Oase Ramadhan*
*dari Catatan Ramadhan (12) fb:Taura Taufikurahman
 Ramadhan adalah oase tempat para
pengelana singgah dari perjalanan panjang, melelahkan dan penuh tipuan
fatamorgana duniawi. Oase tempat meneguk kesejukan air surgawi yang
terpancar deras dan mengalir membasahi kerongkongan spiritual,
menghidupkan dan membangkitkan ruh zaman yang bersemayam di dada para
pencari dan pencinta kebenaran sejati. Para pengelana
singgah sejenak di oase ini, sebulan saja, menikmati jamuan Ilahi dalam
kekhusyu'an dzikir, qiyamullail, do'a, shadaqoh dan lantunan kalam
mulia AlQur'an dari mulut yang berbau kesturi, membasuh kegersangan
jiwa, menumbuh suburkan benih keimanan dan membuahkan amal shaleh yang
berterusan. Di oase ini para pengelana membuka, membaca
dan memahami kembali peta rute perjalanan, sambil menyiapkan dan
mengokohkan perbekalan ruhiyah,  menanti datangnya suatu malam yang
nilainya lebih dari seribu bulan, saat para malaikat dan Jibril turun
menebar rahmat dan keselamatan di atas oase ini, atas perintah Sang
Khaliq, hingga fajar berkelebat. Di sini para pengelana membersihkan
diri dari segenap kekotoran dan debu duniawi dengan air bening surgawi
yang dikirim dari telaga ArRayyan, dan kelak akan keluar dari oase,
melanjutkan perjalanan, secara spiritual bak bayi yang bersih dari 
noda. Perjalanan
duniawi yang masih akan mereka tempuh membutuhkan mental baja untuk
menghalau para perompak dijalan, yang menghadang pada setiap tikungan
dalam beraneka bentuk tipuan dan kejahatan. Para perompak itu bahkan
dapat merasuk kedalam jiwa dan aliran darah setiap pengelana, membuat
para pengelana ini tersesat, sibuk mengejar fatamorgana lalu kehabisan
waktu ketika harus mengejar tempat yang dituju, bahkan banyak yang tak
tahu lagi kemana harus menuju, kehilangan orientasi perjalanan hidup.
Celaka ! Perjalanan yang penuh resiko ini akan sangat
berbahaya bila ditempuh seorang diri. Setiap pengelana  membutuhkan
teman perjalanan, bahkan sebuah kafilah besar agar musuh tidak leluasa
memperdayai mereka. Kafilah ini merekatkan jiwa setiap pengelana dengan
jalinan ukhuwah, dihiasi semangat untuk saling berbagi, saling
menasehati, saling tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa. Ramadhan
adalah oase tempat kita bercermin di airnya yang jernih, sambil
berharap kiranya wajah ini layak untuk menatap Sang Khaliq yang
dirindukan, yang menjadi tujuan hakiki perjalanan setiap pengelana di
dunia yang fana. Ya Rahman ya Rahiem, tunjuki kami jalan
yang lurus menuju keridhoan-Mu, bukan jalan mereka yang tersesat dan
bukan pula jalan mereka yang Kau murkai. Izinkan wajah kami menatap
kemuliaan wajah-Mu di yaumul akhir nanti, dan jauhkan Kami dari siksa
api neraka yang tak seorangpun sanggup menanggungnya. Karena itu ya
Rabb, di oase ramadhan-Mu yang sejuk dan penuh keberkahan, kami
panjatkan pengharapan: maghfiroh-Mu kami pohonkan, rahmat dan kasih
sayang-Mu kami rindukan.
Salam,TfR

http://taufikurahman.wordpress.com


      

Kirim email ke