brar, mungkin niat teman kita agar kalau dia masuk surga tidak penuh
sesak kali ya?
jadi dia merelakan orang islam untuk pindah agama. :p
-haekal-
________________________________
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Abrar Yusra
Sent: Monday, December 24, 2007 8:52 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [smu mosa] [ FW]I Love Jesus and Aceh
tidak ada paksaan beragama???.. apakah kita boleh keluar dari
islam seenaknya?.. bukankah kita ga boleh murtad?..
- ay pagan -
----- Original Message ----
From: jol bar <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, December 23, 2007 11:32:37 AM
Subject: Re: [smu mosa] [ FW]I Love Jesus and Aceh
emang kita harus gimana menghadapi kristenisasi? ??bukan kah
tidak ada paksaan dalam beragama???
----- Original Message ----
From: azman muammar <[EMAIL PROTECTED] com>
To: [EMAIL PROTECTED] s.com <http://s.com/>
Sent: Saturday, December 22, 2007 12:18:39 AM
Subject: Re: [smu mosa] [ FW]I Love Jesus and Aceh
Gimana teman2 di Aceh menanggapi tentang kristenisasi di Aceh??
Kalo yahudi setahu saya agak ekslusif, mrk cenderung melindungi
keturunan mrk,
jarang ad yang memberitakan bhw ada orang hijrah ke agama
yahudi.
Mrk punya misi utk yahudisasi tapi dalam bentuk penyebaran
paham,
yang dikenal dengan protokol Zion.
Sila diicari reference nya.
salam,
AM
jol bar <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
waalaikum salam wr.wb
tengkiyu bang, dahsyat euy isi artikelnya (love and
jesus). emang udah sejaoh mana sie misi misionaris di aceh??? oya, mao
nanya, klo nasrani punya misi kristenisasi bagaimana dengan yahudi,
apakah mereka jg punya misi yahudisasi?? ??
----- Original Message ----
From: azman muammar <[EMAIL PROTECTED] com>
To: modal bangsa <[EMAIL PROTECTED] s.com
<http://s.com/> >; saman <saman_ui_06@ yahoogroups. com>
Sent: Friday, December 21, 2007 12:21:45 AM
Subject: [smu mosa] [ FW]I Love Jesus and Aceh
Asswrwb.
Ada Tulisan yang menarik,
Mari Menyiapkan diri,
Memimpin dan Melayani Aceh nantinya.
saleum,
Azman
Sent: Thursday, December 20, 2007 4:36:26 PM
Subject: I Love Jesus and Aceh
I Love Jesus and Aceh Cetak halaman ini
<http://hidayatullah.com/index2.php?option=com_content&task=view&id=1651
&pop=1&page=0&Itemid=59> Kirim halaman ini melalui E-mail
<http://hidayatullah.com/index2.php?option=com_content&task=emailform&id
=1651&itemid=59>
Tulisan di kaos lengan pendek warna abu-abu muda itu bisa bikin peunyan
katroek loem"I love Jesus because I'm a Muslim and so is he (Saya
mencintai Yesus karena saya seorang Muslim begitu pula dia)."
Oleh-oleh isteriku dari Melbourne itu sederhana, tapi mengesankan. Kaos
yang dibuat oleh IISNA, Islamic Information and Service Network of
Australia, itu pesannya sesuatu yang sudah jelas, dan difahami ratusan
juta Muslimin Indonesia sejak kanak-kanak. Tapi berapa orang dari kita
yang pernah mengatakannya kepada teman-teman kita penganut agama
Kristen? Bahwa Jesus alias Nabi Isa As. adalah seorang Muslim, inti
ajaran yang dibawanya sama dengan yang dibawa Nabi Muhammad Saw. yaitu
tauhid, menolak penyembahan dan pengabdian selain kepada satu Ilah.
Penyimpangan terjadi setelah dirinya diangkat oleh Allah Swt. Beberapa
muridnya berkompromi dengan Paulus --orang yang selama hidupnya sama
sekali tak pernah berjumpa Jesus--, yang tadinya sangat anti-ajaran
Jesus tapi kemudian berbalik jadi penda'wah utama ajaran Kristen.
Catatan-catatan pribadinya bahkan kini jadi bagian penting kitab suci
Kristen (Bible).
Pauluslah yang mengakomodasi kepercayaan pagan Romawi --bahwa tuhan
lebih dari satu, dan menyepakati tiga unsur tuhan yang merupakan
kesatuan (trinitas): tuhan Bapa, tuhan anak (Jesus), dan roh kudus.
Distorsi ini kemudian mencapai puncaknya, ketika Kaisar Konstantin
Agung, raja superpower Romawi waktu itu, menyelenggarakan Konsili Nicea
tahun 325 M. Kongres besar Kristen ini memilih teologi Paulus sebagai
teologi resmi Gereja, dan menganggap semua aliran Kristen yang lain
sebagai heresy (kekafiran). Di Konsili ini, aspek-aspek Ketuhanan Jesus
diputuskan lewat pemungutan suara (voting).
Tahun 392 M Kaisar Theodosius mengeluarkan Edict of Theodosius, yang
meresmikan Kristen sebagai agama negara bagi Kekaisaran Romawi. Ketika
Kristen secara resmi jadi agama Romawi --yang dicampur-aduk dengan
paganisme, resmi pulalah penyelewengannya dari ajaran tauhid Jesus.
Kaos itu sebuah cara sederhana untuk mendudukkan perkara sebenarnya dari
pandangan Islam. Jesus adalah nabi. Telah mendahului sebelum dia
nabi-nabi lain yang diutus Allah Swt. dengan pesan yang sama:
mengingatkan kembali siapa manusia, siapa Penciptanya, dan bagaimana
manusia bersikap tahu diri kepada Penciptanya.
Ngomong-ngomong tentang Jesus, ada berita di harian The Washington Post
yang menggelikan. Evangelis terkenal Jerry Falwell yang berteman dekat
dengan Presiden W Bush bilang begini, "Rakyat di kawasan itu (Aceh)
belum pernah mendengar nama Jesus disebut, jadi tak ada salahnya
misionaris menyebarkan ajaran Bible sambil membawa bantuan kemanusiaan.
" Ia menanggapi kritik terhadap gerakan Kristenisasi di balik bantuan
bagi korban Tsunami di Aceh. Lucunya, wartawan penulis berita itu
sendiri yang membantah Falwell, "Tidak benar itu. Sebagai Muslim orang
Aceh sudah mengenal Jesus karena nama itu tertera di dalam al-Quran
bahkan sejak mereka mempelajarinya di waktu kecil." Di dalam al-Quran,
nama Nabi Isa As. alias Jesus disebut jauh lebih banyak daripada nama
Nabi Muhammad Saw.
Yang sering lupa justeru umat Muslim sendiri, bahwa salah satu misi
utama Islam adalah meluruskan berbagai ajaran yang bengkok, terutama
pada kaum yang menamakan dirinya Yahudi dan Nasrani. Al-Ikhlash yang
bagi banyak orang sering biasa disebut surat "Qulhu" turun di masa-masa
sangat awal kenabian Muhammad, sudah menohok ulu hati teologi yang
menyimpang itu, "Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan. .." Tapi,
untuk sekedar menjelaskan kebengkokan itu kepada teman-teman Kristen pun
umat Muslim Indonesia cenderung enggan. Sebagian karena nggak mau ribut,
sebagian karena memang nggak tahu harus bicara apa, karena tak cukup
percaya diri.
Jadi, jika kini umat Muslim Indonesia ---khususnya yang bekerja membantu
Aceh-- tak bersikap jelas menghadapi Kristenisasi lewat bantuan
kemanusiaan, ya wajar saja.
Di Pulau Aceh, di seberang Pulau We di mana Sabang berada, Catholic
Relief Service (CRS) kabarnya sudah mendapat lampu hijau langsung dari
Presiden SBY, untuk menangani pembangunan lebih dari 100 rumah penduduk.
Lobinya lewat Menkokesra Alwi Shihab. Pulau itu konon sudah lama dikenal
sebagai salah satu basis gerakan separatis. Menteri Sosial Bachtiar
Chamsyah naik helikopter, mengunjungi daerah-daerah terpencil Aceh,
dipandu oleh dua orang petugas dari Obor Berkat Indonesia (OBI),
organisasi yang rajin membungkus obat dengan kantong plastik bertuliskan
pesan-pesan gereja. Lebih dari 70 LSM dari Vatikan ditenteng mendarat
oleh dubesnya sendiri masuk ke pedalaman garis pantai Aceh Barat siap
mendirikan sekolah-sekolah. Truk-truk logistik World Vision beroda 12
merajai jalan-jalan Banda Aceh.
Apakah rakyat Aceh diam saja, karena mereka sedang butuh bantuan? Tidak.
Di lapangan kita mulai mendengar berbagai keresahan mereka, tapi camat
dan bupati yang jadi tuan rumah sedang berperan sebagai diplomat. Di
satu sisi mereka harus mendengarkan kegelisahan rakyat, di sisi lain
mereka tak mau dibilang `fanatik' oleh atasannya. Sedangkan kita sedang
menunggu bom waktu. Jika pemerintah menganggap "tidak ada masalah"
dengan berbagai gerakan Kristenisasi itu, berarti pemerintah secara
tidak langsung sedang mendiamkan proses menuju terjadinya
insiden-insiden yang akan punya daya tarik internasional.
Logika sehatnya, kehadiran orang-orang misi Kristen di Aceh --sebuah
negeri Muslim, justeru kesempatan bagi rakyat Aceh meluruskan
kebengkokan ajaran iman mereka. Di Afghanistan dan Iraq itulah yang
terjadi. Ribuan tentara Amerika yang ditugaskan menduduki negeri-negeri
Muslim malah bersyahadat sejak Perang Teluk I, Perang Afghanistan, dan
Perang Teluk II.
Anda ingat wartawan Inggris Yvonne Ridley, yang disandera oleh pasukan
Taliban beberapa pekan sebelum AS menyerang negeri miskin itu akhir
2001? Selama sepuluh hari ditahan Taliban, Yvonne ngamuk hampir tak
berhenti. Caci-maki berupa kata-kata kotor diteriakkannya kepada
pemuda-pemuda bersurban hitam. Makanan yang diberikan kepadanya
dilemparkan ke wajah pemuda-pemuda bergamis itu. Tak sekalipun mereka
membalas amukan Yvonne. Beberapa pekan setelah dibebaskan dan berada di
London, Yvonne malah bersyahadat. Untuk korban Tsunami di Aceh, Yvonne
memandu sebuah lelang amal live di televisi bagi ICR (Indonesian
Children Relief) dan Muslim's Hand, organisasi bantuan kemanusiaan
Muslim di negeri itu. Seorang pria menyumbangkan mobil Mercedes Benz
lewat Yvonne.
Tapi kenapa logika sehat yang terjadi di Iraq dan Afghanistan tidak
berlaku di Aceh? Kenapa hati kita dilanda kecemasan serius akan aqidah
rakyat Nanggroe Aceh Darussalam, yang oleh bangsa kita dikenal kuat
berpegang pada Islam? Sejujurnya, itu karena kita melihat dengan mata
sendiri, pelan-pelan Islam tak lagi terlihat begitu kental di
jalan-jalan Aceh. Gadis-gadis Aceh sudah tak segan lagi menonjolkan
auratnya, bahkan bertempelan badan dengan lelaki yang bukan muhrimnya,
di atas motor dan di pasar-pasar. Getar suara adzan sudah tak lagi
mengundang cukup banyak orang untuk datang ke masjid. Rokok dan kopi
jauh lebih mengasyikkan bagi lelaki Aceh ketimbang mengirup segarnya
al-Quran. Demikian, kata sahabat-sahabatku orang Aceh sendiri. Dan
sejujurnya juga, dalam hal-hal itu, bukan hanya Aceh tetapi diri kita
sendiri di luar Aceh pun patut kita cemaskan.
Azman Muammar, ST
International- MBA Program
Institute Of International Management
National Cheng Kung University (NCKU)
Taiwan, ROC
________________________________
Be a better friend, newshound, and know-it-all with
Yahoo! Mobile. Try it now.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i6
2sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ%20>
________________________________
Looking for last minute shopping deals? Find them fast
with Yahoo! Search.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http://tools.search.yahoo.com/newsear
ch/category.php?category=shopping>
________________________________
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with
Yahoo! Search.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http://tools.search.yahoo.com/newsear
ch/category.php?category=shopping>
________________________________
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo!
Mobile. Try it now.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i6
2sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
________________________________
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo!
Mobile. Try it now.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i6
2sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
______________________________________________________________
For your security, this message has been scanned for all viruses
before arrival in Geoservices network.
This service does not scan any password protected or encrypted
attachments.
For your security, this message has been scanned for all viruses when leaving
Geoservices network.
This service does not scan any password protected or encrypted attachments.
This e-mail message and its attachments may contain privileged or confidential
information
and is intended only for the use of the individual or entity to which it is
addressed. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that
any use, dissemination or copying of this e-mail, its attachments or of any
information contained therein is strictly prohibited. If you have received this
e-mail by mistake, please delete it immediately from your system without
keeping any copy thereof. Thank you.