brother and sisters,

Saya melihat kita ini kayak bocah ledok maen bola. Bola di oper ke kiri
luar, nyeeerbu ke sonoh. Bola dioper ke kanan pertahanan lawan, kita
nyerbuuuu lagi....Ujung-ujungnya ngos-ngosan dan kehabisan napas.
Tersengal-sengal kagak puguh. Karena dah cape ngudak-udak bola akhirnya
musuh yang deketpun kita tinju aza. Daripada kalah. Mendingan benjol
loh...puas dah.

Pas musim partai, semuanya zibuuuq ngomong-cari proyek-cari kursi. Musim
koalisi, smeuanya sibuk ngomentarin hingga safari politik.

Padahal garam saja kita harus impor 1,5juta ton per
tahun.<http://economy.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/07/22/19/130089/impor-garam-1-5-jt-ton>
Gila
gak? Perasaan gue kalo bikin garam cuman aer laut. Dikumpulin. Diendapkan.
ditunggu hingga aernya menguap.
impor gandum sebesar 3,5 juta ton, jagung 1,2 juta ton, beras 2 juta ton,
kedelai 1,2 juta ton dan gula pasir 1,7 juta ton yang menghabiskan devisa
Negara sampai Rp. 16,62 triliun. Ini diluar impor buah-buahan yang mencapai
Rp. 900 miliar.*[5]*
<http://koage.multiply.com/journal/compose#_ftn5>Pengeluaran Negara
sebesar hampir Rp. 17 triliun di atas adalah setara
dengan 5 persen dari pendapatan negara di tahun 2005 (Rp. 285,481 triliun).

[halagh....kabarnya ini angka masih terlalu sedikit. so, kalau ada yang
punya data lebih valid, verifikasi aza ya]

Belum lagi ada 51.355 orang dari total 12.003 orang yang rencananya mau di
PHK.

Nah, pertanyaan gue neh. Apa yah prioritas dari bangsa ini? Apa
tanggungjawab pemda? apa tanggungjawab kita? Secara pribadi apa yang bisa
kita kerjain ya? Cukupkah dengan kerja baik from 9 to 5. Tiep bulan dapet
gaji. Bereproduksi. Punya anak dan mati bin modar.

Duh, bingung ieeeuy.....

Kirim email ke