Nb: Hehe.. abis didengerin jangan lupa confirmasi, "kira-kira yang lain udh tau 
belom?'
   
  ===========================================================================
  Seorang penjual topi berjalan melintasi hutan. Karena cuaca panas, ia 
memutuskan beristirahat sejenak dibawah sebuah pohon besar. Sebelum merebahkan 
diri, ia meletakkan keranjang berisi topi-topi dagangan disampingnya. Beberapa 
jam ia terlelap dan terbangun oleh suara-suara ribut. 

Hal pertama yang disadarinya adalah bahwa semua topi dagangannya telah hilang. 
Kemudian ia mendengar suara monyet-monyet di atas pohon. Ia mendongak keatas 
dan betapa terkejutnya ia melihat pohon itu penuh dengan monyet. Yang semuanya 
mengenakan topi-topinya. 

Penjual topi itu terduduk dan berpikir keras bagaimana caranya ia bisa 
mendapatkan kembali topi-topi dagangannya yang sedang dibuat main-main oleh 
monyet-monyet itu. Ia berpikir dan berpikir, dan mulai menggaruk-garuk 
kepalanya. Ternyata monyet-monyet itu menirukan tingkah lakunya. Kemudian, ia 
melepas topinya dan mengipas-ngipaskan ke wajahnya. Ternyata monyet-monyet itu 
pun melakukan hal yang sama. 

Aha..! Ia pun mendapat ide..! Lalu ia membuang topinya ke tanah, dan 
monyet-monyet itu juga membuang topi-topi di tangan mereka ke tanah. Segera 
saja si penjual itu mengumpulkan dan mendapatkan kembali semua topi-topinya. Ia 
pun melanjutkan perjalanannya. 

Lima puluh tahun kemudian, cucu dari si penjual topi itu juga menjadi seorang 
penjual topi juga dan telah mendengar cerita tentang monyet-monyet itu dari 
kakeknya. Suatu hari, persis seperti kakeknya, ia melintasi hutan yang sama. Ia 
beristirahat di bawah pohon yang sama dan meletakkan keranjang berisi topi-topi 
dagangan di sampingnya. Ketika terbangun iapun menyadari kalau monyet-monyet 
dipohon tersebut telah mengambil semua topi-topinya. 

Ia pun teringat akan cerita kakeknya. Ia mulai menggaruk-garuk kepala, dan 
monyet-monyet itu menirukannya. Ia melepas topinya dan mengipas-ngipaskan ke 
wajahnya, monyet-monyet itu masih menirukannya. Nah, sekarang ia merasa yakin 
akan ide kakeknya. Kemudian ia melempar topinya ke tanah. Tapi kali ini ia yang 
terkejut, karena monyet-monyet itu tidak menirukannya dan tetap memegangi 
topi-topi itu erat-erat. 

Kemudian, seekor monyet turun dari pohon, mengambil topi yang dilemparkan oleh 
cucu penjual topi itu, lalu menepuk bahunya sambil berkata,

"Emangnya cuman elo aja yang punya kakek...?" 
  
   
  Peace

 
---------------------------------
Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels 
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.

Kirim email ke