Bukan maksud melawan kehendak Qur'an dan Allah..tetapi segala bencana tidak 
mesti dikaitkan dengan Azab...Di milis lain bahkan ada pertanyaan: bagaimana 
kirannya perasaan para korban bencana jika setiap bencana dikaitkan dengan 
Azab...

Sekedar share aja tanpa ada tendensi apa-apa...

 
It's only a transition...

Dicky Kurniawan
News Camera Person
NEWS DIVISION
PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
Gd. Trans TV 3rd Fl.
Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
+628174964705
[email protected]
[email protected]
omongkosongku.blogspot.com
answerlieswithin.multiply.com
  
 




________________________________
From: dadan wahyudi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, October 5, 2009 11:52:36 AM
Subject: [sma1bks] Trs: [ED] Gempa Sumbar....

  




----- Pesan Diteruskan ----
Dari: dadan wahyudi <d43...@yahoo. co.id>
Kepada: endra_dharmalaksana @yahoogroups. com
Terkirim: Sen, 5 Oktober, 2009 11:49:44
Judul: [ED] Gempa Sumbar....

  
sorry klo repost... dari milis sebelah..
 
Segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah Swt. Demikian 
pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berseling sehari setelah 
kejadian, beredar kabar—di antaranya lewat pesan singkat—yang mengkaitkan waktu 
terjadinya musibah tiba gempa itu dengan surat dan ayat yang ada di dalam kitab 
suci Al-Qur’an.
“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 
8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa 
pun yang membuka Al-Qur’an dengan tuntunan pesan singkat tersebut akan merasa 
kecil di hadapan Allah Swt. Demikian ayatayat Allah Swt tersebut:
17.16 (QS. Al Israa’ ayat 16):“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, 
maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya 
mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka 
sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami 
hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”
17..58 (QS. Al Israa’ ayat 58): “Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka 
penduduknya) , melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami 
azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah 
tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”
8.52 (QS. Al Anfaal: 52): (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan 
pengikut-pengikutny a serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari 
ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. 
Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.”
Tiga ayat Allah Swt di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu kejadian tiga 
gempa kemarin di Sumatera, berbicara mengenai azab Allah berupa kehancuran dan 
kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga 
dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutny a. Ini tentu sangat menarik.
 
Wallahu'alam. ..
________________________________
 Lebih aman saat online. 
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini! 
________________________________
 Berselancar lebih cepat. 
Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman 
favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis) 
   


      

Kirim email ke