--- Pada Jum, 24/4/09, indra hendri <[email protected]> menulis:

Dari: indra hendri <[email protected]>
Topik: Saya Bahagia!!!
Kepada: [email protected], [email protected]
Tanggal: Jumat, 24 April, 2009, 1:07 AM



-










    
            
            


      
      Mudah-mudahan bermanfaat.. ......... ...



Dari milis tetangga



Salam



ismed



____________ _________ _________ __



From: idaarimurtiandfrien d...@yahoogroups. com



Saya Bahagia!!!



Sebuah pertanyaan singkat yang mengena buat saya, Apakah saya bahagia?

Kalau menurut saya saya sudah cukup bahagia dengan kehidupan saat ini,

dengan menikmati semua yang saya terima dari Tuhan YME, tidak ada

masalah yang menghinggapi sampai saat ini, bisa berbagi ceria dan Ide

dengan teman-teman dan semua orang, Memiliki orang-orang yang peduli,

merupakan hal-hal yang membuat hidup ini terasa menyenangkan dan

mendatangkan kebahagian, Syukuri apa yang anda terima hari ini dan akan

terdapat kebahagian disana.



Tetapi kita sering berpikir, orang lain, sahabat, kenalan, dan tetangga

lebih berbahagia? Gampang dikatakan, mereka lebih berbahagia dan lebih

baik. Kita dalam mengejar suatu impian untuk malah kita sering lupa

bahwa kebahagiaan itu sebenarnya banyak tercecer dalam perjalanan kita

dalam mencari kebahagiaan terkdang malah orang yang mengejar bahagia

meraka sudah mengabaikan kebahagiaan itu sendiri. saat ini yang sudah

tergerus dalam roda kapitalisme dan materalisme kehidupan selalu

mengukur sebuah kebahagian dengan keberhasilan Mengumpulkan Materi yang

banyak, sehingga orang dengan kejam saling sikut untuk mendapatkanya.



Saya pernah melihat suatu keluarga Office Boy walau hidup Pas-pasan

begitu bahagia dengan keadaan yang dimilikinya, berkunjung kerumahnya

begitu teduh dengan rumah RSS, terlihat banyak cinta, senyum dan bahagia

disana, ketika pertama datang di depan pintu rumah anak-anak dan

Istrinya menyambut dengan sapaan dan senyum "hore ayah pulang' sapa anak

tersebut dan senyum terindah dari istri yang sholehah kepada suaminya,

tidak ada kekesalan di raut mukanya, anaknya juga mengajak ayahnya

membantu membuat mobil-mobilan dari kaleng susu bekas karena harga

mainan anak saat ini tidak cukup untuk membelikanya. Cuma sebaliknya

pernah juga saya diaajak berkunjung kerumah seorang eksekutif muda

perusahaan multi nasional dengan keadaan rumah yang serba lux, tapi

ketika kami datang tak ada sambutan hangat, kemana sang anak? kemana

sang istri? ternyata istri tak ada dirumah? sedang sang anak sedang asik

dengan dunianya sendiri terlarut dalam permainan Video game nya.

Kebahagiaan adalah kesederhanaan.



Di dunia ini, kita banyak menjumpai orang yang merasa tidak bahagia.

Setelah ditelusuri, orang - orang tersebut memiliki alasan yang

berbeda-beda mengapa mereka merasa tidak bahagia.Ada yang mengatakan

bahwa mereka tidak bahagia karena mereka selalu hidup dalam kekurangan,

ada pula yang merasa tidak bahagia karena belum menemukan pasangan hidup

yang tepat, ada pula yang tidak dapat menemukan kebahagiaan dalam

keluarganya karena tidak adanya keharmonisan dalam keluarga tersebut.

Atau dengan kata lain mereka tidak berhasil mendapatkan apa yang mereka

dambakan atau impikan. Selain itu, kita juga banyak menemukan orang yang

tidak pernah puas dengan apa yang telah diperoleh atau dimilikinya,

sehingga apabila orang tersebut telah berhasil meraih sesuatu, ia tidak

pernah sempat untuk menikmati kebahagiaan dengan apa yang telah

diperolehnya itu dan kemudian membuat target baru untuk dicapainya, dan

begitu seterusnya. Dan orang ini akan selalu merasa cemas apabila tujuan

berikutnya tidak tercapai.



Hal lain mengapa manusia tidak dapat merasakan kebahagiaan adalah karena

manusia cenderung untuk merenungi nasib buruk yang telah menimpanya dan

tidak mau berbuat sesuatu untuk memperbaikinya. Mereka terlalu terpaku

pada hal yang telah berlalu dan tidak dapat melupakan masa lalunya yang

pahit. Padahal jika ia mau mencoba untuk keluar dari masa lalunya yang

kelam, ia kemungkinan besar masih dapat menemukan kebahagiaan. Satu hal

lagi yang tidak kalah pentingnya adalah kecenderungan manusia untuk

berbuat mengikuti kata hati dan hawa nafsunya yang sering menjerumuskan

manusia ke dalam dosa dan menyebabkan manusia itu terjerumus dalam

lembah kesedihan dan penderitaan.



Pernahkah berfikir bahwa anda adalah orang yang paling bahagia sedunia,

cobalah berfikit seperti itu untuk meraih kebahagian hidup jangan selalu

berfikir bahwa anda adalah orang yang termalang sedunia, hidup Bahagia

adalah sebuah bentuk seni yang luar biasa Kebahagian terletak di hati

anda, bukan di mata dan di nafsu anda. ada beberapa tips agar anda bisa

bahagia



* Terima Kedaan jangan Selalu membandingkan



kita harus mulai belajar menerima keadaan. Sehingga kepercayaan diri

jugadapat muncul. Kepercayaan diri ini berkaitan dengan

keyakinan-keyakinan yang kita bangun dari dalam. "Tidak ada kehidupan

yang paling indah dengan menjadi diri sendiri. Itulah kebahagiaan  yang

sebenar-benarnya" , ketika kita mulai membandingkan maka disitulah

kebahagian akan sirna.



* Selalu beryukur dan jangan mengeluh

Apapun yang anda terima saat ini hal yang pertama yang anda lakukan

adalah mensyukurinya, karena anda masih memperolah sebuah kebaikan,

walau keadaan kita masih jauh dari kita inginkan, maka syukurilah apa

yang ada, baru kita berusaha untuk memperbaikinya. setiap Rasa syukur

atas apa yang kita terima pasti akan mendatangkan kebahagian, dan

sebaliknya setia kita mengeluh atas apa yang ada pada dirikita maka

kebahagian akan menjauh.



* Cobalah Berbagi 



Mengapa harus berbagi, dengan berbagi kita dapat menyadari kita memiliki

sesuatu yang lebih, dan hal itu menuntunkita pada kebahagian, apakah

orang kikir dan tidak pernah memberi akan bahagia? jawabnya adalah tidak

dengan kikir kita akan selalu merasa menderita dan kekurangan bukan,

sebaliknya memberi itu membuat kita merasa memiliki lebih dan dengan

memberi kita bisa membuat jiwa kita bahagia dan orang lain bahagia,

ternyata kebahagian itu bisa menular loh. orang-orang yang suka memberi

akan memanen hasil-hasil yang diharapkan



* Bahagialah menjadi diri sendiri



Mengutip perkataan Jamaluddin Rumi,semuanya dikirim sebagai pembimbing

kehidupan dari sebuah tempat yang tidak terbayangkan. "Tidak hanya orang

cantik saja yang berguna, orang jelek juga berguna.Gunanya adalah karena

orang jelek, orang cantik terlihat jadi tambah cantik. Jadi semuanya ada

gunanya. Jadi bahagialah menjadi diri anda sendiri.



Banyak orang yang sukar untuk mendapatkan kebahagiaan karena mereka

berusaha untuk mencari kebahagiaan semu, yaitu kebahagiaan yang

dirasakan apabila mereka berhasil mendapatkan atau meraih sesuatu yang

di luar dirinya. Sesuatu tersebut bisa berupa harta benda duniawi,

ketenaran, nama baik, harga diri, kekuasaan, dsb.Apabila seseorang

mendefinisikan kebahagiaan seperti ini, maka kebahagiaan yang didapat

adalah kebahagiaan yang bersifat sementara. Biasanya kebahagiaan

tersebut berlangsung dalam tempo yang singkat.



Banyak orang yang tidak menyadari bahwa kebahagiaan dapat digali dari

dalam diri tiap-tiap pribadi. Apabila seseorang telah berhasil menemukan

kebahagiaan yang ada dalam dirinya, maka orang tersebut akan selalu

merasakan bahagia dalam hidupnya, apa pun yang terjadi dalam

hidupnya.Kebahagiaa n ini tercapai apabila kita dapat selalu merasakan

ketenangan, kedamaian, dan keceriaan dalam segala situasi. Orang yang

telah menemukan kebahagiaan dalam dirinya biasanya dapat selalu menerima

kenyataan yang terjadi dalam hidupnya dengan besar hati.



Jadi apapun, siapapun anda, anda berhak untuk bahagia, dan kebahagian

sejati tidak bisa di ukur dengan seberapa materi dan kesuksesan yang

anda terima, karena materi tidak bisa membeli kebahagian. "Sumur

kehidupan yang tidak pernah kering berada di dalam. Sumur ini hanya kita

temukan dan kita timba airnya kalau kita bisa mengetahui diri kita

sendiri," Seandainya diri sendiri telah ditemukan, maka artinya kita

kemudian mengetahui kehidupan. Jadi sederhana untuk bahagia yaitu

Terima, Syukuri dan nikmati kehidupan anda, maka anda akan bahagia. Jadi

apakah anda Bahagia? Maka jawablah dengan tegas bahwa "Saya bahagia

dengan keadaan saat ini"



" Materi sebesar apapun tidak akan bisa membeli kebahagian hati "







 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        




      


      Pemanasan global? Apa sih itu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 
http://id.answers.yahoo.com

Kirim email ke