Allahu Akbar...Allahu Akbar...
Inilah koreksi terhadap segelintir orang, yang
memberikan tuduhan yang amat keji terhadap dua orang
pejuang dakwah...
inilah bentuk kedewasaan dari seorang syeikh saudi
arabia dalam menilai sosok keduanya...
semoga ini pertanda baik bagi bersatunya
gerakan-gerakan dakwah menuju wihdatul ummah...
Allahu Akbar
Soal:
Segelintir pemuda mengelompokkan Sayyid Quthb dan
Hasan Al-Banna sebagai ahli bidah berikut melarang
membaca buku-buku mereka, serta menuduh beberapa ulama
lainnya sebagai penganut faham khawarij. Alasan mereka
melakukan itu semua adalah dalam rangka menjelaskan
kesalahan kepada masyarakat, sedang status mereka
sendiri masih sebagai para penuntut ilmu. Saya sangat
mengharapkan jawaban yang dapat menghilangkan
keragu-raguan dan kebingungan saya mengenai hal ini.
Jawab:
Segala puji bagi Allah semata
Menggelari orang lain sebagai mubtadi (pelaku bidah)
atau fasik (pelaku dosa besar) adalah perbuatan yang
tidak dibenarkan atas umat Islam, karena Rasulullah
bersabda:
{ãóäú ÞóÇáó áÃóÎöíúåö íóÇ ÚóÏõæøó Çááåö æóáóíúÓó
ßóÐáößó ÍóÇÑó Úóáóíúåö} (ÑæÇå ãÓáã).
Barangsiapa yang mengatakan kepada saudaranya: Wahai
musuh Allah, sedang kenyataannya tidak seperti itu,
maka ucapannya itu menimpa dirinya sendiri. (HR.
Muslim).
{ãóäú ßóÝøóÑó ãõÓúáöãÇð ÝóÞóÏú ÈóÇÁó ÈöåöãóÇ
ÃóÍóÏõåõãóÇ} (ÑæÇå ÇáÈÎÇÑí æãÓáã).
Barangsiapa yang mengkafirkan seorang muslim, maka
ucapan itu tepat adanya pada salah satu di antara
keduanya. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
{
Ãóäøó ÑóÌõáÇð ãóÑøó ÈöÑóÌõáò æóåõæó íóÚúãóáõ
ÐóäúÈÇð ÝóÞóÇáó: æóÇááåö áÇó íóÛúÝöÑõ Çááåõ áóßó .
ÝóÞóÇáó: ãóäú ÐóÇ ÇáøóÐöíú íóÊóÃóáøóì Úóáóíøó Ãóäøöíú
áÇó ÃóÛúÝöÑõ áöÝõáÇóäò ¡ Åöäøöíú ÛóÝóÑúÊõ áóåõ
æóÃóÍúÈóØúÊõ Úóãóáóßó} (ÑæÇå ãÓáã).
bahwa ada seseorang yang melihat orang lain
melakukan dosa, lalu ia berkata kepadanya: Demi
Allah, Allah tidak akan mengampunimu. Maka Allah
berfirman: Siapakah gerangan yang bersumpah atas
(Nama)Ku bahwa Aku tidak akan mengampuni si fulan?
Sesungguhnya Aku telah mengampuninya dan Aku gugurkan
(pahala) amalmu. (HR. Muslim).
Kemudian saya ingin mengatakan bahwa Sayid Quthub dan
Hasan Al-Banna termasuk para ulama dan tokoh dakwah
Islam. Melalui dakwah mereka berdua, Allah telah
memberi hidayah kepada ribuan manusia. Partisipasi dan
andil dakwah mereka berdua tak mungkin diingkari.
Itulah sebabnya, Syaikh Abdulaziz bin Baaz[2]
mengajukan permohonan dengan nada yang lemah lembut
kepada Presiden Mesir saat itu, Jamal Abdunnaser
semoga Allah membalasnya dengan ganjaran yang setimpal
- untuk menarik kembali keputusannya menjatuhkan
hukuman mati atas Sayid Quthub, meskipun pada akhirnya
permohonan Syaikh Bin Baaz tersebut ditolak.
Setelah mereka berdua (Sayid Quthub dan Hasan
Al-Banna) dibunuh, nama keduanya selalu disandangi
sebutan Asy-Syahid karena mereka dibunuh dalam
keadaan terzalimi dan teraniaya. Penyandangan sebutan
Asy-Syahid tersebut diakui oleh seluruh lapisan
masyarakat dan tersebarluaskan lewat media massa dan
buku-buku tanpa adanya protes atau penolakan.
Buku-buku mereka berdua diterima oleh para ulama, dan
Allah U memberikan manfaat - dengan dakwah mereka -
kepada hamba-hambaNya, serta tak ada seorang pun yang
telah melemparkan tuduhan kepada mereka berdua selama
lebih dari duapuluh tahun. Bila ada kesalahan yang
mereka lakukan, maka hal yang sama telah dilakukan
oleh Imam Nawawi, Imam Suyuthi, Imam Ibnul Jauzi, Imam
Ibnu Athiyah, Imam Al-Khaththabi, Imam Al-Qasthalani,
dan yang lainnya.
Saya telah membaca apa yang ditulis oleh Syaikh Rabie
Al-Madkhali tentang bantahan terhadap Sayid Quthub,
tapi saya melihat tulisannya itu sebagai contoh
pemberian judul yang sama sekali jauh dari kenyataan
yang benar. Karena itulah, tulisannya tersebut
dibantah oleh Syaikh Bakr Abu Zaid[3] hafidzhahullah
æóÚóíúäõ ÇáÑøöÖóÇ Úóäú ßõáøö ÚóíúÈò ßóáöíúáóÉñ
æóáßöäøó Úóíúäó ÇáÓøõÎúØö ÊõÈúÏöí ÇáúãóÓóÇæöíó
Mata cinta
terasa letih memandang aib
Tapi mata murka
selalu menampakkan aib
Abdullah bin Abdurrahman bin Jibrin
26 Shafar 1417 H.
___
Catatan Kaki:
[1] Anggota Hai-ah Kibaril Ulama (Majelis Ulama Saudi
Arabia).
[2] Mantan Ketua Umum Hai-ah Kibaril Ulama (Majelis
Ulama Saudi Arabia) dan Mantan Ketua Umum Dewan Riset
Ilmiah, Fatwa, Dakwah dan Bimbingan Islam Kerajaan
Saudi Arabia, rahimahullah.
[3] Anggota Hai-ah Kibaril Ulama (Majelis Ulama Saudi
Arabia).
____________________________________________________________________________________
TV dinner still cooling?
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
http://tv.yahoo.com/