasi. Dulu di fisik 2 Sekarang jadi cowo panggilan ^_^ Mungkin tidak banyak yang ingat saya :)
Bukan berantem internal, kemarin hanya adu argumentasi saja, dan saya rasa tetap rasional kok. Dan case tidak close kok. Saya hanya menyampaikan apa pendapat saja, dan apa yang saya tahu. Mengenai debad, bukan nya hal yang biasa, bila dua orang berbeda pendapat, dan berdiskusi?. Kebetulan saya suka berdiskusi, dan kemarin ada waktu cukup untuk berdiskusi. Jadi ya saya ikutan. Maaf kalau menyingung teman teman disini. ^_^ Mengenai youtube, ya sekarang sudah lebih enak daripada dulu, dulu lebih memojokan islam. Sejak queen of jordan suka bikin bahan diskusi menarik. Orang asing lebih mengenal moslem. Dan pengertian teroris sama dengan islam lambat laut berkurang. Walau sama saja dengan teman moslem kita, non muslim juga ada yang garis keras nya ^_^ atau dakwah dengan bahasa yang "menarik" (kalau tidak mau dibilang keras dan suka memojokan agama lain) mereka banyak berkeliaran di mana mana. Dan itu hanya oknum, yang tidak menyuarakan suara keseluruhan. Bukan kah islam juga begitu? Ingat non muslim disini tidak hanya terbatas satu agama saja, anda harus open minded. Jadi sama dengan pernyataan pak Dicky yang salah bukan agama tapi oknumnya. Agama itu pada dasarnya semua damai, tidak ada agama yang tidak damai. Maaf jadi OOT mengenai agama, padahal pengamalan agama saya sendiri masih kurang. Tetapi beberapa topic disini kental nuansa agamanya, jadi saya hanya berusaha memisahkan agama dengan konteks apa yang terjadi. Karena bagi saya agama mu untuk mu agama ku untuk ku. Di dunia international sebenarnya dengan serangan ke gaza, membuat israel terpojok. Negara negara non muslim pun memprotest aksi mereka. Sampai vatikan pun memprotest aksi israel. Dan kalau diperhatikan, malahan negara negara eropa banyak berperan untuk menghentikan ini. Terutama Inggris, yang biasanya membackup israel sekarang berbalik. Padahal AFAIK israel itu ada atas peran inggris dan amerika. Nah mereka memandang israel sebagai israel yang menyerang bukan sebagai yahudinya. Sebagai negara yang menyerang negara lain. Apa yang terjadi di Gaza itu publikasi yang buruk bagi yahudi, Israel melakukan kesalahan yang sama buruknya dengan Nazi kepada bangsa Yahudi dahulu. Masih banyak PR yang perlu dilakukan israel sebelum bisa memikirkan hal hal kecil seperti mengerakan komunitas mereka dimana mana untuk memboikot produk kita. IMHO saat ini mereka tidak punya power yang cukup untuk mempengaruhi komunitas lain untuk melakukan boikot. Walau kita perlu tetap waspada, karena secret service Israel sangat baik, mungkin jauh lebih baik daripada CIA amerika. BTW apakah ada yang tahu, di indonesia pun ada koloni yahudi? Saya yakin tidak banyak yang tahu. Apakah mereka seperti israel? Saya rasa tidak, mereka jauh lebih damai :) Negara kita negara multi cultural, dan agama, jadi kita sebagai warganya sudah tentu harus mempunyai toleransi yang besar. Agar negara kita ini makin maju dan tak lekang oleh jaman. Sekali lagi maaf kalau saya tidak sengaja menjadi flamer atau trolling di mail list ini. -- Best regards, -Pinto Sjafri- ~Work like you don't need the money~ ~Love like you've never been hurt~ ~Dance like nobody is looking~ Sent from BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: komarudin ibnu mikam <[email protected]> Date: Wed, 28 Jan 2009 06:28:33 To: <[email protected]> Subject: Re: [sma1bks] Pinto and Dicky Terusin Berdebat...! waduh untuk berdebat di fora internasional perlu banya hal ya man mulai dari bahasa, argumentasi dan kekuatan logika. Pfffuiih.....mesti belajar bahasa ne... On Wed, Jan 28, 2009 at 12:23 AM, Risman Rais <[email protected]> wrote: > Xixixixi... dasar bang komar... ayuuuu tanggung jawab... tuh pada > ribud... tapi gak papa seh dari pada sepi. > > Kalo sebagai pengintip dimilis ini seh, gw ambil kesimpulan kalo temen2 > sebetulnya pada sebel ama yahudi... mengenai boikot or no boikot, itu pro > dan kontra lah... dan jujur aja... kite2 yang pada sebel ini, memangnya > ngaruh yah... yang ada kita doank ribut internal... secara yahudinya tetep > aja gak ngaruh... kerajaan2 atawa korporasi2 yahudi tetep menjamur dan lobi2 > tetep aja yahud... sok aja liat.. Obama aja dipidatonya yang ke 2 dah > komentarin tetep akan jaga yahudi... dan media2 yahudi tetep aja blow up itu > semua dan paham2nya tetep disebar tanpa kita sadari merubah image ttg yahudi > dibuat bertahan dan muslim sebagai teroris, secara kita lagi2 ribut sendiri2 > antara kaum kita, dan ngomel2 gak karuan akibat lobi yahudi yang super yahud > tersebut dan menguasai dunia. > > So... kira2 apa yang bisa perbuat? Ya... mestinya kudu pinter dan nguasai > media pastinya sehingga ngubah image yang dibuat yahudi tersebut. Caranya? > Belajar yang rajin dan gemar menabung..(jadi inget waktu pramuka)... > Usulannya Caranya adalah coba masuk ke forum2 internasional atau berita2 > luar negeri seperti CNN, Al-Jazeera, dll, pokoknya media2 internasional dan > coba komentarin terhadap pemberitaan yang mereka berikan (sama kaya komennya > yang ada didetik). Saya pernah coba diskusi di forum youtube, parah... > ternyata image Islam memang jelek... dan sudah dianggap sebagai teroris > abis... So tugas kita buat argumen yang coba membetulkan mereka yang > pastinya argumen kita akan dibaca banyak orang. > > Saya pikir dengan argumen2 yang seperti temen2 buat disini buat debat satu > sama lain, dicoba deh debat sama orang2 bule... saya yakin kalo gayanya > seperti disini bakal menang...apalagi bisa ngubah pandangan orang2 bule yang > notabene jujur aja.. nguasain dunia dan kebijakan2 yang ada. Bisa kan? Yuk > kita coba sama2... Temen2 akan liat sebenarnya betapa jeleknya image islam > terhadap orang2 bule sana... Banyak media baik yang tulisan, gambar ataupun > video yang jelek2in Islam... > > Dengan ini rasanya kita coba ubah image orang bule yang nguasain dunia dan > kebijakannya... Ya... betul... yang ngelakuin itu kite... orang2 Islam > Indonesia yang bisa kontribusi didunia internasional. Siapa bilang kalo mo > kontribusi didunia internasional harus jadi diplomat luar negeri biar > suaranya didenger... kite juga bisa kok... Cuma modal internet yang kite > pake dan tentunya... bahasa Inggris...yang nota bene semua pasti pada bisa. > > Yakin kita bisa... kita kan... seperti gambar attachment terlampir bukan? > Mau? > > --- On *Tue, 1/27/09, komarudin ibnu mikam <[email protected]>*wrote: > > From: komarudin ibnu mikam <[email protected]> > Subject: [sma1bks] Pinto and Dicky Terusin Berdebat...! > To: [email protected] > Date: Tuesday, January 27, 2009, 11:00 AM > > > Berdebat dengan tertulis indikator masyarakat modern. Teruslah berdebat > kawan.... > Jangan di case-closed. Biarkan memberikan argumentasi sepanjang itu > rasional. Tapi mohon, jangan ada personalisasi ya... > > Sejauh wacana, gue tanggungjawab! > > Untuk urusan Yahudi, kalo gue udah kagak bisa ngomong. Serba salah. Kalo > bocah aja seh udah gue tempeleng... gue jadi inget Hitler... > Apa yang lo bedua omongin soal Yahudi LAKNATULLAH, dua2nya bener. > Sekualitas Nabi Musa aza kepuyengan mikirin bangsa monyet ini.. > > Nah, yang perlu didebatkan sekarang bagaimana caranya MEMERANGI Yahudi. > Mohon yang realistis dan faktual dan relevan. [he..he..he. ..buat bang > Taura, di Babelan udah jarang '...kucing" sebab ampir sebagian besar > kebanjiran bang....] > > TANTANGAN INI GAK TERBATAS BUAT Pinto dan Dicky ya....yang laennya juga > boleh. Kalo di sini kurang leluasa, ntar gue cariin 'ring tinju' yang lebih > lebar di grup SOA.... > > Btw, buat Pinto, kenalin dulu dong barangkali ada yang belum kenal > gitu....thanks ya.... > > .......kalo ada yang kurang berkenan, gue mohon maaf......lagi test > case.... > > > > -- Komarudin Ibnu Mikam WTS - Writer Trainer Speaker komarmikam.multiply.com 0818721014-33113503 karya-karya ; Novel Intelijen SOA (luxima) sekuntum cinta untuk istriku (GIP) prahara buddenovsky (GIP) dinda izinkan aku melamarmu (KBP) sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat) nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat) merit yuk! (qultum media) rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)
