Terima kasih banyak atas infonya Mas Ilman.ane dah forward ke milis yg
ane kirimi artikel dari yahoo sebelumnya.
Best Regards and Wassalam,

Nugon (yg sedih karena kemarin tdk bisa ikut reuni, dan sekarang sulit
nonton bola, karena TV dikuasai oleh keluarga yg tdk suka nonton bola)
--- In [email protected], "its2free" <ilman.Bagus@...> wrote:
>
>
>
>
> Ada balesannya gan. Sayangnya ga ada media yang memberitakan.. :(
>
>
http://flp-aceh.net/opini-essai/salah-distribusi-penulis-yang-kena-getah\
.html
>
http://flp-aceh.net/berita/helvy-tiana-rosa-tidak-benar-buku-flp-mengand\
ung-unsur-pornografi.html
>
> Diberitakan oleh berbagai media, beberapa karya dari anggota Forum
Lingkar Pena (FLP) mengandung unsur pornografi. Beragam berita simpang
siur. Menanggapi hal demikian, seorang tokoh sastrawan Islam di Tanah
Air yang juga sekaligus pendiri Forum Lingkar Pena (FLP) memberikan
kesaksian melalui akun Facebooknya (13/Juni/2012). Berikut kutipan
lengkapnya:
>
> Prihatin atas pernyataan-pernyataan aneh tentang "buku porno" yang
ditujukan pada penulis-penulis ini: Jazimah Al-Muhyi Full (Duka di
Wibeng), Galang Lufityanto (Tidak Hilang Sebuah Nama) dan Intan Savitri
(Syahid Samurai dan Festival Syahidah) hanya karena buku-buku tersebut
di temukan masuk dalam list buku bacaan SD di beberapa daerah. Saya
sudah baca buku itu sejak masa saya masih di Majalah Annida (1991-2001).
>
> Buku-buku itu cocok untuk bacaan remaja. Jadi yang salah kaprah dalam
hal ini adalah: 1. Tim seleksi buku pengayaan yang ditunjuk di tingkat
nasional/pemda yang memberi rekomendasi buku tersebut cocok untuk anak
SD, 2. Beberapa guru SD yang tidak membaca betul dan langsung menyatakan
buku-buku tersebut mengandung pornografi, 3. Beberapa media yang
mengutip tanpa mengecek lagi kebenaran hal tersebut.
>
> Saya kenal secara pribadi nama-nama penulis di atas sebagai pengurus
Forum Lingkar Pena di masa saya menjadi Ketua Umum dan sudah membaca
semua buku yang diberitakan. Saya bersaksi bahwa tidak mungkin dan tidak
benar tulisan tersebut mengandung pornografi. Sungguh aneh, buku yang
salah peruntukkannya (yang bahkan bukan salah penulis dan penerbit,
melainkan tim seleksi buku pengayaan) diberi stigma seperti itu. Nah
buku-buku yang porno betulan malah didiamkan
>
>
>
>
> --- In [email protected], Nugroho Laison nugon19@ wrote:
> >
> > kok makin yakin ada konspirasi merusak moral anak secara sistematis,
mulai dari usia dini, dari sekolah pula lagi....
> > dan kok makin yakin mau homeschooling saja ya?!
> > Â
> > Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!! Â
> > http://nugon19.multiply.com/journal
> >
> > -=-=-=-=-=-
> >
> >
http://id.yahoo.com/_ylt=AqxYoaMLG_KE.Iha0bgzn9Ruf445;_ylc=X3oDMTc1b2l0b\
WNtBF9TAzk2NTY0MDA0NgRhAzIwMTJfNl83X0J1a3VfU0QEY3BvcwMxNwRlZAMxBGcDaWQtM\
jIyNjMEaW50bANpZARpdGMDMARsdHh0A0J1a3VTRGJlcm51YW5zYXBvcm5vBHBrZ3YDMgRwb\
3MDMARzZWMDdGQtZmVhdARzbGsDdGh1bWJsaW5rBHRhcgNodHRwOi8vaWQuYmVyaXRhLnlha\
G9vLmNvbS9sYWdpLWhlYm9oLWJ1a3Utc2QtYmVybnVhbnNhLXBvcm5vZ3JhZmktMjMwMDAwM\
jgwLmh0bWwEdGVzdAM3MTM-/SIG=135e055sj/EXP=1339135165/**http%3A//id.berit\
a.yahoo.com/lagi-heboh-buku-sd-bernuansa-pornografi-230000280.html
> >
> >
> > Lagi, Heboh Buku SD Bernuansa PornografiLiputan 6 â€" 5
jam yang laluÂ
> >
> >
> >
> > Liputan6.com, Purworejo:Â Orangtua mana yang tidak miris
mendapati cerita berbau pornografi di buku pengayaan pelajaran sekolah
dasar. Sayangnya, buku seperti itu benar-benar ada bahkan beredar di
sekolah-sekolah dasar khususnya di Kebumen dan  Purworejo.
> >
> >
> > Parahnya buku-buku tersebut diamini Kementerian Pendidikan atau
Depdiknas melalui panitia penilaian buku nonteks pelajaran. Setidaknya
ada tiga buku dengan isi cerita porno, yaitu "Tambelo -Kembalinya si
Burung Camar", "Tidak Hilang Sebuah Nama", dan "Ada Duka di Wibeng",
yang semuanya diterbitkan oleh Era Citra Intermedia Solo. Â
> >
> >
> > Pada buku "Tak Hilang Sebuah Nama" misalnya, jelas-jelas menyinggung
hubungan intim yang "aman" dari kemungkinan hamil. Melihat isi buku
tersebut, para pendidik SDN Popongan, Purworejo, Jawa Tengah, langsung
mengambil tindakan.
> >
> >
> > Menanggapi beredarnya buku bernuansa pronografi di sejumlah sekolah
di wilayahnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
Purworejo Bambang Ariawan, Rabu (6/6), menandaskan tidak tahu menahu
dengan peredaran ketiga buku tersebut.
> >
> >
> > Heboh buku ajar sekolah dasar yang menganjurkan kekerasan dan
perselingkuhan juga pernah mendera di Ibu Kota melalui pelajaran
pendidikan lingkungan dan budaya Jakarta. Salah satunya memuat cerita
tentang istri simpanan dengan judul "Bang Maman dari Kalipasir".
Buku-buku tersebut langsung ditarik dari peredaran, namun tidak ada
sanksi bagi mereka yang membuat dan memprakarasi proyek buku ajar yang
sama sekali tidak mendidik tersebut.(IAN)
> >
>

Kirim email ke