http://sekolahmenulistarbawi.com/?p=21
Lebih dari 11 Tahun Tarbawi Berkarya Lebih dari 11 Tahun Tarbawi Berkarya, Saatnya Berbagi Rahasia Tarbawi, sebuah kata sifat yang berarti ‘segala yang bermakna edukasi’, adalah nama bagi perjalanan kami untuk terus belajar dan berbagi. Berbentuk produk majalah, Tarbawi adalah proses pencarian makna, yang kami tuangkan dalam karya-karya tulisan. Dengan rubrik-rubrik hangat penuh inspirasi, setiap dua pekan sekali kami menyapa pembaca. Spiritualitas yang memulihkan, kisah nyata yang menyemangati, catatan perjalanan yang menyegarkan, serial pembelajaran, wawancara khusus, nasihat ruhani, kearifan komunitas, kearifan desa, hanyalah sebagian dari rubrik utama Tarbawi. Sebagian dari contoh-contoh tulisan yang ada di majalah Tarbawi, bisa dilihat secara berkala di situs ini. Itu merupakan hasil dari perjalanan kami bertahun-tahun bergulat dengan peristiwa, lalu kami memotretnya dari perspektif Tarbawi. Mei 2010, Tarbawi menggenapkan sebelas tahun perjalanannya. Kami telah menyelesaikan perjalanan 10 tahun pertama. Sejak kali pertama memilih model kearifan sebagai pola utama penulisan, kami menemukan begitu banyak manfaat, bagi diri kami sendiri sebelum bagi para pembaca. Seiring memasuki periode sepuluh tahun kedua, kami telah merancang langkah-langkah pengembangan. Di antaranya, membagi apa yang kami rasakan selama bertahun-tahun menyelami pentingnya makna dalam hidup, dengan membangun Sekolah Menulis Tarbawi, secara online maupun offline. Sejujurnya, tuntutan terbesar di balik kemajuan hidup kita secara teknologi dan informasi adalah sejauh mana kita mampu menggali makna. Sebab, tanpa penghayatan akan makna yang baik, hidup hanya akan menjadi tumpukan peristiwa yang padat, informasi yang membanjir, dan tiba-tiba kita tak kunjung menjadi lebih arif. Maka, seperti yang dituangkan dalam logonya, Sekolah Menulis Tarbawi menawarkan program menarik bagi pesertanya, dengan tujuan ‘untuk hidup lebih arif dan bermakna.’ Maka, pastikan kesertaan Anda, bersama mengasah pemaknaan di Sekolah Menulis Tarbawi. http://sekolahmenulistarbawi.com/?page_id=2 Tentang kami Tarbawi hadir ketika pers di Indonesia baru benar-benar menikmati kebebasannya, setelah era Orde Baru yang memasung. Beragam media hadir memenuhi ruang-ruang public dan privacy masyarakat. Ada begitu banyak berita, tetapi tidak semuanya menggunggah kesadaran. Terlalu sedikit keunggulan pembeda.Sejak terbit perdana pada tahun 1999, majalah Tarbawi tampil sebagai media alternatif. Tidak saja dalam pemilihan tema yang khas dan inspiratif, tetapi juga dengan gaya bahasanya yang segar dan naratif. Tarbawi hadir menyertai gairah kolektif kita pada informasi, tetapi dengan semangat jurnalisme nurani. “Kata hati, adalah sumber kekuatan sikap”Lebih dari sepuluh tahun Majalah Tarbawi berbagi dengan pembaca, kini saatnya berbagi rahasia. Saatnya Tarbawi berbagi inspirasi seputar penulisan. Siapa pun, kapan pun, di mana pun, sekolah ini bisa diikuti. Karena, seluruh proses pembelajaran berlangsung secara online. PARA PENGAJAR : AHMAD ZAIROFI AM Ahmad Zairofi AM, adalah pendiri Majalah Tarbawi, bersama M. Lili Nur Aulia dan Arwim Al Ibrahimi. Menyukai menulis sejak Sekolah Menengah, dan berlanjut hingga di bangku kuliah. Tahun 1994 ia mengawali profesinya sebagai penulis lepas. Setelah lulus Sarjana Syariah dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab, ia memfokuskan diri pada dunia menulis. Selain menjadi alumni Kursus Jurnalisme Satra di Pantau ia juga mengasah kepenulisan dengan meliput ke berbagai negara. Sejak Tarbawi berdiri hingga saat ini, sebagai Pemimpin Redaksi Tarbawi, Zairofi, menjadi dirijen yang terus mengawal perjalanan jurnalisme Tarbawi. M. LILI NUR AULIA Muhammad Lili Nur Aulia, adalah salah satu pendiri Majalah Tarbawi, menekuni dunia menulis professional sejak Tahun 1993 di berbagai media.Latar belakang pendidikannya di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab, menjadikan tema-tema ruhani dan Dunia Islam yang menjadi spesialisasinya terasa berkarakter. Lili, biasa disapa, juga menjadi penerjemah dan penulis sekitar 25 buku, serta pembicara di berbagai event nasional dan internasional. WIDOWATI WAHONO Dunia menulis diawali sejak kelas satu SMP. Cerpen dan puisinya pernah dimuat di Harian Sinar Harapan. Cerpen anak-anak yang ditulisnya dimuat di berbagai majalah anak-anak. Alumnis Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia ini sempat menjuarai lomba menulis ceriat anak di majalah Ayahbunda. Selain itu, Penerbit Zikrul juga telah menerbitkan buku cerita anak yang ditulisnya Widowati sempat mencoba berbagai karir lain, namun akhirnya berlabuh kembali ke dunia menulis. Dunia menulis professional di majalah Tarbawi dilakoni sejak Tarbwai memasuki tahun keduanya hingga sekarang. Tentang semua pekerjaan yang pernah dilakoninya, perempuan kelahiran Ponorogo ini berkomentar, “Semua pekerjaan itu memperkaya dunia batin dan dunia intelektual karena keragaman tingkat kesulitan dan bidang pekerjaan. Sehingga perlu ilmu yang berbeda-beda.” HARYO SETYOKO Haryo, demikian panggilan akrabnya. Ia tertarik dengan dunia tulis menulis begitu masuk ke FISIPOL UGM Jurusan Ilmu Komunikasi, di mana tugas akhirnya terkait dengan dunia persuratkabaran. Itu semua berawal dari kesukaannya pada dunia membaca dan kecintaanya berkiprah sebagai aktivis Mahasiswa. Selesai dari bangku kuliah, ia langsung bergabung dengan Majalah Tarbawi pada 1999 hingga sekarang ini dengan spesialisasi pada persoalan politik, sosial, dan hubungan internasional. Pada 2006, ia memperdalam Ilmu Publik Administrasi di Lee Kuan Yew School of Public Policy,National University of Singapore hingga selesai pada 2007 EDI SANTOSO Tertarik pada dunia tulis menulis sejak kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro Semarang. Edi tercatat aktif di berbagai media kampus, mulai dari majalah mahasiswa FISIP Undip ‘Opini’ (reporter), bulletin ‘Islamuna’ (redaktur), hingga Koran Kampus Manunggal Undip (Redaktur Pelaksana dan Litbang). Karir professional di dunia tulis menulis berawal sejak bergabung dengan harian Suara Merdeka. Diawali sebagai reporter suplemen Etalase (1997), ketika masih tercatat sebagai mahasiswa, kemudian menjadi content editor Suara Merdeka CyberNews. Sempat terdampar dalam berbagai aktivitas LSM, namun kembali terdampar di dunia penulisan, terutama secara akademik. Sejak tahun 2002, Edi tercatat sebagai dosen tetap Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed Purwokerto dan mengampu mata kuliah Teknik Penulisan. Di kampus, selain ikut merintis beberapa jurnal ilmiah juga, tercatat sebagai Redaktur Pelaksana Majalah ‘Suara Soedirman’ (2004) dan Pemimpin Redaksi Majalah ‘Kontribusi’ (2009-2010). Saat ini, pria kelahiran Jepara ini adalah Redaktur Pelaksana Majalah Tarbawi dan peserta program S3 Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia. http://sekolahmenulistarbawi.com/?page_id=76 Tanya jawab (FAQ) Tanya Jawab (FAQ) Pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan 1. Bagaimana cara mendaftar di SMT? Klik menu ” kelas menulis”, “daftar”. ikuti perintah selanjutnya. 2. Bagaimana jadwal belajar di SMT? Hari apa dan jam berapa? Jadwal belajar SMT mengikuti kegiatan terkait, yaitu (1) meresapi isi modul, (2) penugasan, (3) evaluasi tugas, dan (4) konferensi online. Untuk poin (1) s.d. (3) bisa dilakukan kapan saja, sedangkan konferensi online dilakukan selama dua jam tiap pekan. Waktu akan diberitahukan kemudian. 3. Apa kelebihan belajar di SMT? Pertama, Sekolah Menulis Tarbawi (SMT) tak semata mengajarkan aspek-aspek teknik penulisan, tetapi juga dimensi filosofis. Bahkan inilah yang lebih penting. Karena, menulis tak semata merangkai gagasan atau menuangkan perasaan, tetapi sebuah kerja penghayatan. Kedua, pembelajaran dipandu langsung oleh pendiri dan redaktur Majalah Tarbawi yang telah bertahun-tahun mempraktikkan model penulisan sebagai kerja filosofis. Ketiga, dengan sistem online, pembelajaran bisa dilakukan secara fleksibel. Di mana pun, kapan pun Anda bisa bergabung dengan SMT. 4. Bagaimana sistem belajar di SMT? Pembelajaran di SMT berbasis kompetensi. Modul-modul yang tersedia mewakili bahan kajian yang diperlukan untuk mencapai kompetensi tertentu. Siswa akan dipandu secara aktif untuk mencapai kompetensi tersebut, melalui berbagai ragam tugas dan juga komunikasi langsung pengajar dan siswa dalam konferensi. 5. Di mana lokasi pelatihannya? Karena dilakukan secara online, SMT bisa diikuti oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Begitu mendaftar, anda segera akan diaktivasi menjadi siswa SMT. 6. Fasilitas apa saja yang bisa diperoleh peserta? Setiap siswa SMT bisa mengikuti seluruh proses pembelajaran, mulai dari download modul, konferensi online dengan pengajar, hingga kesempatan untuk mempublikasikan karyanya, baik secara online maupun offline di majalah Tarbawi. Selain itu, siswa juga akan mendapatkan buku dan serifikat. 7. Bagaimana cara mendapatkan modul pelatihan? Begitu mendaftar dan telah diaktivasi menjadi siswa SMT, Anda akan diberi akses untuk men-download modul-modul yang tersedia. 8. Saya sangat sibuk, mungkinkah saya bergabung? Pembelajaran ini disiapkan untuk siapa saja dengan kondisi apapun. Jadi, kalau Anda sibuk, no problem! Waktu belajar bisa diatur sedemikian rupa, mengikuti jadwal Anda. 9. Saya tidak banyak tahu soal internet, bisakah saya ikut? Jangan khawatir, kami telah menyiapkan panduan belajarnya, tak jadi masalah meskipun Anda baru pertama kali memegang internet. 10. Saya jarang mengakses internet, bisakah saya ikut? Pembelajaran SMT tak mengharuskan Anda sering-sering buka internet. Minimal, Anda hanya butuh beberapa menit seja di depan internet, selebihnya Anda akan alami pembelajaran secara offline. 11. Setelah periode belajar selesai, apakah ada tindak lanjut kegiatan? Kemampuan menulis akan paralel dengan jam terbang. Maka, selepas periode belajar dalam SMT, kami menyediakan Komunitas Tarbawi untuk terus berlatih menulis. Di dalamnya, Anda bisa berbagi ide, saling mengevaluasi tulisan, atau berbagi informasi apapun seputar dunia tulis menulis atau lainnya. 12. Jika saya sudah mendaftar tetapi tidak bisa mengikuti program SMT, bisakah saya melanjutkan belajar kembali? Anda masih tetap bisa mengikuti seluruh kegiatan, selama masih dalam rentang waktu pembelajaran. 13. Apakah ada kegiatan tatap muka dengan pengajar SMT? Ya, kami menyediakan forum tatap muka dengan pengajar, sebulan sekali, di kantor redaksi Majalah Tarbawi. 14. Bila saya ingin fokus menjadi penulis, adakah program lanjutan khusus? Ya, kami telah mempersiapkan program khusus bagi Anda yang ingin fokus menjadi penulis Informasi lebih lanjut klik disini…
