----- Pesan Diteruskan ----
Dari: Miftahul Hakim <[email protected]>
Kepada: SMA N 3 Bandung <[email protected]>; [email protected]; 
UPN TK <[email protected]>; UPN TK 90 <[email protected]>; 
Manajemen <[email protected]>; Manager Indonesia 
<[email protected]>; Francy <[email protected]>; Francy 
Risvansuna <[email protected]>; Farida Haryani <[email protected]>; Farida 
Haryani <[email protected]>; Rady Kadir <[email protected]>; Enita 
Sucipto <[email protected]>; Nailil Husna <[email protected]>; Hadi 
Widianto <[email protected]>
Terkirim: Rabu, 17 Juni, 2009 19:19:23
Judul: [upn-tk] Fw: 7%





   7%


>
>Suatu ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk berkomunikasi
>dengan Tuhannya dan berkata, "Tuhan ijinkan saya untuk dapat melihat
>seperti apakah Neraka dan Surga itu".
>
>Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan
>kemudian membiarkannya melihat ke dalam.
>
>Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di
>tengahnya terdapat semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat
>manusia tersebut mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi
>orang-orang yang kurus yang tampak sangat kelaparan.
>
>Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang terikat pada
>tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai
>mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi.
>
>Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai
>mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil.
>
>Si Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan kesengsaraan yang
>dilihatnya dalam ruangan itu.
>
>Tuhan berkata, "Kamu sudah melihat NERAKA"
>
>Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi meja beserta sup
>dan orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan di pintu
>pertama. Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut
>berbadan sehat dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja
>tersebut.
>
>Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan berkata "Apa yang
>terjadi ? kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat
>lebih bergembira ?"
>
>Tuhan kemudian menjelaskan, "Sangat sederhana, yang dibutuhkan hanyalah
>satu sifat baik"
>
>"Perhatikan bahwa orang-orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang
>dapat dicapainya dengan sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan
>lain orang-orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya
>sendiri "
>
>Diperkirakan bahwa 93% penerima tidak akan memforward   cerita ini .
>Bila anda termasuk sisa 7% yang akan memforward nya, lakukanlah dengan
>memberi judul 7%  pada title nya.
>
>Saya termasuk yang 7% tadi, ingatlah saya akan selalu ada untuk berbagi
>sendok dengan anda!
>(Diterjemahkan dan diforward dari milis tetangga)
>
>
>
>
>
> 




      Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke