Pemerintah Siap Hanguskan Nomor Prabayar yang tidak Diregistrasi

Pemerintah menyatakan siap menghanguskan (nonaktif) nomor seluler prabayar yang 
tidak juga diregistrasi pada batas akhir 28 April 2006. "Jika ada nomor 
prabayar yang belum terdaftar hingga 28 April 2006, bisa dihanguskan," kata 
Menkominfo Sofyan Djalil, di Jakarta, Selasa. Menurut dia. sikap pemerintah 
tegas, sesuai peraturan yang sudah dikeluarkan sebelumnya, jika ada nomor 
pelanggan yang tidak terdaftar berapapun prosentasenya tetap akan dinonaktifkan.

"Siapa takut. Kita juga sudah memberikan waktu yang relatif cukup bagi operator 
untuk melakukan sosialisasi," ujarnya. Sebelumnya, Kepala Bagian Humas dan Umum 
Ditjen Postel, hingga 13 Maret 2006, dari sekitar 50 juta pelanggan seluler, 
yang teregistrasi baru mencapai 34,36 persen.

"Hingga akhir periode registrasi yang dijadwalkan pada 28 April 2006, kami 
perkirakan pengguna yang terdaftar hanya mencapai sekitar 60 persen," ujar 
Gatot. Ia menjelaskan, Ditjen Postel, saat ini sedang melakukan upaya 
percepatan registrasi, selain dengan cara melakukan iklan di media cetak dan 
elektronik, juga gencar melakukan "roadshow" ke sejumlah propinsi.Menanggapi 
hal itu, Sofyan mendesak agar operator segera mempercepat proses registrasinya.

"Makanya harus dipercepat. Tidak mundur, dan batas akhir registrasi tetap 28 
April," ujar Sofyan. Terkait kemungkinan nonaktif nomor pelanggan, Dirut PT 
Indosat Hasnul Suhaimi mengatakan, berniat mengusulkan kepada pemerintah, agar 
batas akhir pelaksanaan registrasi prabayar diundur. Hasnul mengakui, tidak 
gampang mengumpulkan identitas pelanggan prabayar, karena berbagai faktor, 
antara lain tidak semua masyarakat tahu.

"Meskipun tahu dan sudah akses, caranya masih salah. Ada juga yang acuh saja. 
Kesulitan itu juga dialami operator lain," kata Hasnul. Ia menjelaskan, 
permintaan agar batas registrasi diundur bisa jadi akan dilakukan. "Tapi, 
belumlah. Kita lihat dulu perkembangan karena masih ada waktu," katanya. 
Menurut dia, sebenarnya semua operator tentu akan merasa rugi jika pelanggannya 
dihanguskan. (antara/pur)

Selasa, 14 Maret 2006  20:17:00
© 2005 Hak Cipta oleh Republika Online




------------------------------------------------------
Baca berita-2 terbaru seputar seluler via WAP:
http://tagtag.com/SMSMania

Untuk keluar dari milis, silahkan kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/SMSMania/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke