Ini adalah cuplikan tulisan suami saya Mas Muhammad Taufiq Prabowo tentang Ibadah Haji dan Toleransi.
Ibadah Haji dan Toleransi Memang, saat berada di depan Mahkamah Allah semua orang sama. Seperti juga saat para jemaah haji itu di Arafah, mereka terlihat hampir seragam. Tak ada terlintas status sosial mereka. Rawin Kunkongkaphan, dari Bangkok, Thailand, bercerita pada Saudi Gazette, bahwa haji adalah pertemuan religius terbesar di dunia. Ia mengumpulkan hampir 3 juta orang di satu tempat. "Hajj is an amazing event if you look at different people coming from different parts of the world. When they put on Iharm they all become brothers." Selanjutnya, ia berpendapat bahwa haji mendorong semua orang Islam untuk bersatu dan berjihad demi kedamaian dunia. Hal senada diungkapkan oleh Habib Allah pada CNN. Warga Pakistan yang berumur 24 tahun ini belum pernah meninggalkan negerinya sebelum berhaji. Ia mengatakan bahwa ia merasa melihat "dunia secara utuh" di Mekah, Arab Saudi. "Saya merasa kita semua seperti saudara." "I never thought about this before. The hajj has changed my thoughts about other Muslims from other countries. The hajj has united us as Muslims and as brothers." Ia melanjutkan, "Setelah saya melaksanakan Haji, saya merasa bahwa dunia sangat kecil dan kami semua saling berbagi tempat ... bumi ini. Kita semua harus hidup damai satu dengan yang lain, apakah dengan Muslim atau non-Muslim." Ada juga kesaksian dari Roland Boon dari Rotterdam, Belanda, yang juga baru pertama kali berhaji. "The crowd here is really amazing, and I think it is something that you cannot describe in words." Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan pada dunia bahwa "Muslims love peace and want to live in harmony." "Saya berharap semua orang Islam dapat hidup dengan damai dan melupakan banyak perbedaan di antara mereka." Dan masih ada lagi beberapa kesaksian yang serupa dari jemaah haji lain dari berbagai negara. Hasil penelitian Harvard Kennedy School Apa yang disampaikan para jemaah haji itu sebenarnya tidak jauh beda dengan hasil penelitian yang dimotori oleh David Clingingsmith, Asim Ijaz Khwaja dan Michael Kremer dari Harvard Kennedy School, Amerika. Selanjutnya ikuti tautan berikut: http://safiramachrusah.blogspot.com/2008/12/ibadah-haji-dan-toleransi.html Safira Machrusah http://safiramachrusah.blogspot.com/ Pilihlah calon legislatif yang memperjuangkan kepentingan anda
