Susah juga ya program E-KTP ini. Sebetulnya programnya baik yaitu untuk lebih meringankan dan menghilangkan double KTP tapi ternyata banyak meyusahkan orang banyak.
Tapi Alhamdulillah saya mungkin termasuk yang beruntung karena dapat undangan tgl 22 feb dan harus datang tgl 23 februari, terpaksa cuti masal di daerah saya (lumayan bisa "arisan" dengan tetangga di kecamatan mustika jaya). Saya datang jam 08.00 (sesuai undangan) dan dapat antrian nomor 280 dan jam 11.00 siang sudah bisa foto dan proses, nggak sampai 15 menit sudah keluar. Tapi KTP nya jadi nya bisa 3 bulan atau mungkin lebih hehehe.. nb. Di daerah saya (kecamatan mustika jaya) bisa melayani : --> senin - jum'at = max 1,200 orang ( 300 x 4) ==> tukang foto 4 dan masing-masing bisa melayanin 300 orang per hari --> sabtu = max 800 (mungkin dikurangin jam kerja nya) Untuk kecamatan bekasi barat, saya kurang tahu. Tapi kemarin orang tua saya (tinggal di kecamatan bekasi selatan) katanya disuruh temannya untuk buat e-ktp di kantor RW di bekasi barat. Katanya RW tersebut mengundang tukang foto nya supaya bisa dilaksanakan di kantor RW tersebut. Kalau ini benar berarti ada kemungkinan tukang foto yang di kecamatannya menjadi berkurang. Benar tidaknya hanya Allah yang tahu. ________________________________ Dari: Arief Kurniawan <[email protected]> Kepada: Milis SMA 1 Bekasi <[email protected]> Dikirim: Senin, 27 Februari 2012 22:50 Judul: Re: [sma1bks] Proses pembuatan e-ktp di kecamatan Bekasi Barat Di mustika jaya, hari kerja max nomer 1000, hari sabtu 500 AriefK Sent from my NerdBerry® freakz smartphone ________________________________ From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 27 Feb 2012 15:33:18 +0000 To: yahogrupp sma1<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [sma1bks] Proses pembuatan e-ktp di kecamatan Bekasi Barat Kalau dipikir2, seberapa sering yah penduduk Kota Bekasi, ngelongok kantor Kecamatan ? Hehehehe ... Atau pembuatan e-KTP jadi kampanye demografi bagi penduduk yang tinggal di daerah tersebut ? Hehehehehe ... Atau, jangan2 pemenang penyedia layanan e-KTP, merupakan pemenang dengan harga termurah, sehingga proses mobilisasi team sedikit terhambat, ditambah sinkronisasi penyedia layanan dengan Pemkot membutuhkan sedikit penambahan waktu. Seinget gw mah, sebelum disentralkan ke kecamatan, sempat ada undangan untuk mengambil nomor di Kelurahan. Mengapa tidak ditindaklanjuti yach? Jikalau ada kelemahan infrastruktur penyedia, mungkin perlu ditelaah dulu, apakah kelemahan ada di Kecamatan, atau Infrastruktur penyedia nya. (Masing2 region kayaknya beda deh) ... Yang perlu diacungi jempol, menurut gw adalah kesadaran masyarakat (dari kelas atas sampai menengah kebawah) untuk berpartisipasi aktif dalam e-KTP. Rela meluangkan waktu liburnya utk ke Kecamatan. (kira2 pegawai/karyawan kantoran yg kerja di jakarta mau nggak yah izin 2 hari untuk ngambil nomor dan poto) ? Selain itu, Kayaknya sih ada kuota, pada 1 hari maksimal berapa ratus deh. Gw inget banget (hari sabtu pukul 10p.m), bagaimana pegawai di loket (kebetulan cewek, masih lajang dan ngorbanin malam mingguannya), diomelin sama atasannya untuk menutup loket dengan alasan sudah melebihi kuota. Lalu bapak2 yg diminta kembali lagi hari minggu untuk mengambil nomor, mengajukan argumentasi. Dibelakang bapak2 tsb masih ada sekitar 70-an orang yg masih mengantri. Akhirnya ada yg nyeruak dari antrian belakang (Ibu, saya staf khusus xxx. Kami respek dengan upaya pemerintah, dengan keterbatasan infrastruktur, tetap membuka loket walau sudah larut malam. Mohon respek dan pegal2nya kami mengantri jangan dicederai oleh kuota). Xixixixixi ... Apakah itu kegagalan Oknum Camat, ataukah kegagalan rekruitment penyedia jasa, ataukah kegagalan penyiapan sistem, ataukah proses transisi sistem masih memerlukan waktu untuk sinkronisasi ? Selamat refleksi... Piss ah ... Powered by Telkomsel BlackBerry® ________________________________ From: dino bravo <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 27 Feb 2012 13:01:31 +0000 (GMT) To: [email protected]<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [sma1bks] Proses pembuatan e-ktp di kecamatan Bekasi Barat Salam sejahtera , thanks for sharing, Mungkin sebaiknya pengalaman pahit ini di expose di media2 nasional , ini semua hanyalah permainan oknum & camat Bekasi Barat yg GAGAL melakukan tugasnya ! seharusnya di jaman internet ini mereka berpikir ;Bagaimana untuk mempermudah & membuat nyaman setiap warganya bukan sebaliknya ,pikirlah baik2 dgn logika, Dimana di dunia ini kita harus ke kantor pemerintahan jam 12malam ? Mudah2an ada manfa'atnya,trims.
