---------- Forwarded message ---------- From: Widjajono Partowidagdo <> Date: 2011/6/19
KKN sudah menjadi kebiasaan sejak Orde Baru. Hanya dulu yang kebagian yang Dekat Istana dan Petinggi Militer (Saya dari Keluarga Militer). Dulu kebanyakan Gubernur dan Bupati dari Militer. Akibat Demokrasi dan Desentralisasi (Dulu Otoriter dan Sentralisasi) sekarang KKN lebih merata pada Eksekutif, Legislatif, Judikatif, Pusat dan Daerah. Peranan Militer sekarang jauh lebih pada profesinya. Dengan diungkapnya Korupsi dan dihukum dan dipermalukannya Sebagian Koruptor (makin Transparan) Insya Allah Indonesia lebih baik. Pepatah Korea: Kamu tidak dapat menutup langit dengan tangan. Korea Selatan dimasa lalu adalah negara yang Korupsinya sangat parah dan sekarang Innovation Indexnya nomor dua di Dunia (sesudah Singapur). Lagipula Pemerataan (Desentralisasi) sekarang lebih baik, Bangsa Indonesia tambah Pintar dan Peranan Internet luar biasa. Dengan Network Insya Allah kita bisa melewati Ujian2 ini. Kita akan lebih baik kalau Pemerintah, Pengusaha, Akademisi dan Masyarakat Awamnya baik. Tugas kita adalah membuat semua Anak Bangsa menjadi lebih Pintar dan Bermoral (punya Otak dan Hati). Jangan hanya berharap pada Pemerintah. Rakyat yang Pintar dan Bermoral akan memilih Wakil dan Pemimpin yang Terbaik dan dapat mengingatkan dan menghukum apabila Mereka melakukan Penyelewengan. Yang bisa melewati Ujian (Lulus) selalu mencapai Tingkat yang lebih Tinggi. Pepatah Cina: Yang menentukan masa depan adalah apa yang kita lakukan hari ini dan yang menentukan hari ini adalah yang kita perbuat di masa lalu. Ever Onward, Never Retreat. Salam, widjajono PS: Manfaat utama dari Milis adalah menciptakan Network. Network dapat menyelesaikan permasalahan dan membuat Negara ini dan Dunia lebih baik. Tuhan memaksudkan internet ditemukan untuk itu. Menurut Naisbitt organisasi yang berhasil menyelesaikan permasalahan dan memberdayakan adalah yang lebih demokratis (bottom-up) serta berupa network dan bukan birokratis yang hirarkis. Naisbitt menyatakan: " The failure of hierarchies to solve society's problem forces people to talk to one another and that was the beginning of network". Kegagalan hirarki menyelesaikan permasalahan masyarakat mendorong masyarakat berbicara satu sama lain dan itu adalah permulaan dari jaringan kerja. Network adalah masyarakat yang berbicara satu sama lain, saling membagi ide, informasi dan sumber daya. Network menawarkan apa yang tidak dapat diberikan birokrasi yaitu hubungan horizontal yang tidak membedakan orang (egalitarian).
