Artikel Enerlife:
Menyembuhkan Sakit Hati

Jangan bertanya bagaimana rasanya sakit hati. Jangan pula bertanya
siapa yang membuat hati terasa pedih, perih dan nyeri. Sulit
diungkapkan. Tapi sangat jelas menyayat dada bagian dalam.


Sakit hati adalah sakit dari segala sakit. Mungkin anda pernah
mengalaminya.

Sakit hati tidak selalu disebabkan oleh putus cinta. Tetapi bisa juga
disebabkan oleh perbedaan pendapat atau pertentangan dengan
teman atau anggota keluarga. Namun, sakit hati hampir sama
rasanya dengan putus cinta, demikian juga dampaknya.

Siapa pun anda, pasti ingin dicintai, mencintai, dipercayai dan
mempercayai orang lain. Tetapi, ketika sakit hati tiba, sulit bagi anda
untuk kembali memaafkan dan mempercayai orang yang
melakukannya. Bahkan anda mungkin merasa sulit untuk membuka
hati dan perasaan kepada orang lain yang tidak tahu apa-apa.

Ini adalah dilema yang harus dihadapi. Terserah anda, memilih untuk
berjalan sendiri atau melanjutkan hubungan setelah apa yang
terjadi. Satu hal yang pasti, hidup akan terus berjalan dengan atau
tanpa sakit hati.

Berdasarkan pengalaman beberapa sumber dapat disimpulkan
bahwa belajar untuk membuka kembali hati, perasaan cinta dan rasa
percaya kepada orang-orang yang pernah menyakiti anda,
merupakan hal yang penting. Kenapa ? Karena cepat atau lambat,
setiap orang akan menyakiti dan disakiti hatinya. Oleh sebab itu,
akan lebih baik apabila anda menyadari bahwa tidak ada satu orang
pun di dunia ini yang luput dari sakit hati, termasuk anda.

Tanpa bermaksud mengurangi rasa percaya kepada orang-orang
yang anda cintai, ada baiknya anda menyadari bahwa siapa pun dia,
teman biasa, sahabat, pacar atau keluarga dan sebaik apa pun dia,
suatu saat nanti akan menjadi orang yang menyakiti anda - walaupun
mungkin tidak disengaja.

Oleh sebab itu, ada baiknya apabila anda menganggap bahwa
mereka tidak serius dengan ucapannya. Anda bisa menganggapnya
angin lalu atau bisa mengatakan kepada diri bahwa perbuatan
mereka sebenarnya tidak ditujukan kepada anda. Cuek saja, jangan
dimasukkan ke hati.

Belajar untuk bertanggung jawab dan menghargai orang lain juga
sangat penting. Coba bertanya pada diri, apa yang tidak diinginkan
dalam hubungan anda, apa yang bisa membuat anda sakit hati, dan
apa yang anda ingin orang lain lakukan. Buatlah daftarnya dan coba
utarakan hal itu kepada orang-orang di sekitar anda.

Apabila anda sakit hati lagi, ada baiknya mengingat cara mengatasi
sakit hati terdahulu. Tetapi mencoba keluar dari masalah dan
melupakannya dengan cepat, akan sangat membantu. Apabila perlu,
hang-out bersama teman-teman dan alihkan perhatian kepada
pekerjaan atau olah raga.

Anda juga perlu mengetahui bahwa kata kunci untuk menyelamatkan
diri dari sakit hati adalah bukan percaya kepada orang lain tetapi
percaya kepada diri sendiri dan perasaan anda. Ingatlah bahwa tidak
ada jaminan orang lain tidak akan menyakiti perasaan anda.

Berusahalah menjadi orang baik, sopan, bijak, peduli kepada orang
lain dan dapat dipercaya. Untuk menjadi itu semua, tentu saja anda
harus dapat mempercayai diri sendiri agar anda merasa bebas
berbuat dan menentukan hubungan.

Berkomunikasi secara efektif dan lugas sangat penting. Ungkapkan
perasaan anda, apa yang disukai dan apa yang dibenci. Hal itu sangat
membantu orang lain mengerti anda dan berusaha untuk tidak
melakukan tindakan yang mungkin bisa menyakiti hati anda.

Belajar mempercayai opini sendiri mengenai diri, tindakan dan
perbuatan anda adalah lebih penting dari mempercayai opini orang
lain. Bisa jadi anda justru bertambah sakit hati dengan opini mereka.
Belajarlah untuk percaya dan hargai diri anda sendiri.

Hal paling utama yang harus anda lakukan adalah belajar
memaafkan kesalahan orang lain karena memaafkan adalah hal
paling baik dalam sebuah hubungan.

Dan teruslah selalu berpikir positif terhadap suatu kritik/tindakan
orang lain yang mungkin bisa menyebabkan anda sakit hati, karena
pikiran positif akan membuat sakit hati menjadi normal kembali.


~~~

Komentar terhadap artikel ini dapat dilakukan di:
http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife/index.php?act=detail&p_id=516

Dan anda masih bisa membaca artikel-artikel enerlife lainnya di:
http://m.yusuf.web.id/v20/enerlife


   Terima kasih
   M.Yusuf.web.id
   
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
   Rasulullah SAW bersabda,
   "Apabila seseorang tidak lagi mendoakan kedua orang tuanya
   maka akan terputus rezekinya."
   - [HR Ad-Dailami] -
   
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke