Selalu Positif
Tulisan ini bisa dikomentari dan dilihat di web:
http://www.myusuf.or.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&p_id=326
Dan dapatkan artikel-artikel enerlife lainnya di:
http://www.myusuf.or.id/v20/enerlife
Lama kelamaan, rupanya kebaikan dan kerendahan
hatinya membuahkan hasil. Sedikit demi sedikit,
tim pemasaran semakin dekat dengan Rini. Meskipun
Shelly masih memusuhinya, tapi sikapnya tidak
terlalu terang-terangan lagi.
Ketika Rini masuk ke perusahaan itu, Shelly sudah
sebelas tahun bekerja di divisi pemasaran. Kini
Shelly sudah menjabat sebagai marketing manager.
Rini diterima sebagai general manager karena dia
berpengalaman sebagai manager dan branch manager
di berbagai perusahaan. Reaksi pertama yang
dirasakan Shelly adalah rasa tidak puas. Sudah
sebelas tahun dia bekerja, tapi kini orang baru
yang akan menduduki jabatan general manager.
Mengapa bukan Shelly?
Di kantor ini, Rini segera mulai mempelajari
segala sesuatu yang dilakukan di sana. Mulai dari
bisnisnya, produk yang dijual, tugas setiap divisi
dan setiap karyawan, peraturan perusahaan, dan
sebagainya. Karena Shelly sudah lama bekerja di
perusahaan itu, tentu saja Rini ingin bertanya
padanya. Sayangnya Shelly tidak suka.
Pernah, ketika Shelly sedang rapat dengan staf
pemasaran, Rini mengetuk pintu dan ingin ikut
rapat. Rini merasa berhak ikut rapat. Bukankah dia
adalah general manager yang membawahi seluruh
divisi? Termasuk divisi pemasaran?
Tak disangka-sangka, ketika Rini masuk ruang
rapat, Shelly langsung berkata bahwa rapat itu
adalah rapat khusus tim pemasaran saja. Rini tidak
perlu ikut. Rini terkejut dan agak tersinggung.
Tapi karena tidak ingin bertengkar di depan para
karyawan, ia langsung keluar lagi tanpa berkata
apapun.
Sebenarnya Shelly takut. Takut kalau Rini semakin
banyak tahu dan semakin pintar dan akhirnya
membahayakan kedudukan Shelly. Shelly sebenarnya
iri dan kuatir disaingi oleh Rini. Selain sudah
lebih berpengalaman, Rini juga pintar berbahasa
Inggris, sehingga Rini sangat dekat dengan orang-
orang dari kantor pusat di luar negeri.
Shelly semakin tertekan dan semakin merasa
terancam. Bagaimana kalau dia kalah dan kemudian
tersisih? Bagaimana kalau Rini terbukti lebih
berprestasi? Ternyata hampir seluruh karyawan lain
yang sudah lama bekerja juga merasa iri. Mereka
mengakui bahwa Rini pintar dan baik, tapi justeru
hal itulah yang membuat mereka takut dan merasa
terancam.
Sebenarnya Rini tahu bahwa dirinya tidak disukai.
Dia menyadari hal itu. Selain langsung menjabat
general manager, Rini juga mendapat fasilitas
mobil, sedangkan dikantor itu tak seorangpun
memperoleh fasilitas kendaraan, termasuk Direktur
sekalipun.
Rini memang minta disediakan mobil karena selama
bekerja di berbagai perusahaan sebelumnya Rini
selalu mendapat fasilitas mobil. Komisaris tidak
keberatan. Tapi ternyata semua karyawan lainnya
merasa sangat keberatan.
Rini serba salah. Di satu pihak dia harus
menunjukkan kinerja yang bagus, tapi di lain pihak
apabila menunjukkan prestasi, maka dia akan
semakin dimusuhi oleh yang lain. Rini akhirnya
memilih untuk berfokus pada pekerjaan saja. Dia
tetap bekerja sebaik mungkin, tapi dia juga
berhati-hati agar tidak menyinggung perasaan
Shelly atau karyawan
lainnya.
Meskipun Rini sudah berusaha sebaik mungkin, namun
mereka sulit berubah. Malah ketika Rini hampir
menyelesaikan masa percobaan, direktur segera
menghadap komisaris.
Sikap objektif
Dengan dukungan semua karyawan yang lain, dia
minta Rini dipecat. Untunglah, komisaris bisa
bersikap objektif, sehingga tidak mau menerima
usulan tersebut. Rini lolos masa percobaan.
Rini tetap bersikap baik dan rendah hati. Rini
tidak keberatan mendatangi meja Shelly bila ingin
bicara karena Shelly tidak mau dipanggil menghadap
ke mejanya dengan alasan sibuk.
Usulan pemasaran yang pernah diajukan oleh Rini
dua bulan sebelumnya ditolak mentah-mentah oleh
direktur. Tiba-tiba kini Shelly mengajukan usulan
yang sama dengan usulan Rini dulu dan ternyata
Shelly dipuji setinggi langit oleh direktur.
Meskipun sakit hati, tapi Rini berusaha berpikir
positif demi untuk kemajuan perusahaan.
Lama kelamaan, rupanya kebaikan dan kerendahan
hatinya membuahkan hasil. Sedikit demi sedikit,
tim pemasaran semakin dekat dengan Rini. Meskipun
Shelly masih memusuhinya, tapi sikapnya tidak
terlalu terang-terangan lagi.
Di depan karyawan lain, dia bersikap baik juga.
Rini cukup senang dengan hasil yang dicapainya.
Dia melawan sikap negatif disekelilingnya secara
positif dan dengan penuh kerendahan hati.
Tapi perjuangannya belum selesai karena dia masih
harus memenangkan hati direkturnya yang masih
belum mau bekerja sama. Dia ingin tetap menjaga
sikap hati dan kerendahan hatinya. Be Positive! Be
Positive! At all times!
Sumber: Potensi Diri - Selalu Positif
oleh Lisa Nuryanti, Pemerhati Etika dan Kepribadian
Terima kasih
MYusuf.or.id
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Rasulullah SAW bersabda, "Hendaknya setiap orang dari kalian
memilih hati yang penuh rasa syukur,
lisan yang selalu berzikir, serta istri yang beriman dan shalehah
yang membantumu dalam menggapai akhiratmu."
- [Al-Hadits] -
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
[Non-text portions of this message have been removed]