Salam,

Berikut adalah awal dari tulisan saya di blog. Saya minta maaf bila
posting ini kurang berkenan. Jika demikian didelete saja.

Manajemen konflik dalam partai

Kalau kita mau jujur, tak ada kehidupan kelompok yang tak mengalami
konflik di dalamnya, bahkan dalam kelompok yang terkecil sekalipun,
seperti sebuah keluarga. Saya masih selalu ingat nasihat orang-orang
tua saat saya hendak menikah dulu, bahwa membina sebuah keluarga,
apalagi saat-saat awal, minimal 5 tahun pertama adalah periode yang
sangat sulit. Saat-saat itu adalah saat-saat dua pribadi, dua ego,
dari dua latar yang berbeda, berusaha untuk dipadu dalam satu rumah.
Tentu akan muncul gejolak-gejolak konflik. Sebagian orang-orang tua
bahkan menceritakan bahwa saat-saat berat seperti itu juga kadang
berulang pada periode tertentu, setiap 7 tahun atau 10 tahun. Dan
setelah saya menikah, nasihat orang-orang tua tersebut memang
benar-benar nyata.

Kalau dalam kehidupan kelompok yang terkecil sekalipun konflik itu
bisa muncul, terutama dalam periode awal pertaliannya, tidaklah aneh
bahwa dalam kehidupan kelompok yang lebih besar, seperti partai
politik, konflik tersebut akan muncul juga. Partai Kebangkitan Bangsa
(PKB) tidaklah imun dari hal yang amat natural tersebut. 

Selanjutnya dapat dibaca di
http://safiramachrusah.blogspot.com/2008/11/manajemen-konflik-dalam-partai.html

Kirim email ke