-----Original Message-----
From: Nanang Rismadi 
Sent: Wednesday, June 01, 2005 2:46 PM
To: Alex Hafidz; Elizabet Mutiara; Evi (PD); Handy Saleh; Harry Nurdin;
M Ridwansyah; Rofik(PD); Supardi (Production); Teuku Yunufa; Wildan F;
Amelia (Engineering); Amran (HR GA); Aziz (Q A); Hadi (Warehouse &
Distr)
Subject: Kisah kupu-kupu - Sebuah Renungan

Kisah Yang Patut Direnungkan oleh kita Semua


Seseorang menemukan kepompong seekor kupu......

Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk mengamati dalam beberapa jam
calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati 
lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan.

Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh
lagi. Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia
mengambil
sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.

Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh
gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut. Orang tersebut terus
mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu

akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin 
akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu....

Semuanya tak pernah terjadi......

Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak
diekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak 
pernah bisa terbang....



Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut
adalah
bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu
untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari
tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan
siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.

Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang kita perlukan dalam hidup
kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan perjuangan, itu 
mungkin justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang 
semestinya yang dibutuhkan untuk menopang cita-cita dan harapan yang
kita 
mintakan.

Kita mungkin tidak akan pernah dapat "Terbang" Sesungguhnya Tuhan itu
Maha Pengasih dan maha Penyayang. Kita memohon Kekuatan...Dan Tuhan 
memberi kita kesulitan-kesulitan untuk membuat kita tegar. Kita  memohon
kebijakan...Dan Tuhan memberi kita berbagai persoalan hidup untuk 
diselesaikan agar kita bertambah bijaksana.

Kita memohon kemakmuran...Dan Tuhan memberi kita Otak dan Tenaga untuk
dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran.

Kita memohon Keteguhan Hati...Dan Tuhan memberi Bencana dan Bahaya untuk
diatasi.

Kita memohon Cinta...Dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk
diselamatkan dan dicintai.

Kita memohon Kemurahan Kebaikan Hati...Dan Tuhan memberi kita
kesempatan-kesempatan yang silih berganti.

Begitulah cara Tuhan membimbing Kita...

Apakah jika kita tidak memperoleh yang diinginkan, berarti bahwa kita
tidak
mendapatkan segala yang kita butuhkan? Kadang Tuhan tidak memberikan
yang
kita minta, tapi dengan pasti Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita,
kebanyakan kita tidak mengerti, mengenal, bahkan tidak mau menerima
rencana
Tuhan, padahal justru itulah yang terbaik untuk kita. ( by Taufiq
Maulana-ETI )

 

 

.



========================================================================
Sambilan-Tujuah : Milis Alumni SMUN 3 Bukittinggi angkatan 97,
                  http://groups.yahoo.com/group/smun3bkt-97
========================================================================
"There is no better time than right now to be happy. Happiness is a 
journey, not a destination. So, work like you don't need money, Love 
like you've never been hurt,And dance like no one's watching."
======================================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/smun3bkt-97/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke