Ayuk..kita dukung....

 

Thanks

Best Regards

 

Andy Wahyu Daryanto

Pfizer Indonesia

Off.   62-21 8710521 ext. 108

Cell. 62-812 1008325

You can't change the past, and you can ruin a perfectly good present, by
worrying about future.

Respect for people, Innovation, Integrity, Leadership, Team work,
Customer focus & Performance

Disclaimer - This message and any attachments are confidential and may
contain privileged information intended only for the use of the
addressee(s) named above. If you are not the intended recipient or the
person responsible for delivering this message to the intended
recipient, you are hereby notified that any use, dissemination,
distribution or reproduction of this message is prohibited. If you have
received this message in error, please notify sender immediately by
return e-mail and destroy any electronic or paper copy of this message.
Sender advises that this email and any attached files should be scanned
to detect viruses and accepts no liability for loss or damage resulting
from the use of any attached files.

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of [email protected]
Sent: Friday, February 20, 2009 11:34 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [SMUN 1 Demak] makin banyak permasalah di Demak

 

Siapa yang mau galang? Dik Ari? Ayo kita dukung..

-----Original Message-----
From: zain mahasin
Sent: 02/20/2009 12:18:22
Subject: [SMUN 1 Demak] makin banyak permasalah di Demak

SEDULUR Cah Demak, Salam Demak, SMU1Demak yang masih berdomisili di
Demak, 

Apakah ada penggalangan dana dari sedulur-sedulur, wabil khusus
sederek-sederek yang aktif dikepengurusan SALAM DEMAK ?

20 Februari 2009
Kerugian Banjir Demak Rp 5,8 M

DEMAK - Banjir yang terjadi Demak sejak Januari sampai Februari 2009,
mengakibatkan kerugian cukup besar, yakni mencapai Rp 5,8 miliar.
Kerugian terbesar di sektor pertanian tanaman pangan dan tambak. Bupati
Drs H Tafta Zani MM mengatakan, kerugian meliputi padi puso 815 ha,
kedelai puso 19 ha, jagung puso 90 ha, kacang tanah 1 ha, dan kacang
hijau 1 ha. 

Sedang untuk tambak seluas 333 haktare.''Kerugian akibat banjir yang
langsung dirasakan adalah pada tambak. Karena begitu terkena banjir,
ikan yang siap panen hilang,'' terang bupati saat menerima kunjungan
Komisi E DPRD Jateng di rumah dinasya, kemarin. 

Kepada rombongan yang dipimpin Ketua Komisi Iqbal Wibisono ini Bupati
menjelaskan, wilayah kecamatan yang dilanda banjir meliputi Karangawen,
Guntur, Karangtengah, Sayung, Mranggen, Wedung, Karanganyar, Dempet dan
Demak kota. Sedangkan rumah yang tergenang sebanyak 5.723 keluarga, atau
28.615 jiwa. Genangan air kurang lebih setinggi 40 hingga 75 cm.

Menurut dia, banjir di Demak penyebab utamanya selain tanggul kritis,
juga air limpasan karena sungai tak mampu menampung tingginya debit air
dari daerah atas meliputi Purwodadi, Semarang dan Salatiga. 

Kondisi yang demikian menjadi persoalan tersendiri. Seperti jebolnya
Tanggul Cabean di Dukuh Wangun Desa Rejosari Kecamatan Karangawen yang
sulit dikendalikan. Selain kondisi tanggul banyak yang kritis, endapan
selalu menumpuk setelah banjir berlalu. 

Tanggul kritis

Pada tanggal 31 Desember lalu Tanggul Cabean jebol sepanjang sembilan
meter, lebar lima meter dan kedalaman tujuh meter. Setelah ada upaya
perbaikan pada tanggal 12 Januari, tanggul tersebut jebol lagi sepanjang
15 meter, lebar 6,5 meter, kedalaman tujuh meter. 

Lanjut Rudi, banyaknya tanggul yang kritis di Tanggul Cabean
mengakibatkan tanggul tersebut berulang-ulang jebol. Selain Tanggul
Cabean, banjir juga disebabkan meluapnya Sungai Wulan Mijen, Tanggul
Sungai Dolog Onggorawe, limpasan Sungai B15, Tanggul Sungai Setu
Wonokerto, Sungai Jajar dan limpasan air Sungai Tuntang. 

Dia menambahkan, upaya yang telah dilakukan Pemkab di antaranya membantu
kebutuhan pokok bagi korban banjir, meliputi beras, mi instan, minyak
goreng, ikan asin, telur dan lain-lain. Selain itu mengupayakan dapur
umum selama warga dilanda banjir, serta pelayanan kesehatan. (H1-16) 



Kirim email ke