Aku dibesarkan dengan kasih sayang, manja, dan
kecukupan....
Sebuah senandung hati

Bagaimana aku tidak dibesarkan dengan kasih sayang
kalau tiap perkataan kepadaku selalu dimulai dengan
"Bismillahirrahmaanirrahiim", dengan nama Allah Yang
Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Aku dibesarkan dengan
kecukupan, bagaimana tidak, aku selalu dijanjikan
kecukupan dari Allah Yang Maha Pemurah.
Bagaimana aku tidak dimanja, kalau bagaimana bandelnya
aku, teguran kepadaku selalu dimulai dengan nama Allah
Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Tiada
sesuatupun yang menimpaku atas dasar kedhaliman
semata, pasti hanya karena sayangnya Allah padaku yang
tidak menginginkan aku masuk neraka.
Bagaimana aku selalu ditemani, dijaga, dan dihibur,
selesai kata-kata penuh cinta itu, aku boleh
bergantung pada-Nya, kapan saja, dimana saja, dalam
keadaan apapun. Aku boleh minta dijaga dari kejahatan
segala makhluk, dari kegelapan malam, dari kejahatan
tukang sihir dan orang yang dengki kepadaku.
Dengan kasih sayang tiada batas, aku boleh minta
dipelihara, disayangi raja semua manusia, menolak
semua penghambaan kepada manusia seperti aku, minta
dilindungi dari bisikan-bisikan jahat dalam hatiku
yang aku sendiri tidak bisa mengendalikannya. Betapa
enaknya hidupku kuserahkan pada-Nya.
Aku boleh cengeng kapanpun ketika aku merasa lemah,
sedih dan merasa tidak berdaya. Aku boleh menangis
sepuasku tanpa takut akan merasa sia-sia. Karena aku
tahu ada yang mencintaiku karena rasa kecilku. Karena
aku tahu ada kekuatan yang bisa berbuat segalanya pada
diriku dan alam semesta ini. Toh diriku dan alam
semesta ini milik-Nya.
Aku tak perlu bingung ketika aku menemukan diri ini
bodoh, tidak bisa menjawab semua pertanyaan dalam
diriku, karena aku tahu diri ini memang terbatas.
Terbatas oleh ilmu yang diajarkan-Nya. Aku tahu bahwa
tak ada segala sesuatu yang salah cipta, kecelakaan,
maupun kebetulan. Aku tahu semua dalam rencana-Nya
Yang Maha Bijaksana, Yang Maha Pemurah dan Maha
Pengasih. Ah, aku jalankan saja apa yang aku mampu,
toh aku tidak akan dituntut melebihi kemampuanku.
Dan dari semua yang kuungkapkan di atas aku tak perlu
takut dipandang lemah oleh orang sekitarku. Karena
semua rasaku, cengengku, harapku, takutku hanya
untuk-Nya, tidak untuk makhluk-Nya. Toh kalau
sama-sama manusia mah, sama-sama nggak mampu, banyak
salahnya. Ah, indahnya kalau aku jadi hamba Allah.
------------------

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com __._,_.___


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke