Bagi ane...selama gedung legislatif tidak dibuka bagi rakyat..maka mo yang udah 
haji sepuluh kalipun kalo duduk di sana ya..bagai serigala juga.....Gedung 
Legislatif di Senayan itu simbol keangkuhan anggota dewan..coba tengok pagarnya 
yang miliaran itu..tujuannya mencegah rakyat masuk dan menyuarakan 
aspirasinya...Kenapa rakyat harus bisa masuk? Karena mereka dipilih sama 
rakyat, dan itu gedung milik rakyat....eh..sekarang mah susahnya minta ampun mo 
masuk ke sana. Ga di Senayan gak di Karang Kitri..sami mawon.....

Terus kalo caleg yang berjuang itu malah terlihat seperti orang tolol. Lihat 
saja sepanjang jalan penuh sampah visual, bergaya petinju, superman, jabat 
tangan sama orang penting, cengar-cengir..dsb..malah jadi bahan 
tertawaan....Malah ada politisi yang lebih ngurusin makan pake tangan kanan 
ketimbang ngurusin kesejahteraan warganya....Ada yang teriak perjuangkan nasib 
buruh, tapi dia adalah pengusaha penindas buruh...jadi apanya yang mo 
dirubah????

Partai, mo pake agama kek, ideologi kek, warna kek, ato apalah intinya rebutan 
kuasa. Udah kuasa maka ia tak berkuasa melawan lupa..lupa sama rakyat di 
bawahnya....
 
It's only a transition...

Dicky Kurniawan
News Camera Person
NEWS DIVISION
PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
Gd. Trans TV 3rd Fl.
Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
+628174964705
[email protected]
[email protected]
omongkosongku.blogspot.com
answerlieswithin.multiply.com
  
 




________________________________
From: komarudin ibnu mikam <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, April 6, 2009 7:27:07 PM
Subject: Re: Bls: [sma1bks] Topic of the month : PERCAYAKAH PEMILU MEMBAWA 
PERUBAHAN?


Bang Mursalin makasih replynya. 
tapi...

Sejauh itukah analisa Bang Mursalin ya?

Apakah memang tidak ada tetangga ente, atau temen, atau siapa pun yang masih 
ada sedikiiit aza kebaikan. Atau maaf, mungkin kalau orang lain tidak ada, 
mungkinkah diri anda sendiri?
Nah, kalao orang soleh semacam Bang Mursalin ini tidak mau turun ke gelanggang, 
adalah wajar yang turun sang serigala, eh, srigala...

[saya speechless neh...sembari  bengong. Hape ilang. Perubahan tidak 
ada. Harapan juga gak ada dong ya...ntar kalau ketemu Mas HNW saya coba tanya 
deh....]

Yang laen doooong...... .
 maaf ya kalo gak berkenan...


2009/4/6 Mursalin Guci <mursalin.guci@ yahoo.co. id>

Perubahan?!
Perubahan asal katanya adalah "rubah", sejenis binatang seperti musang, licik 
dan jahat. Kemudian mendapat awalan dan akhiran pe dan an menjadi "perubahan", 
berarti hal ihwal tentang rubah/musang yg licik dan jahat. Ada pemeo : Bagai 
musang berbulu ayam, atau musang berbulu domba.
Itulah yg dimaksud dg perubahan, bedakan dengan pengubahan yang asal katanya 
adalah ubah. Dan persoalan ini sudah banyak dibahas dalam bahasa Indonesia, 
tapi kok mengapa selalu semua partai teriaknya "PERUBAHAN", mungkin mau jadi 
musang berbulu ayam (su-udz dzon).

Pemilu adalah salah satu sarana demokrasi (ini harus kita hormati), dimana 
SUARA TERBANYAKLAH yg menentukan. Tidak peduli suara itu bernilai BENAR atau 
SALAH. Kalau suara salah yg terbanyak, maka "salah" itu harus dijalankan 
sebagai satu konsekwensi demokrasi.

Apakah dg pemilu ada pengubahan? Ya! Mereka yg tidak terpilih akan digantikan 
oleh yg terpilih berdasar suara terbanyak. Tapi apakah ada perbaikan? Belum 
tentu! Perbaikan hidup hanya dapat dilakukan dg satu ILMU dari Sang Pencipta. 
Bila isi otak caleg ini adalah ILMU dari Sang Pencipta, inilah yg akan mampu 
memperbaiki bangsa ini, tapi bila ilmunya bukan ILMU dari Sang Pencipta yaitu 
Idealisme dan Naturalisme (lihat APY - M. Hatta), ya sami mawon, cuma ganti 
nama saja. Tidak ada pengubahan ya ada adalah perubahan.

Untuk perbandingan :
Sistem demokrasi sekarang ini digambarkan oleh nabi :
"Kelak satu zaman (sekarang ini), penguasa bagaikan srigala, ahli ilmu bagaikan 
anjing, rakyat bagaikan kambing".
Srigala makan daging kambing, anjing makan tulang kambing, kambing habis 
dilahap oleh mereka. Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.

Mursalin
SMA 1 Bks '89
(1.1, Bio3)




________________________________
Dari: Komarudin Ibnu Mikam <komaribnumikam@ gmail.com>
Kepada: sma1...@yahoogroups .com
Terkirim: Minggu, 5 April, 2009 16:52:06
Topik: [sma1bks] Topic of the month : PERCAYAKAH PEMILU MEMBAWA PERUBAHAN?


Bro and sis,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. ..
salam sejahtera buat yang lain.

Tanggal 9 April jadwal bangsa ini untuk pesta. Nyontreng.
Nah, tentu jadi persoalan kita bersama, yakinkah Anda kalau pemilu ini mampu 
membawa perubahan ke arah yang lebih baik?

komar
moderator


________________________________
Akses email lebih cepat. 
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang 
dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis) 


-- 
Komarudin Ibnu Mikam
WTS - Writer Trainer Speaker
komarmikam.multiply .com
0818721014-33113503
karya-karya ;
Novel Intelijen SOA (luxima)
sekuntum cinta untuk istriku (GIP)
prahara buddenovsky (GIP)
dinda izinkan aku melamarmu (KBP)
sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat)
nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat)
merit yuk! (qultum media)
rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)





      

Kirim email ke