Yang pertama dilakukan China sebelum menguasai emas adalah menguasai pasar 
industri Baja...

 
It's only a transition...

Dicky Kurniawan
News Camera Person
NEWS DIVISION
PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
Gd. Trans TV 3rd Fl.
Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
+628174964705
[email protected]
[email protected]
omongkosongku.blogspot.com
answerlieswithin.multiply.com
  
 




________________________________
From: Toby Fittivaldy <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, July 10, 2009 2:52:27 PM
Subject: Re: [sma1bks] Cadangan Devisa China US$ 2 Triliun





yuk ngumpulin emas/dinar biar nyunnah...
selain kaya dapet pahala juga... hehehe..


Toby Fittivaldy 
Fis2  '94
 


--- On Fri, 7/10/09, Arief Kurniawan <batigol_arief@ yahoo.com> wrote:


>From: Arief Kurniawan <batigol_arief@ yahoo.com>
>Subject: Re: [sma1bks] Cadangan Devisa China US$ 2 Triliun
>To: sma1...@yahoogroups .com
>Date: Friday, July 10, 2009, 6:51 AM
>
>
>>     Ane pernah baca, target china adalah menguasai 140.000 ton emas dunia 
>> untuk cadangan devisa. Ini berarti sekitar lebih dari 80 persen jumlah emas 
>> di dunia akan mereka kuasai, artinya mereka paham menguasai cadangan emas 
>> sangat baik dibandingkan menurunkan atau menaikkan nilai tukar mata uang 
>> mereka, karena uang kertas adalah semu dan uang riil adalah emas.
>
>Dikutip dari www..geraidinar. com
>
>Future World Currency  Uang Yang Namanya Disebut di Al-Qur’an...
>Written by Muhaimin Iqbal     
>Friday, 10 July 2009 07:22 
>Di dunia yang didominasi oleh uang Fiat murni sejak Agustus 1971, uang emas 
>menjadi seperti isi lagu tahun 1980-an – dibenci namun pada saat yang 
>bersamaan juga banyak dirindukan.   
>Uang emas dibenci oleh bank-bank sentral dunia dengan alasan yang tidak jelas 
>– konon kalau uang emas dibiarkan exist – uang fiat akan kelihatan tidak 
>bernilainya. Bahkan bukan hanya dibenci, dalam Article of
> Agreement of the IMF ada larangan bagi negara-negara anggotanya untuk 
> menggunakan emas sebagai dasar nilai tukar uangnya (Article IV, Section 2. 
> B).    
>Lantas siapa yang merindukan uang emas ?, bagi kita umat Islam – uang emas ini 
>bukan hanya sekedar uang untuk kepentingan transaksi, tetapi juga sebagai alat 
>untuk implementasi beberapa ketentuan syariah seperti nishab zakat, nishab 
>hukuman bagi pencuri, nilai uang diyat dlsb. Jadi kita tentu merindukan 
>kehadiran  uang yang adil ini.   Namun ternyata umat diluar Islam-pun yang 
>cerdas dan memahami betul problem yang terbawa dengan uang kertas, mereka juga 
>mulai merindukan hadirnya kembali uang emas ini. Di Amerika ada Gold Anti 
>Trust Action Committee (GATA) dan Foundation of Advance Monetary Education 
>(FAME) , keduanya gencar mengkritisasi ketidak beresan uang kertas mereka dan 
>pentingnya kembali ke emas.   
>Yang lebih hebat adalah di Eropa ada United Future World Currency
> (UFWC) yang sangat serius mempersiapkan uang baru berbasis emas ini; Akses 
> mereka ke para pemimpin dunia juga sangat baik sehingga dalam pertemuan G-8 
> yang berlangsung di Italy sejak tiga hari lalu – mereka berhasil  secara 
> symbolic menyerahkan uang emas mereka kepada para pemimpin dunia tersebut.   
>Dalam kebingungannya, uang yang diberikan kepada para pemimpin G-8 ini diberi 
>nama ‘eurodollars’ dan bernilai setara 2,800 Euro atau US$ 3,900 per 
>kepingnya. Gambar yang saya sajikan diatas adalah koin yang diserahkan kepada 
>Barrack H. Obama.   
>Bukan hanya berhasil menyerahkan koin emas-nya pada para pemimpin dunia, UFWC 
>juga melombakan design uang masa depan ini pada anak-anak di seluruh dunia – 
>karena generasi merealah yang nantinya akan menggunakan uang ini. Lomba design 
>uang masa depan  ini melibatkan juri dari berbagai latar belakang seperti para 
>pemenang hadiah nobel, para ahli percetakan uang logam, para ekonom
> dlsb.   Lagi-lagi kita umat Islam sebenarnya punya solusi yang sudah sangat 
> terbukti keunggulannya selama ribuan tahun – kalau saja kita mau kembali ke 
> uang kita sendiri. Kita tidak perlu kebingungan mencari nama baru bagi uang 
> kita karena uang kita namanya sudah disebut di Al-Qur’an (QS 3:75) dan 
> berbagai hadits Rasulullah SAW.   
>Kita juga tidak perlu capai-capai menentukan designnya karena yang diatur 
>dalam uang kita hanya beratnya (1 Mitsqal emas = 1 Dinar) dan ancaman yang 
>tegas bagi yang menurunkan kadar standarnya.   
>Penggunaan Dinar juga tidak memerlukan kesepakatan khusus dari para pemimpin 
>dunia; aturan main dalam syariah yang sudah baku dan sudah tested lebih dari 
>seribu tahun terkait dengan  emas dan perak sangatlah mencukupi untuk mengatur 
>penggunaan emas dan perak sebagai uang ini.   Jadi kalau kita kembali kepada 
>solusi Islam; justru kita akan berada di depan dari bangsa-bangsa lain di 
>dunia. Ketika
> bangsa-bangsa lain masih sibuk mencari nama dan bentuk uang baru mereka, kita 
> sudah diberi tahu nama dan bentuk uang kita dari dua pegangan utama kita 
> yaitu Al-Qur’an dan Hadits. Wa Allahu A’lam. 
>
>
>AriefK
>
>Sent from my NerdBerry® freakz smartphone powered by XL
________________________________
From:  Toby Fittivaldy 
>Date: Thu, 9 Jul 2009 23:05:44 -0700 (PDT)
>To: Kirim Pesan<sma1...@yahoogroups .com>
>Subject: [sma1bks] Cadangan Devisa China US$ 2 Triliun
>
>INTERNASIONAL
> 
>
>
>/ Home / Internasional
> 
>Jumat, 10 Juli 2009 | 12:04 
> 
>CADANGAN DEVISA CHINA 
> 
>Cadangan Devisa China US$ 2 Triliun 
> 
>
> 
>
> 
>BEIJING. Cadangan devisa alias foreign-exchange reserves China kemungkinan 
>akan mencapai US$ 2 triliun.. Ini adalah pertama kalinya China memiliki 
>cadangan devisa begitu besarnya; menunjukkan pemerintah China menghadapi 
>kesulitan untuk menemukan tempat untuk membenamkan dananya. 
>
>Menurut perkiraan tengah ekonom yang disurvei oleh Bloomberg, cadangan devisa 
>ini meningkat dari US$ 67,8 miliar menjadi US$ 2,022 triliun per 30 Juni lalu; 
>dibandingkan tiga bulan sebelumnya. Angka ini bisa dibandingkan dengan kuartal 
>sebelumnya yang hanya memiliki cadangan devisa US$ 7 miliar saja. Bank sentral 
>kemungkinan akan merilis data pasti mengenai cadangan devisa ini
> pada hari ini atau minggu depan. 
>
>"Tidak ada alternatif yang jelas bagi China untuk membungkus surat utang AS," 
>kata Stephen Green, Head of China Research Standard Chartered Plc di Shanghai. 
>
>Cadangan devisa ini menekuk lebih dari dua kali lipat dalam dua setengah tahun 
>seiring dengan surplus perdagangan yang menggerojokkan dana segar bagi 
>perekonomian China.. 
>
>Dariusz Kowalczyk, Chief Investment Strategist SJS Markets Ltd. di Hong Kong 
>menyebutkan bahwa gemuknya cadangan devisa China ini kemungkinan ditopang oleh 
>surplus perdagangan, tingginya nilai dari aset non-dolar AS karena si hijau 
>telah melemah dan juga hot money yang masuk ke China. 
>
>Menurut Kowalczyk, banyak investor tergiur masuk pasar China lantaran 
>perekonomian di negeri ini kinclong sementara di saat yang bersamaan 
>perekonomian negeri lain justru terjungkal.
>
>Femi Adi Soempeno Bloomberg 
>http://www.kontan. co.id/index.
> php/internasiona l/news/17476/ Cadangan- Devisa-China- US-2-Triliun
>
>
>Toby Fittivaldy 
>Fis2  '94
> 
> 
> 

   


      

Kirim email ke