Apa Rencana Anda 2007 ? Tulisan ini bisa dikomentari dan dilihat di web: http://www.myusuf.or.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&p_id=322 Dan dapatkan artikel-artikel enerlife lainnya di: http://www.myusuf.or.id/v20/enerlife
Ada beberapa hal yang membuat salesman tertentu selalu berhasil. Yakni mereka yang memiliki rencana dan target pribadi yang jelas, cenderung lebih berhasil. Dan hal ini bisa diterapkan untuk hal lain. Rasanya setahun cepat sekali berlalu. Kini sudah 2007. Kira-kira seperti apa tahun yang baru ini ya ? Lebih baik dari tahun lalu ? Atau lebih jelek ? Penjualan meningkat atau menurun ? Gaji naik atau tidak ya ? Kalau naik, berapa persen kenaikannya ? Bisnis lebih baik atau tidak ? Nasib saya lebih baik atau tidak ? Demikianlah kira-kira yang dipikirkan oleh Heni. Heni sudah bekerja tiga tahun. Apa yang akan terjadi tahun ini? Ada perubahan yang lebih baikkah ? Atau biasa-biasa saja ? Baru kemarin pagi, ketika rapat awal tahun, Heni mempelajari satu hal. Selama ini dia paling tidak bisa membuat rencana. Karena disuruh atasan, yah, dia sih membuat rencana juga. Tapi rencana itu akhirnya hanya tersimpan di laci mejanya dan tidak pernah dilihat lagi. Kecuali kalau atasannya menanyakannya. Barulah dia tergesa-gesa mencari-cari di antara tumpukan berkas yang semakin menumpuk di lacinya. Kadang-kadang kalau atasannya masih berdiri di depan mejanya, Heni akan berkata, " Nanti saya cari dulu, Pak. Lalu saya antar ke ruangan Bapak." Baru dia mengeluarkan semua berkasnya yang berantakan dan bertumpuk tak beraturan. Satu per satu disusun ulang sambil mencari berkas 'perencanaan'. Kadang-kadang mudah menemukan berkas itu, tapi kadang-kadang butuh waktu setengah hari untuk mencarinya. Dalam rapat kemarin, hadir Bu Merri. Beliau dari cabang terbaik di luar kota yang selalu mencapai target penjualan. Karena itu awal tahun ini beliau dipanggil ke kantor pusat untuk membagikan rahasia kesuksesan cabang yang dipimpinnya. Orangnya sederhana. Baik dan rendah hati. Tidak banyak bicara. Tidak menyombongkan diri. Tidak pernah menjelek-jelekkan orang lain. Tapi, setiap tahun cabang yang dipimpinnya selalu berhasil dengan baik. Bahkan yang terbaik. Setelah pembukaan disampaikan oleh direktur, maka mulailah Ibu Merri dipersilakan untuk menceritakan rahasia suksesnya selama ini. Bu Merri bercerita bahwa beliau dulu memulai kariernya dari bawah. Beliau mulai bekerja sebagai staf administrasi penjualan. Saat itu beliau harus mencatat seluruh hasil penjualan setiap salesman. Dia mengikuti perkembangan penjualan setiap orang di kantor cabang tempatnya bekerja. Mula-mula dia hanya mencatat dan menyusun laporan penjualan harian, mingguan, dan bulanan. Lama kelamaan, dia mulai lebih mengenal para salesman. Siapa salesman yang rajin, siapa yang berprestasi, siapa yang malas- malasan, siapa yang bekerja keras, siapa yang hanya pura-pura rajin, siapa yang motivasi kerjanya tinggi, dan sebagainya. Bu Merri mulai penasaran, mengapa ada salesman yang berprestasi dan ada yang tidak. Dia mulai mencari penyebab keberhasilan atau kegagalan seseorang. Berbulan-bulan dia melakukan hal itu tanpa mengenal lelah. Tanpa terasa, setelah tiga tahun bekerja, dia seolah-olah mulai bisa meramal. Dengan melihat sikap para salesman sehari-hari, dia bisa menebak siapa yang penjualannya akan berhasil melampaui target bulan ini. Siapa saja yang akan berhasil mencapai target, yang berhasil melampaui target, atau yang gagal. Setelah berbulan-bulan, ramalannya semakin tepat, sehingga oleh kepala cabang, dia mulai sering diajak mengikuti meeting yang dihadiri para salesman. Dia tahu janji mana yang benar, dan mana yang sekadar janji kosong belaka. Dia juga tahu siapa yang benar-benar rajin atau pura-pura rajin. Kemudian dia mulai mempelajari, hal-hal apa saja yang membuat salesman tertentu selalu berhasil. Rupanya, mereka yang memiliki rencana dan target pribadi yang jelas, cenderung lebih berhasil. Akhirnya, Bu Merri meminta agar boleh ikut menjual. Setelah diizinkan, maka selain mencatat administrasi penjualan, Bu Merri juga mulai menjual. Beberapa minggu pertama digunakan olehnya untuk mengenal para pelanggan dan membina hubungan dengan mereka. Kemudian dia membuat target pribadi dan membuat perencanaan. Berapa orang yang akan di telepon per hari, berapa penjualan yang ingin dicapai. Minggu keempat, Bu Merri langsung bisa menjual. Dalam waktu 10 bulan kemudian, dia mampu mencapai target penjualan setiap bulan. Setelah itu, dia selalu melampaui target penjualan. Bagi Bu Merri, berapa pun targetnya, yang penting dia selalu membuat target pribadi yang lebih tinggi daripada target dari perusahaan. Selain itu, dia tidak pernah menyerah, tidak pernah menunda pekerjaan, tidak pernah malas menghubungi atau mendatangi klien meskipun jauh. Dia tahu berapa yang harus dihubungi dan dikunjungi setiap hari. Hingga kini, cabang yang dipimpinnya selalu paling baik. Para salesman yang bekerja dengannya juga selalu berprestasi dengan baik. Semua memiliki target pribadi yang melampaui target perusahaan, sehingga setiap orang bisa dipastikan akan mencapai target perusahaan yang relatif lebih rendah. Semua orang tahu apa dan berapa yang harus dicapai secara pribadi setiap bulan. Semua orang tahu harus berbuat apa setiap hari. Semua orang ingin melakukan yang terbaik. Set your own target! Set your own plan! Be successful! Sumber: Rencana 2007? oleh Lisa Nuryanti Motivator & Director of Expands Consulting In House Training for Motivation, Soft Skill & Leadership Terima kasih MYusuf.or.id --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Rasulullah SAW bersabda, "Hendaknya setiap orang dari kalian memilih hati yang penuh rasa syukur, lisan yang selalu berzikir, serta istri yang beriman dan shalehah yang membantumu dalam menggapai akhiratmu." - [Al-Hadits] - --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- [Non-text portions of this message have been removed]
