What?!?€$£? 
Kalo BB aja bisa kembali, brarti pemerintahan Bekut juga bisa dong? 
"Mari bung rebut kembali...."
Marrrrrriiiiiiiiii.............!!

OpiK
sent from My Samsul Smartphone
powered by Tsel, kadang nyambung kadang nggak!

-----Original Message-----
From: komarudin ibnu mikam <[email protected]>
Sent: Tuesday, April 07, 2009 6:27 AM
To: [email protected]
Subject: Re: Bls: [sma1bks] Topic of the month : PERCAYAKAH PEMILU MEMBAWA      
PERUBAHAN?

buset dah...tiga orang yang masuk semuanya skeptis. Bujuuug...gue mau
ngomong apa lagi neh....

Itu yang sebelah kanan bicara dooong! jangan diem aza dong.
Yang sebelah kiri tolong ngacung.....

------------------------------kabar baiknya MY BB IS BACK! dont ask me
what've happened....after 3 days! subhanallah..

2009/4/6 OpiK <[email protected]>

>   kalo menurut ane sih politik itu lingkaran setan.. muter sono sini
> isinya setan semua.
> ungkapan itu memang terlalu sarkas, tapi itu lah kenyataannya
>
> siapa pun yg terjun jadi caleg, harus tanam investasi.. pa lagi pemilu
> sekarang, investasinya jauh lebih gede dari pemilu2 sebelumnya, karena harus
> promo sendiri juga. buat bikin material promosi aja udah brapa duit yg
> dihabiskan? gak heran kalo ada yg ampe ngutang atau jual bandanya. apa
> mereka gak mikir cara balikin duit itu? kalo cuma ngandelin gaji dewan yg
> emang cukup gede, tetep aja gak balik tuh investasinya. jadi, yah pake cara2
> "lain" deh balikinnya. atau, mungkin juga ada caleg yg sponsorin, tapi yg
> sponsorin kan juga berharap sesuatu kalo org itu kepilih
>
> kalo menurut ane, prinsip maen di politik sama dengan prinsip maen di
> instrumen keuangan, yaitu "high risk high return". kalo return-nya gak gede,
> gak mungkin puluhan ribu org berlomba masuk ke sana.
>
> balik ke pertanyaan awal, apakah pemilu akan membawa PERBAIKAN (setelah
> direvisi sama Bang Mursalin)? Mungkin ada, tapi mungkin sedikit bangat dan
> gak imbang sama biaya yang dikeluarkan negara (pakai uang rakyat) untuk
> proses ini. sistem yg diberlakukan sangat pro dengan status quo. mereka yg
> sudah nyaman dengan situasi saat ini tidak mau kenyamannya terganggu. dan
> mereka hal yg sama juga bisa dirasakan oleh anak cucu-nya. gak heran kalo
> anak-anak politisi juga nyemplung ke dunia politik. anaknya sby yg masih
> plenga-plengo udah jadi caleg, dpr-ri lagi.
>
> bukti lain bahwa sistem yg ada saat ini sangat pro status quo adalah syarat
> yg sangat berat utk mengajukan pasangan calon pres-wapres, yaitu sebesar 20%
> kursi DPR atau 25% suara nasional. dengan syarat itu, maksimal bangat cuma
> ada empat pasang yg maju, dan orangnya dah ketebak, pasti yg itu-itu juga
> (dua bahkan dah jelas bangat, sby dan mega). dua-duanya pernah memimpin
> dengan prestasi yg biasa2 aja (kalo gak mau dibilang jelek). dengan syarat
> yg berat itu, yg terjadi adalah koalisi dagang sapi lagi.
>
> dalam politik, gotong royong bukan lah hal yg baik, beda dengan hidup
> bermasyarakat. setiap kader yg didudukkan dalam pemerintahan juga membawa
> kepentingan partainya, dan kepentingan partai a dan partai b tidak selalu
> sama walau mereka berkoalisi. liat aja yg terjadi kemarin, kursi
> kepemimpinan dibiarkan kosong karena masing2 sibuk dengan urusan partainya.
>
> jadi, ane sih PESIMIS pemilu kali ini bisa membawa PERBAIKAN
>


[The entire original message is not included]

Kirim email ke