Betul sekali, Tidak semua kerajaan tidak mensejahterahkan rakyatnya, seperti Arab Saudi yang bisa dianggap makmur lantara minyaknya atau Inggris yang berjaya lantaran revolusi industrinya, bahkan ketika rakyat Australia ditawarkan melalui referendum untuk mendirikan negara sendiri atau tetap bergabung dengan ratu inggris, mayoritas menginginkan tetap bergabung dalam persmakmuran (common wealth). Dalam beberapa hal, Arab Saudi identik dengan Inggris, terutama dalam hal pola negara dimana raja sekaligus sebagai kepala negara dan juga pemimpin agama atau penganut paham evangelism. Tapi pola ini bukan satu-satunya model, pada masa yang sama dengan zaman nabi Ibrahim, dikenal orang shaleh yang bernama Iskandar Zulkarnain yang mampu menyatukan timur dan barat. Yang penting jangan mengikuti pola antara nabi Musa dan Raja Firaun yang mengaku tuhan, kalau mengikuti dia berarti syurga kalau melawan dia berati neraka.
Berbeda dengan kasus dengan Revolusi Pracis dimana raja diturunkan oleh rakyatnya, di Indonesia, konsep negara (state) dibangun justru atas kesadaran penuh untuk mensejahterahkan rakyatnya karena negeri kita ini sebelumnya terdiri dari kerajaan-kerajaan yang tersebar dari sabang hingga merauke dan telah melebur menjadi NKRI sehingga peran raja melebur kedalam negara. --- Pada Ming, 2/8/09, Toby Fittivaldy <[email protected]> menulis: Dari: Toby Fittivaldy <[email protected]> Judul: Re: [sma1bks] Masalah Hutan Kepada: [email protected] Tanggal: Minggu, 2 Agustus, 2009, 9:48 PM Negara tidak diciptakan untuk mensejahterakan rakyatnya... tapi negara diciptakan untuk memecahkan kekuasaan atas kerajaan-kerajaan, karena tidak semua kerajaan tidak mensejahterakan rakyatnya... jadi kalo kita telusuri kata country atau negara berasal dari bahasa latin contra yang artinya melawan atau against, apa yang dilawan??? kekuasaan kerajaan... kapan gagasan country/negara inimuncul ?? konon 13 abad yang lalu ... siapa peng-gagas pertama??? bangsa yahudi... untuk apa yahudi menggagas country/negara ??? untuk merebut tanah palestina ...bagaimana? ?? dengan cara memecahkan kekuasan kerajaan/kekhilafan islam yang pada saat itu sudah merambah ke eropa dan afrika... kerajaan yang maju dan terus berkembang dengan baik secara ekonomi, politik maupun teknologi dalam satu bendera.. yaitu ... bendera laa ilaha illallah... maka kerajaan islam pun mulai dikotak-kotakan dalam negara... perjuangan islam pun tak sekuat saat mereka bersatu dalam bendera laa ilaha illallah... ditambah dihembuskannya rasa nationalisme. .. berjuang hanya untuk negara masing-masing. .. disebarkan hadist dhoif... cinta tanah air adalah sebagian dari iman... dll... runtuhlah kerajaan/kekhilafah an islam dan palestina pun akhirnya harus berjuang sendiri sekarang.... kalau teror = againts atau perlawanan, maka teror = country atau negara ... secara matematis memang begitu... terlepas siapa yang diuntungkan atau dibuntungkan. .. kalo teror = perlawanan ... mau tidak mau harus diakui jadi negara ... beeeuuh... segetonya tuh teror .... mendingan telor enak dimakan...heheeh. .. hah sudah lah... teror, fitnah, jihad ..dll terkadang terlalu susah untuk dinilai oleh seorang manusia... ada hal tersembunyi yang tidak semua manusia dapat memahaminya. .. kembali kepada keterbatasaannya sebagai mahluk... semua yg terjadi sudah tertuliskan pada jalurnya... sesuai skenario sang maha sutradara... Toby Fittivaldy Fis2 '94 --- On Sun, 8/2/09, komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> wrote: From: komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> Subject: Re: [sma1bks] Masalah Hutan To: sma1...@yahoogroups .com Date: Sunday, August 2, 2009, 11:29 PM Ideolgi terorisme saat ini bukan lagi ideologi agama dan keyakinan. Tapi, lebih pada ideologi uang [materialis- opportunis- pragmatis] . Ada sejumlah pemain bisnis yang bertarung dibalik ini. Yang diuntungkan. seperti : 1. Perusahaan alat2 keamanan 2. Negara dengan potensi pariwisata. 3. KElompok keamanan baik yang organik maupun an-organik 4. Kelompok politik sakit hati.. Jujur, saya mual dengan mereka yang langsung tuding al Qaidah atau NII atau siapa lah....polisi saja belum secara tegas menyebut. Mungkin kesempatan masuk tipi kali ya.... mancing di air penuh dosa....... 2009/8/2 QiDHiR Abdul Salam <qid...@yahoo. com> Konsep negara diciptakan untuk mensejahterahkan rakyatnya. konsep ini menggantikan konsep kerajaan yang dianggap tidak adil terutama pada masa revolusi prancis, diikuti oleh negara Jerman dan beberapa negara eropa lainnya, kecuali Inggris yang dikenal menyatukan antara kepentingan mensejahterahkan rakyatnya dan masalah akhirat atau agama dimana ratu atau raja sekaligus pemimpin agama, konsep ini mengikuti pola yang dikerjakan nabi Sulaiman AS dimana beliau sebagai raja dan juga sekaligus rasulullah yang memimpin umat. Dewasa ini pola ini lebih dikenal evangelism, salah satu yang menganut kepercayaan ini diluar Inggris adalah George W. Bush. Konsep negara diterima oleh banyak negara termasuk Amerika Serikat, Indonesia , China, India dan beberapa negara Afrika namun dengan model atau struktur yang berbeda-beda. Namun dengan berdirinya EU ( Eropa Union) 9 tahun yg lalu pada dasarnya telah mempertanyakan eksistensi "negara" untuk mensejahterahkan rakyatnya dan Masyarakat Eropa mencoba menjawab dengan menyatukan ekonomi mereka meskipun ada beberapa negara spt swiss yang masih "ngotot" mempertahankan eksistensinya mungkin karena mereka merasa konsep bangsa (nation) belum matang atau mereka tidak mau men'share' kenikmatan perbankan super rahasia, hanya mereka yang bisa menjawab. Dunia seharusnya menghormati Eropa dengan pilihannya ketimbang Amerika Serikat yang memilih menggunakan kekuatan negara untuk mensejahterahkan rakyatnya dengan jalan mengeksploitasi negara lain, baik secara terang-terangan maupun diam-diam. Hal ini tidak saja tidak benar menurut perspektif moral agama manapun tapi juga melanggar konstitusi AS sendiri. Bagaimanapun ada kekuatan lain yang mempengaruhi proses hingga sept ini yaitu kekuatan modal dan juga media. Mereka adalah raja-raja yang bisa mempengaruhi hajat hidup orang banyak. Ketika basis moral dan basis rasional mereka lemah, maka akan memperkeruh juga hajat hidup orang banyak. Saya melihat ada 2 kemungkinan penyebab teror JW Marriot II yaitu bersatunya kekuatan-kekuatan tersebut untuk mencapai tujuan mereka atau justeru terpecah-pecahnya beberapa kekuataan tersebut sehingga tidak bisa mempridiksi peristiwa tsb dan sy dominan dengan kemungkinan terakhir, alasannya sederhana, karena teror bukan masalah pohon tapi sudah merupakan masalah hutan. mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. " Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! " -- Komarudin Ibnu Mikam WTS - Writer Trainer Speaker komarmikam.multiply .com 0818721014-33113503 karya-karya ; Novel Intelijen SOA (luxima) sekuntum cinta untuk istriku (GIP) prahara buddenovsky (GIP) dinda izinkan aku melamarmu (KBP) sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat) nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat) merit yuk! (qultum media) rahasia dan keutamaan jumat (qultum media) Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
