Indonesia.... indonesia... halal*..

Toby Fittivaldy 
Fis2  '94
 
Allahuma 'ajjil li palestineka al faraj wa rafiyah wa anshr
Wa ij'alna min khoiri ansharihi wa a'wanihi wa ij'alna mustasyahidna baina 
yadaihi

 
Ya Alloh segerakanlah kemenangan, keselamatan dan perlindungan untuk 
palestina-Mu
Dan jadikanlah kami sebaik-baiknya pengikut, penolong baginya serta jadikanlah 
mati kami sebagai mati syahid dalam membelanya


--- On Mon, 2/23/09, Nugroho Laison <[email protected]> wrote:

From: Nugroho Laison <[email protected]>
Subject: [sma1bks] [OOT] Fwd: Air Cucian Kaki Mega
To: "SMA 1 Bekasi" <[email protected]>, "Binusnet" 
<[email protected]>, "Blue Jackets" <[email protected]>, 
"bluejackets 98-2" <[email protected]>
Cc: "Komunitas Tarbawi" <[email protected]>, "tauziyah" 
<[email protected]>, "Majelis Rasulullah" 
<[email protected]>, "Alumni AnNabaa" <[email protected]>, 
"Muslim Binus" <[email protected]>, "Alumni Majelis Taklim 
Alkhowarizmi" <[email protected]>, "Aisha Chuang" 
<[email protected]>, "Forum Lingkar Pena" 
<[email protected]>
Date: Monday, February 23, 2009, 2:41 AM










Habis ini apa lagi nih??....
Ponari, Super Toy, Blue Energy, Perang Iklan, Polemik Soeharto diiklankan, 
Polemik Jaipong....Capek rasanya hati ini.

Kapan kita fokus ke hal yg konstruktif, positif, dan mendidik, membangun, 
mencerahkan serta mencerdaskan? ?

Uupss...bahkan tatkala saya forward email ini...mungkin saya menjadi bagian 
dari penyebar polemik???

Maaf....sekali lagi maaf

Ditunggu email-email yg membangun... .jangan seperti email saya ini.


Best Regards,


Reader .... not Raider




--- In mualafindonesia@ yahoogroups. com, Gene Netto <genene...@.. .> wrote:


Air Cucian Kaki Mega
 
Assalamu'alaikum wr.wrb.,
 
Saya dapat email ini dari teman. Awalnya saya meragukan kebenarannya, karena 
saya kira pasti bagian dari black campaign untuk menjatuhkan Mega. Ternyata, 
sebagian benar, sebagian tidak. Email yang disebarkan menyebutkan bahwa untuk 
menjadi kader PDIP harus minum air cucian kaki Ibu Megawati. Ternyata, itu 
bukan syarat untuk menjadi kader dan hanya dilakukan sebagian orang saja yang 
merasa sangat kagum dengan Ibu Mega. Hal ini dibenarkan oleh Wasekjen PDIP 
Hasto Kristianto dan mantan anggota FPDIP di DPR Permadi.
 
Wassasalamu' alaikum wr.wb.,
Gene
 
########
 
Aroma Mistis Air Cucian Kaki Mega
Politik
Abdullah Mubarok
18/02/2009 - 09:29
 
INILAH.COM, Jakarta – Email yang memuat foto simpatisan PDIP sedang meminum air 
cucian kaki Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dianggap sebagai kampanye 
negatif. Sebab, PDIP tidak pernah menyaratkan kader yang ingin menjadi caleg 
untuk meminum air tersebut.
 
"Kejadian itu hanya sebuah bentuk kekaguman yang luar biasa terhadap Bung Karno 
dan Ibu Mega karena bisa membangun kekuatan seperti membawa ketenangan atau 
kesejahteraan, " kata Wasekjen PDIP Hasto Kristianto kepada INILAH.COM, 
Jakarta, Rabu (18/2).
 
Sebagian masyarakat Indonesia, diakui Hasto, masih memiliki kepercayaan mistik 
yang tinggi. Peristiwa lain seperti pencucian benda-benda pusaka di Yogyakarta, 
masyarakat berebutan untuk menengak air bekas cuciannya. Bahkan kotoran sapi 
Kiai Slamet pun diambil warga Solo ketika memperingati malam satu syuro. 
"Dampaknya tergantung kepercayaan bagi seseorang," ujarnya.
Hasto mengakui, menjelang pemilu suhu politik semakin memanas. Banyak pihak 
mengunakan cara-cara yang tidak etis. Namun, partai bernomor urut 28 ini siap 
menghadapi dengan cara yang sehat.
 
Dalam email itu terpampang foto Megawati yang sedang dicuci kakinya oleh 
seseorang berjenggot putih berkaos merah. Setelah disiram dengan air botol 
mineral yang ditadahkan di sebuah baskom, kemudian air cucian kaki tersebut di 
minum oleh pria tersebut. 
Email yang berjudul 'mau...mau.. .mau jadi caleg PDI-P???' pengirim yang 
ditulis Mega Sijabat itu menuliskan "Hanya orang yang bodohlah yang akan 
mengikuti jejak ini....Semoga kita bukan termasuk didalam golongannya. " 
[bar/ana]
Sumber: Inilah.com
http://inilah. com/berita/ politik/2009/ 02/18/84511/ aroma-mistis- air-cucian- 
kaki-mega/ 
####
 
Permadi: Saya Minum Air Kaki Ibu
Vina Nurul Iklima
Politik
18/02/2009 - 13:17
 
INILAH.COM, Jakarta - Ritual yang mempercayai air basuhan kaki Megawati 
Soekarnoputri untuk 'kesuksesan' dinilai wajar. Bahkan Permadi mengaku meminum 
air basuhan kaki ibunya.
 
"Itu karena orang saking fanatismenya. Saya juga sering lakukan itu pada Ibu 
saya. Kan ada istilah sorga ada di bawah telapak kaki Ibu. Jadi nggak ada 
masalah," kata mantan anggota FPDIP Permadi kepada INILAH.COM, Jakarta, Rabu 
(18/2).
Menurut Permadi, mumpuninya air basuhan kaki Megawati itu tergantung 
kepercayaan orang yang meminumnya. Di PDIP, hal tersebut bukan suatu yang aneh. 
Bahkan ada ritual lain yang dulu sempat dilakukan kader PDIP.
"Ada juga, cap jempol darah. Cap jempol darah itu maksudnya pernyataan ikut 
Mega," ujar Permadi.
 
Permadi menjabarkan, jempol kader PDIP di tusuk jarum, kemudian dicapkan di 
atas surat pernyataan fanatik untuk mendukung Mega, itu saking fanatiknya. 
Ritual itu diketahui PDIP sudah dilakukan di Jakarta, dan Surabaya.
"Mega tahu. Pernah ia melarang itu, tapi sulit tetap saja seperti itu. Itu kan 
hak setiap orang," imbuh Permadi. [ana] 
 
Sumber: Inilah.com
http://inilah. com/berita/ politik/2009/ 02/18/84592/ permadi-saya- minum-air- 
kaki-ibu/
 

--- End forwarded message ---

















      

Kirim email ke