mudah-mudahan laku film emak. Sayang, saya gak suka nonton film di bioskop...percuma juga nyuruh orang lain nonton..
--- On Fri, 20/11/09, komarudin ibnu mikam <[email protected]> wrote: From: komarudin ibnu mikam <[email protected]> Subject: Re: [sma1bks] Fw:Selamatkan Posisi Film Emak Ingin Naik Haji To: [email protected] Date: Friday, 20 November, 2009, 10:30 AM yah.... ini mungkin ikhtiar ya dicky.... ibarat jualan es, ayo doong beli es gue. yang jual komar loh.... daripada es itu, yang jual 'dia' Pendekatan promosi yang ngandelin 'kedekatan' tertentu baik ideologis maupun sosiologis.. ... emang seh, secara profesional ini agak aneh.... Biarkan saja puiblik yang bicara, yang mana yang menarik. dan, tidak selamanya yang diminati publik, bagus adanya...... 2009/11/19 Dicky Kurniawan <marcial_riquelme@ yahoo.com> Sebenarnya bukan salah si jarinang bioskop juga. Baik jaringan 21 ataupun Blitz punya kebijakan tertentu..dan itu murni bisnis. Bagi saya film Emak Ingin Naik Haji bukan berarti gak bagus, hingga harus diselamatkan. Apa maksudnya diselamatkan? ?? Untuk bikin launching film tertentu pastinya Rumah Produksi sudah ada hitungan bisnis. Dan kebetulan saja Film Emak Ingin Naik Haji terhimpit pada boomingnya 2012, Astroboy juga ada momen INAFF 2009 di blitz..Menurut saya, ga ada itu istilah "membatasi" tayangan film gara2 ada isu2 tertentu..buat poengusaha itu sekedar bisnis aja, dan soal film religi ada kok yang nonton. Kiamat Sudah Dekat bisa dapet penonton, LP booming juga..timing Emak emang kurang pas, karena Hollywood juga punya jadwal rilis 2012 dan Astroboy. Buat Hollywood ga ada momen tertentu, semua itungan bisnis... Soal film yang dibilang merusak akidah bagi saya ini industri kreatif, industri khayal...yang bikin film pasti punya khayalan..dari dulu film kalo dilihat-lihat ya ngerusak akidah kalo mikirnya sempit. Film Horor Indonesia kalo boleh dibilang juga ngerusak akidah..filmnya Suzana juga ngerusak akidah..bahkan kalo bener2 sempit pemikiran, KCB dan AAC jg ngerusak akidah. "Antas mana film yang tidak merusak akidah? Semuanya ada pesan positif kok dari film2 itu..tergantung kita memahami bahwa Industri kreatif dan khayal ini ada pesan baik dan buruknya..jadi kalau Asma Nadia seolah "ngeluh" saya pikir dia tidak paham soal industri ini... it's only a transition Dicky Kurniawan Powered by Telkomsel BlackBerry® From: Puspa Setia Pratiwi <puspapratiwi@ yahoo.com> Date: Wed, 18 Nov 2009 17:31:17 -0800 (PST) To: sma1bks<sma1...@yahoogroups .com>; muslimah fasilkom<muslimahfasilkom@ yahoogroups. com> Subject: [sma1bks] Fw:Selamatkan Posisi Film Emak Ingin Naik Haji > > > >=========== = ========= ========= ========= = > > > > > > > >salam > >ini ada tulisan Mbak Asma > >kita salut dgn perjuangan beliau > >untuk membantu orang menunaikan ibadah haji > >melalui film Emak Ingin Naik Haji. > > > >sekarang Mbak Asma > >butuh dukungan kita > >minimal do'a > >========= > > > >Assalamu'alaikum, > > > >Mbak Dewi, > >Itu juga yang menjadi pertanyaan dari pihak produksi film Emak Ingin Naik > >Haji. Untuk jatah tayang, produser mendapatkannya dari pihak bioskop 21. Dan > >jatah tayang itu saja perlu perjuangan luar biasa, sebab tidak mudah > >mendapatkannya. Ada film yang baru bisa dapat jadwal tayang bulan Februari > >2010, padahal filmnya ditargetkan untuk hari ibu, misalnya. > > > >Kami sempat bertanya2, kenapa film Emak Ingin Naik Haji ini diberikan jatah > >tayang ketika pada saat bersamaan ada film yang diprediksi box office, > >seperti 2012. Juga astroboy. Padahal kedua film ini tidak memperkaya akidah. > >2012 misalnya, justru > > mengajak kita untuk percaya terhadap sesuatu yang di Al Quran sudah jelas > > dikatakan, kiamat itu hanya Allah yang tahu. > > > >Sementara menjelang Iedul adha, justru nanti akan ada film panas dengan > >judul begitulah, yang diberikan jatah tayang tgl 26 atau sehari menjelang > >Iedul adha. Pun nanti ada film vampir ya, yang banyak penggemarnya dan sudah > >ditunggu2... > > > >Kadang melihat perjuangan teman-teman film, seperti kru Emak Ingin Naik > >Haji, saya sedih dan terharu juga. > >Di satu sisi penonton selalu teriak2, meminta agar ada film2 reliji yang > >menyentuh hati dan menggerakkan ke arah kebaikan.. Film2 yang tidak banyak > >yang mau mengangkat karena di mata produser tidak menghasilkan uang. Tetapi > >ketika kemudian ada sineas yang membuatnya, dukungan dari penonton, ke mana? > >Banyak yang memilih menunggu dvdnya, karena alasan ini dan itu. Padahal > >menonton dvd, tidak membantu usia tayang film reliji di bioskop tanah air. > > > >Kenyataannya sekarang, film Emak > > Ingin Naik Haji terjepit diantara film2 luar yang sebenarya tidak > > menawarkan kedalaman isi dan tidak menjernihkan batin. Film2 yang memang > > kaya akan gambar2 yang fantastis dan menjual teknologi kelas tinggi, tetapi > > tidak menyumbang ruhiyah penontonnya. > > > >Saya memohon kepada keluarga besar milis, saya tahu beberapa teman sudah > >menonton film Emak, saya juga tahu mereka yang menonton telah berusaha > >mereviewnya dengan tujuan agar lebih banyak lagi yang tergerak untuk > >menonton Emak. > >Tapi barangkali ada yang belum sempat menonton, ada yang masih menunggu > >keluangan waktu, dll... > >atau barangkali yang sudah menonton ... mungkin masih ada yang bisa kita > >lakukan untuk memperpanjang usia film Emak Ingin Naik Haji di bioskop tanah > >air. > > > >Memang dalam kesepakatan, film baru diturunkan dari layar jika penonton > >hanya 4 atau kurang dari itu selama bbrp hari berturut2. Tapi pihak 21 tentu > >wajar jika berpikir untuk meraih keuntungan sebanyak2nya. .. > > katakanlah kalau mereka kurang studio untuk menampung animo besar penonton > > terhadap film2 luar sekalipun tanpa nilai tsb, kenapa mereka harus > > mempertahankan film yang diisi setengah atau kurang dari setengah? > > > >Kami mengkhawatirkan terutama hari2 Senin sd Kamis... di mana hari kerja dan > >penonton pasti lebih sepi. Takut Emak diturunkan diantara hari2 kerja itu. > > > >Karenanya saya mohon dukungan dan bantuan rekan-rekan semua, untuk > >menyelamatkan film Emak Ingin Naik Haji, agar berusia lebih panjang dan bisa > >mengetuk hati lebih banyak penontonnya. > > > >Permintaan dan harapan kita, sebagai orang tua, sebagai pendidik, sebagai > >muslim agar ada film reliji yang memperkaya hati, telah ditanggapi oleh Mas > >Aditya Gumay dan Mizan Production. Sekarang saatnya kita tunjukkan > >solidaritas dan dukungan nyata, agar film2 sejenis lebih banyak diproduksi > >di tanah air. > > > >Sebuah tontonan alternatif telah hadir. Sederhana tapi sangat menyentuh. > >Seorang kawan > > malah mengatakan lebih suka terhadap film Emak Ingin Naik Haji dibanding > > 2012 yang ceritanya gampang ditebak, tegangnya hanya sekali dan tidak > > meninggalkan kesan setelah menontonnya. Menurutnya film Emak bahkan setelah > > usai masih menyisakan rindu terhadap ibunya, juga keinginan untuk berbakti > > dan membahagiakan orang tua...dengan semaksimal yang kita bisa. > > > >Tontonan itu telah hadir. Tinggal kita, bagaimana mengungkapkan rasa syukur > >dan dukungan itu. Dan menjadikan film ini sebagai media belajar, bagi orang2 > >yang kita sayangi. Keluarga, anak-anak, istri/suami, adik2 muda kita, anak > >didik dll. > > > >Selamatkan posisi film Emak Ingin Naik Haji di bioskop 21. Jangan biarkan > >film 2012 atau film vampir nanti:) juga film esek2 menggeser Emak Ingin Naik > >Haji. > > > >Saatnya mata, hati dan akidah kita jaga, juga mata, hati dan akidah orang2 > >yang kita cintai. > > > >Umat Islam besar, harusnya dengan solidaritas kita bisa memperpanjang usia > >Emak Ingin Naik > > Haji, hingga mudah2an sempat juga ditonton oleh jamaah yang sekarang sedang > > menunaikan ibadah haji... > > > >Gempur 21:) > >dengan menonton Emak Ingin Naik Haji di bioskop > >dengan mengajak orang2 yang kita cintai untuk wisata hati > >dengan mengajak keluarga, anak didik, mahasiswa/mahasiswi , > >santri/santriwati, karyawan atau karyawati > > > >saya pribadi gak pny kepentingan materi jika film Emak INgin Naik Haji ini > >laris... > >tapi saya berkepentingan untuk melanggengkan film2 reliji yang baik, juga > >membantu produser2 yang baik seperti smaradhana pro dan Mizan, mereka yang > >membuat film bukan dengan menjadikan uang sebagai dewa, tapi karena > >panggilan nurani. > > > >Dan seorang sineas muda, Aditya Gumay dkk sudah berjuang untuk itu. > >Mari kita bantu perjuangan mereka... > >Mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. > >Jika berkenan, mohon bantu sebarkan:) > > > >wass > > > >Asma Nadia > > MARKETPLACE Parenting Zone: Your community resource for family and home Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use . -- Komarudin Ibnu Mikam WTS - Writer Trainer Speaker komarmikam.multiply .com yayasanmandirisejah tera.com 0818721014-33113503 karya-karya ; Novel Intelijen SOA (luxima) sekuntum cinta untuk istriku (GIP) prahara buddenovsky (GIP) dinda izinkan aku melamarmu (KBP) sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat) nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat) merit yuk! (qultum media) rahasia dan keutamaan jumat (qultum media) surga Untuk Sahabat (khalil) Kisah 10 Abdullah (khalil) New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
