Anak Diculik, Tiga Malam Ambar Tak Tidur BEKASI, KOMPAS.com - Pelaku penculikan anak di bawah umur untuk diekploitasi menjadi pengemis hingga kemarin masih berkeliaran. Setelah menahan Agus Irawan (14), Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi masih memburu kawanan penculik lainnya.
Agus adalah salah satu anggota sindikat yang diringkus warga di sekitar pertigaan Kranji, Jalan Sudirman, Kota Bekasi, Minggu (26/9/2010) sekitar pukul 20.00. Agus sempat membawa kabur Melisa Novitasari (5) ke Bogor pada Jumat malam. Minggu malam itu, Melisa yang sudah tiga hari dicari orangtuanya tampak di sekitar pertigaan Kranji bersama Agus. "Kelabakan kami mencari ke sana-sini, tiga malam enggak bisa tidur. Saya enggak kenal Agus, hanya hafal wajah anak saya. Begitu sekilas melihat anak saya, langsung saja saya teriak minta tolong. Tahunya Agus sudah dikerubutin warga," tutur Ambarsari Dewi (33), ibu Melisa, kemarin. Di depan polisi, Agus yang sudah babak belur dikeroyok massa mengaku hanya menjadi suruhan Nico Bram Sanjaya (16) dan seorang lelaki lainnya yang selalu bertopeng. "Saya enggak tahu di mana mereka sekarang," katanya. Polisi kini tengah memburu dua orang tersebut. Mereka diduga menjadi otak pelaku ekspolitasi anak menjadi pengemis di wilayah Jabodetabek. Komplotan itu telah menculik tiga anak sekaligus pada Jumat lalu di Swalayan Naga, Kranji, Medan Satria. Ketiga korban adalah Melisa Novitasari (5), Zulfikar (5), dan Ester (9). Ketiga anak warga Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, itu diculik saat ikut orangtua mereka berbelanja. Pengakuan Agus, dia semula mendekati ketiga anak itu dengan menawarkan makanan ringan. Ketiganya kemudian diajak jalan-jalan menggunakan mobil. Baru sekitar satu kilometer dari lokasi, tepatnya saat di Gelanggang Olahraga (GOR) Jalan Achmad Yani, Zulfikar dan Ester meronta minta dipulangkan. Agus menurunkan kedua anak itu dan menaikkan keduanya ke angkot yang mengarah ke Kranji. Sementara Melisa terus diajak ke Cikarang, Kabupaten Bekasi, dan berlanjut hingga ke Terminal Baranangsiang, Kota Bogor. Di Kota Hujan itu, Melisa dipaksa meminta uang kepada penumpang kendaraan umum. Melisa juga menjadi korban pelecehan seksual. Agus mengaku berlaku tak senonoh kepada korban saat memandikannya di masjid di Bogor. Setelah tiga hari dipaksa mengemis di Bogor, Agus membawa Melisa ke Bekasi. Agus kembali memaksa Melisa mengemis di depan Stasiun Kranji, Medan Satria, sebelum diringkus warga. Akibat perlakuan itu, Melisa mengalami trauma. (Ichwan Chasani) [Non-text portions of this message have been removed] AriefK Sent from my NerdBerry® freakz smartphone ------------------------------------ -------------------------------------------------- Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, kirim email ke [email protected] Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
