Ayo rame lagi..BangKom demen neh kalo rame..biar blekberinya bunyi mulu...hihihi It's only a transition...
Dicky Kurniawan News Camera Person NEWS DIVISION PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) Gd. Trans TV 3rd Fl. Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A Jakarta Selatan 12790 +628174964705 [email protected] [email protected] omongkosongku.blogspot.com answerlieswithin.multiply.com ________________________________ From: ACHMAD SUTRIADI <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Wednesday, March 25, 2009 7:42:13 PM Subject: Re: [sma1bks] Re: Maulid?! Lanjutan "..., di jaman begini, jangan nanggung kalo make akal, soale yang nanggung2 itu biasanya ga enak... tarik jabrik aja lah... biar bablas sekalian okeh..." nah loh... Kalo udah begini sepertinya kembali lagi ke masa Jahili... Sekarang walaupun Zaman Super Komputer, manusia udah banyak yang cerdas2... Tapi tetap aja sperti bangsa Jahiliyah, apabila manusia tsb sudah lupa akan Sang Pencipta.... So kalo menyerahkan tafsir Al Qur`an ke masing-masing pemikiran individu, adanya kesemrawutan. .. Basicnya aja setiap manusia mempunyai daya pikir yang berbeda-beda. .. so kalo diserahkan ke masing2 individu, gimana jadinya... Palagi Manusia selain punya Ilmu, punya juga yang namanya Nafsu... Dan Nafsu pun kadang bisa membuat orang Berilmu seperti tidak mempunyai ilmu.... Anyway, dalam belajar memang tidak harus kepada satu sumber... (apalagi sampai taklid) apalagi Belajar Agama, yang Maha Gurunya sudah wafat beribu tahun lamanya... Namun walaupun Maha Guru itu sudah wafat, masih ada Guru-Guru besar lain yang mewarisi ilmu Beliau... dan tentu ini adalah tugas kita sebagai Makhluk untuk mencari Guru yang benar-benar memberikan ajaran yang sebenar.... Kalo kita merasa sudah pintar, tidak perlu guru, tidak perlu belajar... ya apa bedanya kita sama Abu Jahal.... So jaman sekarang..... bisa jadi sama dengan jaman ketika Kabah mau diserang oleh Abraham dulu.... Backgroundnya aja yang berbeda.... Semoga Kita terhindar dari kesombongan berfikir yang bermuara kepada kejahiliyahan. .. ------- Original Message ------- Sender : altambuni<altamb...@yahoo. com> Date : Mar 24, 2009 16:40 (GMT+07:00) Title : [sma1bks] Re: Maulid?! Lanjutan --- In sma1...@yahoogroups .com, Mursalin Guci <mursalin.guci@ ...> wrote: > > KAJIAN > lANJUTAN > > > MAULID?! > > ............ ......... ...... > Tahun Gajah. Dinamakan Tahun Gajah karena pada saat beliau lahir ada satu > peristiwa besar yaitu penyerbuan Pasukan Gajah (Ashaabul fiil - Lihat surat > Fiil). Ashaab adalah plural/jama' dari shaahib (singular/mufrad) , artinya > sahabat/kawan karib/kawan setia/pendukung. Dalam dunia militer ashaab ini > diterjemahkan pasukan. Dan juga didalam kemiliteran setiap pasukan biasanya > diberi nama dengan nama binatang; seperti Pasukan Katak (bukan katak > sebenarnya), Pasukan Garuda (bukan garuda sebenarnya), Pasukan Semut (bukan > semut sebenarnya), atau pasukan yg dipimpin oleh H. Norman Swarkof pada > perang Teluk I (H. mungkin singkatan dari Haji) yg dinamai dengan Pasukan > Tikus Gurun (bukan Tikus sebenarnya). Begitu pulalah halnya dg Pasukan Gajah > (bukan gajah sebenarnya). > Pasukan Gajah ini adalah pasukan tempur Romawi Timur/Bizantium yg pangkalan > militernya di Abesinia (Ethiopia). Pada waktu itu kekuatan dunia terbelah > kedalam dua blok; Blok Barat dipimpin Romawi Timur dan Blok Timur dipimpin > oleh Persia Baru/Sasanid. Dalam rangka penjajakan kekuatan dan juga untuk > menguasai dunia, dimana Ka'bah sebagai lambang kekuasaan Sang Pencipta, > "siapa yg menguasai Ka'bah maka dia menguasai dunia", diperintahkanlah oleh > Kaisar Romawi supaya Gubernur Jendral yg berpusat di Mesir mengirim pasukan > tempur yg berpangkalan di Abesinia untuk menguasai Ka'bah. Maka berangkatlah > pasukan tempur dg kode sandi "Pasukan Gajah" dikomandoi oleh Jend. Ariad, dg > salah satu deputinya adalah Abrahah. > Selanjutnya terjadi silang pendapat, Abrahah mengkudeta Ariad. Sebelum > menyerbu Ka'bah, Abrahah menaklukan Yaman yg dipimpin Gubernur Dzun Nu'as > (kaki tangan Persia Baru). Dari sini disiapkanlah strategi dan taktik untuk > menguasai Ka'bah...... .. > Melihat gelagat yg sudah sedemikian rupa, Abdul Muthallib (kakek beliau) > melakukan umrah (Thawaf dan Sa'i) dengan satu doa; "Ya Allah, kalaulah mereka > ingin mengambil harta kekayaanku maka akan saya pertahankan habis-habisan, > namun bila mereka ingin menguasai Ka'bah, itu milik-MU, maka KAMU pertahankan > saja sendiri". (Nasionalis tulen!! Bagaimana sikap kita kalau kekayaan negeri > kita dirampok bangsa lain???). > Aneh bin ajaib, entah kebetulan entah apa, ternyata DOA JAHILIYAH ini makbul > 'indallaah. Lihat peristiwa selanjutnya dalam surat Fiil........ ......... > ..... Bagaimana Istighasah bangsa ini selama ini?????. > > Wal hasil peristiwa pasukan Gajah ini adalah permulaan dari perang peradaban > antara Romawi Timur dg Persia Baru yang mencapai puncaknya dg kehancuran yg > luar biasa pada tahun +/- 9Hijrah. (Lihat surat Rum ayat 1 - 5). > Sisa-sisa peninggalan dari peristiwa pasukan Gajah diantaranya ibunya BILAL > bin Rabah (Al Habsyi/ Abesinia), begitu pula dg Salman Al Farisy sbg Counter > Inteligen Persia. > > SEKIAN > > Mursalin > SMA 1 Bks '89 > (1.1, Bio3) > www.thenextacademy. ac.id > > > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ > Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru. > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan > @rocketmail. > Cepat sebelum diambil orang lain! > http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/ > Artikel pendek tapi lumayan nyentak, kaya nyabut bulu hidung, sedikit tapi nyentak... Logisisasi atw bahasa kerennya "ngakal-ngakalin" biar masuk akal udah lama dikenal di dunia islam, mulai Abduh, Thoha Husein,Arkoun, Qasim Amin, plus A. Hasan di indo dah ga asing lagi.. dalam Kapita Selekta, M.. Natsir pun mengutik logisisasi Soekarno masalah jilatan anjing yang kata Soekarno ga perlu pake debu atau tanah segala, toh dah ada antibiotik spt penicillin dst yang jaman Nabi belum ada... belum lagi tafsir yang bilang kalo burung ababil yang di s. Al Fiil itu sebenarnya virus yang mematikan... semuanya bilang kembali ke Qur'an tapi akhirnya nafsiri seenak udele dewe... kalo gitu sih, kasian yang udah cape2 ngodifikasi & nyeleksi periwayatan tafsir, asbabun nuzul, hadits, atsar, siroh dll yang terkodifikasi dgn baik dan teliti... ga usah liat yang gitu2, lgsg aja ke Qur'an, toh Allah menjadikannya mudah untuk dipahami, mau di maknai atw di tafsiri opo yo monggo mass.. ga perlu merhatiin tafsir ayat bil ayat, ayat bil hadits, ayat bil atsar, atau kulonuwun menurut Ibnu Abbas, menurut Ibnu Umar, Ibnu Mas'ud atau Ibnu2 yang lain, toh kita dikasih pusaka pinilih nyang ga ada bandingnya yaitu AKAL... kalo masuk akal ya kita terima, kalo ga masuk akal ya buang... guampang toh... pancung, potong tangan, rajam, semua mengerikan.. . Islam agama rahmat, ga masuk akal kalo mengerikan, jadi kita buang aja hukum2 itu... guampang toh... kerudung.. ah, terlalu ekslusif, bukan adat kita. nikah beda agama... so what gitu loh... islam itu memudahkan, tidak menyulitkan, jadi nyang keliatan nyusahin buang aja... guampang toh... mass, di jaman begini, jangan nanggung kalo make akal, soale yang nanggung2 itu biasanya ga enak... tarik jabrik aja lah... biar bablas sekalian okeh... sedih aq... Farhan Bio 1 95 Achmad Sutriadi Strategy and Planning Procurement OMS Division PT Samsung Electronics Indonesia
