Greenpeace gak berani ama rothschild kali yaa?cmiiw Sent from my blackberry® powered by INDOSAT
-----Original Message----- From: Nugroho Laison <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 28 Sep 2010 02:08:18 To: SMA 1 Bekasi<[email protected]>; Binusnet<[email protected]>; Blue Jackets<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [sma1bks] FWd: [Koran Digital] Beranikah Greenpeace Menggugat Freeport? Pada 28 September 2010 14.10, Koran Digital <korandigi...@...> menulis: Beranikah Greenpeace Menggugat Freeport? Selasa, 28 September 2010 , 12:30:00 WIB Saya iseng-iseng membuka mesin pencari kata Google, dan memasukan key word “Greenpeace” dan “Freeport Indonesia”. Menariknya, tak ada satu kata pun, apalagi kalimat yang memberitakan statemen Greepeace tentang perusahaan tambang asal Amerika itu. Sebagai pembanding, saya kembali memasukan key word “Greenpeace Indonesia”, tapi kali ini dengan kata “sawit”. Apa yang saya temukan? Ada puluhan, bahkan ratusan berita berisi kritikan keras dan tajam Greenpeace terhadap produk sawit nasional. Intinya,mereka menuding produksi sawit Indonesia dalam proses produksinya melakukan perusakan lingkungan. Untuk itu, mereka meneriakan penolakan terhadap produk sawit nasional. Tak cukup itu, mereka juga menekan perusahaan-perusahaan asing yang selama ini menjadi mitra dan pemakai minyak sawit Indonesia, untuk menghentikan kerjasama. Belum puas juga, Greenpeace juga menekan perbankan asing agar tidak mengucurkan kreditnya kepada petani dan pengusaha sawit nasional dengan dalih yang sama. Yang menjadi pertanyaan saya, ada kepentingan apa Greenpeace begitu keras dan seringnya melontarkan kritik tentang sawit? Namun, di sisi lain, dia terlihat mandul bahkan banci saat menghadapi Freeport? Tita Yunita, Pagedangan - Tangerang http://www.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=4987 --
