assalamualaikum
  hidup di campus MOSA merupakn hidup di surganya asrama yang gak bisa 
dibandingkan dengan asrama IPDN,AKMIL,AKPOL atau sekolah kedinasan lainnya yang 
punya kehidupan asrama.kekerasan di MOSA yg saya alami dulu dari abang2 saya 
anggap tidak lebih daripada bentuk teguran keras abang supaya adeknya menjdi  
lebih baek.emang sih kadang2 brutal dan seharusnya ini yg HARUS DILARANG SUPAYA 
tidak TERJADI!!!kontrol dari guru,kepsek,kpl asrama,dll sangt diharapkan tapi 
KONTROL dari osis,MPK,ketua asrama,dll yg di-tua-kan di asrama hendaknya lebih 
dijalankn dikarenakn mereka itu bagian dari sistem dan lebih tau akan setiap 
tindak tanduk dari teman2nya.setidaknya dalam hal ini sikap kepemimpinan mereka 
teruji.
  siapa sih yg memulakn kekerasan di MOSA?tampaknya kita gak perlu bahas karena 
memojokkan suatu kelompok bukan suatu jalan keluar dari masalah.tapi yang 
terpenting adlh membuat masalah menjadi tidak masalh.gimana?
  sebagai bahan pertimbangan adek2 dan boleh juga disanggah oleh semua 
rekan2klo emang ini tidak BENAR.kekerasan yg terjadi di MOSA itu lebih ringan 
daripada hidup OSPEK di ITB or fakultas teknik seluruh indonesia walaupun cuma 
seminggu atau bahkan tiga hari tapi sangat terasa lo.dan bahkan tingkat 
senioritas di kedokteran pun tidak kalahnya dengan lulusn AKMIL.walopun penuh 
dengan kelembutan,yg namanya kedokteran itu klo dilapangan/kerja apalagi ambil 
spesialis,masih ada juga senioritas terjadi walo tidak kaku spt AKMIL/AKPOL.
  apabila kita urutkan dengan berbgai macam kehidupan yang ada, umumnya di 
Indonesia HIDUP itu PERANG makanya harus KERAS.makany didikan keras dgn ada 
sedikit senioritas masih diperlukan untuk menghasilkan Alumni MOSA yg siap 
terjun ke dalam kehidupan yg sebenarnya.sedangkan kekerasan yg mutlak 
dihapuskan adl kekerasan BRUTAL dan tidak TERARAH,karena itu semua tiada 
artinya..
   
   
   
  IQBAL TAWAKKAL
  MOSA let 4
   

       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

Kirim email ke