|
Jaman sekarang e-mail udah masuk kepelosok desa, ini ceritanya Tukijo , tukang kayu dari daerah pegunungan Wonosobo suatu hari dapet kerjaan bikin meubel di hotel di Yogjakarta. Dia berangkat duluan dianter bininya Tugiyem kestasion bis, dengan janji besoknya bininya bakal nyusul. Sesampainya di Yogya dia lantas segera kirim email sama bininya. Di Wonosobo, Rugiyem seorang istri yang sedang berduka baru saja mengantarkan jenazah suaminya Paijo kepemakaman. Selesai dari pemakaman dia langsung pulang kerumah, lantas dia buru buru buka e-mail, untuk cek berita berita dari sanak keluarga. Begitu dia buka email, dia menjerit lalu pingsan...... Anaknya heran, lalu ikut baca emailnya, lalu ikut menjerit... Sebenarnya, pangkalnya itu si Tukijo salah pijit tombol, kirim email ke bininya mustinya [EMAIL PROTECTED] jadinya [EMAIL PROTECTED] Maklum jarinya tukang kayu segede jempol, T dengan R kan dempetan.
Mau tahu isinya yang bikin keluarga Rugiyem histeris...
Isi emailnya : 'Yem isteriku tercinta, Terimakasih banget yo, udah nganterkan aku tadi pagi, Aku sudah sampai dengan selamat, disini diterima baik baik, Aku senang sekali karena banyak teman lama yang sudah duluan sampai,
Katanya kamu akan nyusul besok, namamu sudah aku daftarkan disini, aku tunggu yaa supaya kita berdua bersama disini oh, ya ternyata disini lumayan panasnya,
salam kangen, suamimu 'Ijo. rgds,-
rio
======================================================================== Sambilan-Tujuah : Milis Alumni SMUN 3 Bukittinggi angkatan 97, http://groups.yahoo.com/group/smun3bkt-97 ======================================================================== "There is no better time than right now to be happy. Happiness is a journey, not a destination. So, work like you don't need money, Love like you've never been hurt,And dance like no one's watching." ======================================================================== ---- LSpots keywords ?> ---- HM ADS ?> YAHOO! GROUPS LINKS
|
