Mestinya anak2 SMU sekarang mulai kritis terhadap dunia audiovisual...kayaknya 
di SMA 1 ada ekskul kayak gini ya...ada ga si karyanya??
it's only a transition

Dicky Kurniawan

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Tomy W. Taslim" <[email protected]>
Date: Wed, 3 Mar 2010 05:42:05 
To: <[email protected]>
Subject: [Behind-The-Screen] Festival Film Pelajar Indonesia 2010



--- On Wed, 3/3/10, Festival Film Pelajar Indonesia 
<[email protected]> wrote:

From: Festival Film Pelajar Indonesia <[email protected]>
Subject: Festival Film Pelajar Indonesia 2010
To: "Tomy W. Taslim" <[email protected]>
Date: Wednesday, March 3, 2010, 8:35 PM

Temans, mohon maaf kalau informasi berikut OOT.
Kalau tidak keberatan mohon disebarkan kepada teman, saudara, kolega dan 
jaringan anda yang memiliki minat dan ketertarikan tinggi pada kegiatan 
festival film pelajar.
Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui http://filmpelajar.com/

Terima kasih atas perhatiannya.
-----

FESTIVAL FILM PELAJAR INDONESIA

Jakarta, 11 – 13 Juni 2010


Latar Belakang

Komunitas dan karya film pelajar di Indonesia telah tumbuh dan berkembang pesat 
dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai festival, lomba, dan kegiatan 
intra/ekstrakurikuler film yang
 diselenggarakan di dalam maupun luar sekolah menjadi salah satu pendorongnya. 
Selain itu, rangkaian pelatihan/workshop dan kursus film yang dilakukan oleh 
lembaga-lembaga pendidikan maupun kalangan profesional juga menambah dinamika 
kegiatan film di lingkungan sekolah.

Dinamika kegiatan film di kalangan pelajar, baik dalam wujud apresiasi maupun 
produksi, harus mendapatkan panggungnya. Hal ini akan mendorong perkembangannya 
ke arah yang lebih baik. Komunitas pelajar sebagai generasi penerus yang akan 
melanjutkan estafet dunia perfilman Indonesia harus menempa diri terus menerus 
untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas karya. Pada saatnya nanti, seiring 
dengan perkembangan pengetahuan, dukungan teknologi, kepekaan estetis, dan 
berbagai perubahan baik lainnya, komunitas dan karya film pelajar akan 
mendapatkan tempatnya yang terbaik.

Festival film adalah sebuah panggung bagi para filmmaker, penonton, 
penyelenggara, dan berbagai pihak yang
 berkepentingan atasnya. Panggung ini harus terus hidup dan dihidupi untuk 
menampilkan berbagai karya. Keragaman elemen naratif, gaya sinematik, apresiasi 
penonton, sikap profesional penyelenggara dan dukungan penuh dari berbagai 
pihak akan berdialog dan menghasilkan manfaat. Pada titik inilah sebuah 
festival film yang dikhususkan untuk pelajar menemukan maknanya.   

Tujuan dan Manfaat

1.    Menjadi ruang apresiasi dan ekshibisi hasil kreativitas pelajar Indonesia 
dibidang seni film.
2.    Belajar bersama memahami dan menggunakan seni film sebagai alat ekspresi, 
komunikasi dan pendidikan.
3.    Berbagi pengetahuan, pengalaman dan keterampilan pembuatan film.
4.    Silaturahmi komunitas dan karya film pelajar Indonesia.
5.    Menumbuhkembangkan kepedulian berbagai pihak dalam
 mendukung dan membina komunitas dan karya film pelajar Indonesia.
6.    Berpartisipasi dalam menyambut 40 Tahun Institut Kesenian Jakarta.


Tema

Indonesiaku Kebanggaanku

Peserta

Pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP, MTS) dan Atas/Kejuruan (SMA, SMK, MA) 
serta yang sederajat se-Indonesia. 

Kategori Karya

1.    Fiksi (live shooting-action)
2.    Animasi
3.    Dokumenter
4.    Iklan Layanan Masyarakat/ILM
5.    Video Musik

Kriteria Karya

1.    Durasi maksimal 10 (sepuluh) menit.
2.    Tahun
 pembuatan antara 2008 – 2010.
3.    Karya dibuat oleh individu atau kelompok dalam satu sekolah.
4.    Tim produksi adalah pelajar aktif (paling tidak sampai dengan semester 
genap tahun akademik 2009-2010 masih duduk di kelas XII dan dibuktikan dengan 
photocopy kartu pelajar).
5.    Apabila karya menggunakan dialog/narasi bahasa daerah, maka harus diberi 
subtitle bahasa  Indonesia. 
6.    Tiap sekolah boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) karya.
7.    Karya yang pernah mengikuti festival lain, boleh diikutsertakan.
8.    Karya dikirimkan dalam bentuk kaset Mini DV atau cakram DVD (PAL system) 
paling lambat 15 Mei 2010 (cap pos).
9.    Musik/lagu dan materi lainnya (foto, kliping, grafis, dll) yang digunakan 
dalam film tidak boleh menggunakan milik orang lain, kecuali ada ijin tertulis 
dari pembuatnya. 
10.  
  Hak cipta karya tetap menjadi milik peserta. Khusus untuk kepentingan 
publikasi festival, penyelenggara dapat menggunakan materi foto dan/atau video 
karya peserta, sebagian maupun utuh, khususnya untuk ditampilkan di situs 
FilmPelajar.com sebagai official website.
11.    Keputusan juri adalah mutlak, tidak bisa diganggu gugat.
12.    Jika dikemudian hari didapatkan bukti bahwa karya pemenang diragukan 
keasliannya, maka penyelenggara berhak membatalkan dan menarik penghargaan yang 
sudah diberikan.

Dewan Juri

1.    Pembuat Film Profesional
2.    Perwakilan dari Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta
3.    Perwakilan dari Departemen Pendidikan Nasional

Penghargaan

Masing-masing kategori akan
 dipilih 5 (lima) nominasi terbaik dan kemudian ditentukan 1 (satu) pemenang. 
Jadi, total penghargaan yang akan diberikan adalah 5 (lima) jenis, yaitu  Film 
Fiksi (live shooting-action) Terbaik, Animasi Terbaik, Dokumenter Terbaik, 
Iklan Layanan Masyarakat/ILM Terbaik dan Video Musik Terbaik. Selain itu, Dewan 
Juri akan memilih seorang sutradara terbaik untuk diberikan beasiswa studi film 
secara penuh pada tahun pertama di Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian 
Jakarta.

Penyelenggara

Pusat Pengembangan Media Alternatif
Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta
Jl. Cikini Raya No. 73, Menteng, Jakarta Pusat 10330
Telp: 021-3161258, 3156176. Faks: 021-31923603
Email: festivalfilmpelajar (at) yahoo (dot) com

Didukung oleh Yayasan Wahana Audio Visual Indonesia dan FilmPelajar.com

Epilog

Festival Film Pelajar Indonesia 2010 merupakan bagian dari kerja panjang 
apresiasi dan ekshibisi hasil kreativitas pelajar Indonesia dibidang seni film. 
Proses yang akan dijalani masih sangat panjang dan memerlukan stamina dan 
asupan pikiran, tenaga dan biaya yang cukup baik dari para pengelola, peserta, 
sponsor, dan masyarakat umum. Pada saatnya nanti, akan terjadi tatanan yang 
ideal, dimana komunitas dan karya film pelajar menjadi bagian strategis dari 
dunia perfilman Indonesia. Strategi untuk memposisikan hal ini tidaklah mudah. 
Maka, pemahaman dan dukungan yang baik dari berbagai pihak dibutuhkan agar 
kegiatan ini terus hidup dan dihidupi dengan segala ikhtiar. Festival Film 
Pelajar Indonesia ke depan akan menjadi bagian dari kerja-kerja pendidikan dan 
kebudayaan untuk mengokohkan kekuatan karakter bangsa
 Indonesia.




      


      

Kirim email ke