Fyi,


----- Forwarded Message ----
From: Dian Syahfitri <[email protected]>
To: Momo Mulyanto <[email protected]>
Sent: Wednesday, April 1, 2009 9:34:52 AM
Subject: Kisah Seorang Istri Yang Suaminya...


Kisah Seorang Istri Yang Suaminya.....
    
Assalammu'alaikum,

Hanya meneruskan sebuah cerita pengalaman pribadi.
Mudah-mudahan ada pelajaran, info ataupun pengetahuan baru dari artikel dibawah 
ini.
Mohon maaf bagi yang sudah pernah menerima email serupa. 

Wassalam,
Pipit

******

Kisah Seorang Istri Yang Suaminya Terkena Serangan Jantung


Tgl 29 April 2006 : malam kira jam 21.00 setelah makan malam..suamiku merasa 
tidak enak badan. Masuk angin di sekitar perut dan punggung seperti terasa 
ditusuk-tusuk. Rahang terasa agak kaku, mulut agak asam. Beliau minta 
dibikinkan air jahe hangat.Setelah minum lalu tidur.

Tgl 30 April 2006 :
Bangun tidur, pagi sholat subuh dan bilang badannya udah enakan mau ke kantor. 
Malam hari di jam yang sama seperti kemarin merasakan hal yang sama seperti 
malam sebelumnya. Beliau minta dibikinkan jahe hangat kembali dan dipaksa 
tidur. Tengah malam sekitar pukul 1dinihari keluar keringat banyak dibadan. 
Yang ada dibenak saya dan suami mungkin angin sudah keluar. Makanya badan 
enakan.

Tgl 1 Mei 2006 :

PERISTIWA PENTING DALAM  KEHIDUPAN KELUARGA KAMI

Pagi, rutinitas seperti biasa. Dari kantor masih telpon siang hari seperti 
biasa. Karena tidak mendapat parkir di BEJ maka mobil di parkir di Cafe Bengkel 
Semanggi yang berjarak 1 km dari BEJ. Sore jam 16.30 pulang kantor jalan kaki 
menuju parkir. Sepanjang
jalan suamiku merasa kaki tak dapat dilangkahkan, leher  terasa semakin kaku, 
keringat dingin  bercucuran, dingin dan lemas sekali seperti tak bisa bernafas. 
Beliau berusaha mencapai tempat parkir dan berhasil masuk kedalam mobil (tidak 
sempat menghidupkan
mobil kaca tertutup, semua lampu hijet dinyalakan pintu tidak dirapatkan) dan 
sempat menghubungi saya untuk mengatakan "Bunda, cepat kemari Ayah tidak kuat 
lagi"!

Suamiku tipe orang yg tidak pernah mengeluh, tidak ingin merepotkan orang, 
sangat mandiri..karena perantau dan biasa hidup susah)
Saya merasa pasti sesuatu terjadi, karena kenal betul kenal sifat beliau. Saya 
membutuhkan waktu kira2 setengah jam sampai di tempat kejadian. Yang saya 
temukan beliau sudah hampir hilang kesadaran. Baju basah kuyup seperti berendam 
dikolam air. Muka pucat bagai mayat.Saya berteriak2 minta pertolongan. 
Kebetulan saat itu banyak supir sedang bersiap jemput majikannya. Orang-orang 
berlari memberikan bantuan. Baju kering, air mineral aqua, bahkan security 
membuatkan teh panas manis dan memaksa suami saya untuk minum.
Pikiran saya bekerja. Saya butuh pertolongan orang yg ahli. Saya telp sabahat 
kami seorang dokter di JBE. Saya ceritakan kronologis kejadian. Beliau memandu 
saya untuk menusuk ujung jari suami dengan benda  tajam apapun ( waktu itu kuku 
jari tangan saya) supaya suami saya terkejut dan membuat kesadaran tidak 
betul-betul hilang. Ajak bicara terus dan segera bawa ke rumah sakit terdekat. 
Pilihan cuma ada dua Rumah Sakit  Pusat Pertamina (RSPP) atau Rumah Sakit 
Jantung Harapan Kita (RSJHK). Minta lakukan EKG, tensi darah itu yang harus 
saya lakukan segera. Pilihan saya ke RSJHK karena arah ke Selatan macet..

Sepanjang perjalanan, saya mengajak bicara terus. Mengendorkan ikat pinggang. 
Sampai di  rumah sakit, kebetulan brankar sedang kosong, jadi saya dibantu 
securiti rumah sakit tersebut mendorong ke UGD dengan  kursi roda. Sampai di 
UGD suasana hiruk pikuk. Hari itu UGD sangat penuh. Suami saya ditolak, karena  
dilihat masih dapat duduk di kursi  roda. Dianjurkan untuk ke poli umum 
saja.Saya mengikuti saran ahli medis. Saya antar suami ke poli umum. Ternyata 
poli umum sudah tutup.
Rasanya sakit seperti tidak dipedulikan.

Tapi, Allah itu Maha Penyayang. Campur tangan ALLAH mulai tampak nyata di 
hadapan saya. Seorang  dokter senior tiba-tiba ada di hadapan saya -sepertinya 
selesai praktek Beliau tanya, "Ada apa ?" 
Saya  ceritakan apa yang terjadi. Beliau mengajak saya kesebuah ruangan praktek 
 dan mulai melakukan pemeriksaan  lengkap. Muka beliau sangat terkejut begitu 
membaca hasil EKG. Dunia bagai kiamat waktu beliau mengatakan "Suami Ibu 
terkena Serangan Jantung Koroner"! harus segera penanganan intensif. Saya 
katakan UGD penuh. Beliau lanjutkan, "TIDAK ADA PILIHAN LAIN HARUS KE  UGD 
SEKARANG JUGA !" Beliau membuat REKOMENDASI URGENT. Katakan  saja dari DR.AULIA 
SANI (ternyata beliau mantan direktur  RSJHK).Yang tadinya kami ditolak, 
kemudian diterima di UGD walau harus dirawat di  kamar yang betul-betul penuh 
hari  itu.
Di situ melihat orang datang dengan keadaan sudah meninggal karena terlambat 
sampai di RS. 
Saat di UGD tidak pernah satu tenaga  medis yang menanyakan jaminan apapun 
kepada saya Ternyata itulah Mmotto RS tersebut : Tindakan Dahulu, Uang  Baru  
Nomor Berikutnya. 

Dokter Aulia turun tangan langsung, didampingi dokter Robert (dokter jaga UGD 
saat itu). Suamiku di tangani seksama.
Satu jam berkutnya aku dipanggil keruangan dokter-dokter. Disana sudah ada dr. 
Aulia dan dr. Robert. Mereka menjelaskan kondisi suamiku yang sebenarnya. 
Mereka bertanya apa yang terjadi satu minggu kebelakang sebelum suamiku terkena 
serangan jantung hari ini. Aku cerita rangkaian kejadian beberapa malam yang 
kami kira masuk angin. Beliau katakan

"Pada malam-malam itu sebenarnya jantung sudah terkena serangan walaupun ritme 
kecil. Tapi sudah ada beberapa komponen jantung yang melemah. Hingga saat 
serang dahsyat datang, langsung mengganggu dan RUSAK."

Rupanya itu  belum selesai. Dokter minta saya berdoa banyak. Karena 3 jam 
berikutnya adalah MASA PENENTUAN. Akan datang serangan KEDUA yang lebih 
DAHSYAT. Akibat dari serangan pertama. Ada pembuluh yang rusak, biasanya orang  
jarang selamat karena faktor tidak mengerti dan tidak ditangani dengan tepat. 
Mereka  mengatakan FUNGSI JANTUNG suamiku untuk  sementara diganti dengan MESIN 
 PACU JANTUNG. Mudah-mudahan  ini dapat  membantu bertahan. ( waktu  serangan 
pertama, dada belum terasa  sakit). Kira2 jam 21..00 suamiku  mengalami 
serangan Jantung Kedua yang  membuat denyut jantung berkisar 40. Padahal normal 
70.
Jam 11.00 suamiku langsung di masukan ke ICU karena  kondisi kritis. Dada sakit 
hebat. Sesak tidak  dapat bernafas. Pada saat itu aku hanya bisa menangis. 
Bingung. Sendiri.

Allah swt banyak membantu kami dengan mempertemukanku pada banyak orang yang 
senasib sepertiku yang  mereka sudah ada
di RS tersebut berbulan-bulan lamanya. Aku bertemu dokter-dokter  hebat yang  
baik hati dan banyak memberi  pertolongan
penjelasan yang mudah aku  mengerti. Dorongan dan support dari semua teman 
keluarga dan sahabat dari luar daerah dan luar negeri yang membuat aku berkata 
"AKU  HARUS KUAT. SUAMI MEMBUTUHKAN AKU & ANAK-ANAK BUTUH AKU."

Pasangan hidupku terbaring selama 20 hari di ICU dengan keadaan semakin drop. 
Sementara dokter-dokter benar-benar mempersiapkan tindakan yang paling tepat. 
Hari ke-20  dipersiapkan Katerisasi dipimpin  Dr. Kaligis. Tindakan medis 
mengalirkan cairan putih (kontras) ke dalam semua pembuluh jantung untuk  
mencari dimanakah sumber  penyumbatan akibat KOLESTEROL dan pembalonan di 
lokasi penyumbatan  diiringipemasangan STAND / RING sesuaipanjang sumbatan. 
Tindakan seperti ini sangat MAHAL. Hingga bila terjadi penyumbatan lebih dari 
tiga buah dokter-dokter menganjurkan untuk BY PASS  yang kesempatannya 
fifty-fifty. 

******************

Harga RECOVERY sebuah jantung sakit itu sama dengan harga sebuah rumah atau 
mobil mewah.
Karena itu : SAYANGILAH JANTUNG  ANDA.

Itupun belum seberapa. Pasangan hidup kita akan memulai masa penyembuhan yang 
lebih banyak dari semula. Memerlukan perhatian, makanan, kasih sayang, hiburan, 
dsb.Kesabaran yang tak TERHINGGA harus kita miliki. Karena mereka mulai 
berangsur sehat dengan proses kepercayaan diri  yang hilang dan sifat yang 
berubah 180 derajat. Sangat sesintif  dan mudah tersinggung. Semua PROSES 
dimana kita sebagai  pasangan hidup tidak pernah tahu  kapan berakhirnya.Anggap 
semua itu IBADAH.

Saran-saranku :

HINDARI  MAKANAN PADANG€   : 75% Pasien jantung rata rata penggemar masakan 
Padang.

Sesekali cobalah datang ke RSJHK. Disana terlihat pasien jantung koroner mulai 
di usia diatas 25 thn.

Diatas umur 30 kita sudah terkena resiko pengentalan darah. Perempuan jika 
masih haid terlindungi  dari penyakit jantung karena memiliki HORMON. Jika di 
masa subur wanita terkena sakit jantung, itu adalah cacat bawaan seperti 
kebocoran KATUP & KLEP.

Berolah raga yang ringan saja, namun rutin. Dianjurkan berjalan kaki pagi hari 
3 km atau berenang. Hindari olahraga  yang menguras tenaga jika dari dulu  kita 
bukan pencinta olah raga tersebut.  Olah raga yang menguras tenaga  memacu 
ADRENALIN.

Banyaklah makan SAYUR dan BUAH untuk menghancurkan KOLESTEROL jahat di tubuh 
kita. 

Hindari rokok walaupun pasif. Mulailah hidup sehat sebelum terlambat. Karena 
keluarga masih membutuhkan kita .InsyaAllah berguna dan bermanfaat

Hindari kebiasaan minum air dingin setelah makan.
Secara logika, mungkin  ada benarnya, orang-orang China dan Jepang mengamalkan 
minum teh panas ewaktu makan dan bukannya  air ES. Sudah tiba masanya kita 
meniru kebiasaan minum air panas/hangat sewaktu menikmati hidangan.
Kita tidak akan kehilangan apa-apa. Malah akan mendapat faedah dari kebiasaan 
ini. Kepada siapa yang suka minum air ES, artikel ini sesuai untuk anda. Memang 
enak dan segar minum air ES selepas makan, tetapi akan berakibat fatal !
Air es akan  membekukan makanan berminyak yang baru kita makan. Ia akan 
melambatkan proses pencernaan kita.
Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan  menyempitkan banyak 
saluran dan lama  kelamaan ia akan  menyebabkan lemak berkumpul dan kita 
semakin gemuk. Akibatnya pasti menuju ke arah mendapat berbagai PENYAKIT.

Jalan terbaik adalah minum sup panas atau air panas/hangat selepas  makan.

*******

Note penting tentang SERANGAN JANTUNG.

Anda perlu tahu  bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai  terasa
pada tangan sebelah kiri.

Berhati-hati juga pada  permulaan sakit sedikit-sedikit pada  bagian atas dada 
anda.
Anda mungkin  tidak akan mengalami sakit dada  pada serangan pertama serangan 
jantung.

Keletihan dan berkeringat  adalah tanda-tanda pada  umumnya. Malah 60% pengidap 
SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas  tidur.
Marilah kita berwaspada dan  berhati-hati.

Lebih banyak kita tahu, lebih cerah peluang kita untuk terus hidup.

PAKAR SAKIT JANTUNG berkata, jika semua orang yang mendapat  e-mail
ini menghantar kepada 10 orang  yang lain, beliau yakin akan  dapat
menyelamatkan satu nyawa.
Bacalah, ia juga mungkin dapat menyelamatkan nyawa  anda.

Jadilah teman yang setia dan teruskan menghantar artikel ini kepada teman-teman 
yang anda  sayangi. :)

***********

Fal yandzhuril insaanu ilaa tho'aamih
" maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya."
[ Qs. 'Abasa : 24 ]


      

Kirim email ke