iya sih...hehe..apa coba iya sih2, yah menurut gw jufga gitu, samalah ama pendpt mas bomboh, pd awalnya juga gw keberatan dgn nicolas saputra yg maen film, tp tak ada cara lain selain menjadikan soe hok gie, maksudnya pemikirannya selain  menjadi ikon pop, dan cara menjadikannya ikon pop itulah dengan menampilkan orang2 yang memang pop...yah nicolas saputra itu, walau sebenarnya saya bertanya2tanya betul, seandainya hok gie, tau ia dibuat film, kira2 dia akan komentar apa, atau bahkan saya juga mau tau, komentar alm. ahmad wahib sekalipun,
 
kyknya mungkin kita perlu nonton brg kali ya, sekedar saran saja mengingat saya yg tak pernah brtemu ken2 sekalian, dan tulisan saya yg tak ada yg meresponya jg sih,...mungkin saja...the new world order itu bisa dimulai yah.....dr alam, dan hati nurani....
 
 
 
inget ini kan.......
 
now i see the secret of making a better person, it is grow in the air, to sleep, and to eat with the earth.
 
-walt whitman-
 
itu sering bgt dikutip hok gie...
 
wassalam.

Bomboh Pamungkas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Iyalah Mandy, apapun alasannya gw setuju tuh..,
komersialisasi juga ok2 aja kok. Selain menguntungkan
dari segi uang bagi penjualan buku, buku bercover
Nicho ini juga bisa jadi ajang promo utk film GIE, &
yg menguntungkan bagi pengagum Gie, mudah2an "virus"
Gie yg telah banyak mempengaruhi kita2 semakin cepat &
meluas lagi penyebarannya.
Kalo orang belom kenal Gie, menurut gw susah jg utk
tiba2 tertarik liat buku Gie kalo liat fotonya Gie yg
asli yg jelek & lusuh.
Kalo sekarang mungkin bisa berawal dari, wuih.. Nicho
ngapain nih? Oo.. Soe Hok Gie! Nonton filmnya ah..!
dst.
Gitu kali ya.. hehehe..

Thank u ya atas infonya dari Gie Film, kehadirannya di
milist ini sangat memberikan info2 yg berharga.

Sekarang gantian gw yg memperkenalkan diri
Gw Bomboh, kebetulan gw ikut Mapala UI.
Tapi gw belom pernah ketemu orang2 Gie Film <gw ga
ikut syuting di Pangrango>, tp ketemu mbak Mira di
ultah Mapala.
Dalam rangka peluncuran Buku Mapala UI 40th, Mapala UI
menjadi sangat berkepentingan utk kontak2 mbak Mira
karena akan dibarengin nonton bareng film GIE.
Denger dikit2, jadi ada unek2 yg pingin ditanyain
nih..!
Memangnya film GIE ini adalah "proyek rugi" ya..?
Dalam artian biaya produksinya besar banget, sementara
penjualan film ini nanti ngga akan seberapa. Untung
ada yg bantuin ngedanain ya..!
Yah.. kalo diliat2 kan karakter penonton film di
Indonesia mana suka dgn film mikir & mungkin tidak
happy ending story.
Tetapi gw rasa GIE bisa jadi beda, mudah2an saja
banyak yg tertarik. Selentingan2 di kuping gw banyak
kok yg pingin nonton nanti, & ini bukan dari golongan
yg pasti bakal nonton <adik2 GIE di Mapala>. Justru
dari org2 yg bikin gw bertanya kenapa dia pingin
nonton.
Mudah2an saja promonya OK!
Lagian kan Gie juga telah membuat banyak orang
mendendam sejak lama dgn ketertarikannya ke dia lewat
media & terutama buku CSD.

Gitu deh.., thank u ya..!

-bomboh-

p.s.:
14 Juli di PH KC gmn?
Khusus undangan ya..? Pers? Temen2 di milist ini ada
yg boleh ga?




--- Gie Film <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Teman-teman pencinta Soe Hok Gie,
>
> Kenalkan, nama saya Mandy, dan saya bekerja di Miles
> Films.
> Saya mengerti kenapa beberapa teman ada yang
> bertanya-tanya, mengapa
> cover buku Catatan Seorang Demonstran diganti dengan
> poster film GIE.
>
> Sebenarnya hal ini juga sempat didiskusikan oleh Ibu
> Mira dengan LP3ES.
> Ibu Mira sendiri menginginkan agar cover buku ini
> tetap seperti aslinya,
> tapi pihak LP3ES meminta agar cover ini disesuaikan
> dengan poster film
> kami. Pihak LP3ES kemudian menjelaskan, bahwa di
> buku aslinya pun gambar
> Soe Hok Gie hanya ada di cover belakang (sama
> seperti buku CSD yang
> baru). Sementara gambar di cover depan adalah foto
> Bapak Arif Rahman
> yang sekarang dikenal sebagai edukator dan sempat
> menjadi Kepala Sekolah
> SMU Lab School. Dengan digantinya cover depan dengan
> gambar poster film
> ini, pihak LP3ES berharap agar penonton film GIE
> yang sebelumnya tidak
> mengenal Soe Hok Gie menjadi tertarik untuk membeli
> bukunya. Dengan
> demikian, diharapkan akan ada semakin banyak orang
> yang mengenal dan
> mengagumi Soe Hok Gie.
>
> Mendengar penjelasan tersebut, kami dari pihak
> pembuat film juga dapat
> mengerti alasan dari pihak LP3ES. Karena tujuan kami
> membuat film ini
> juga supaya semakin banyak orang mengenal dan
> mengingat Soe Hok Gie
> sebagai salah satu pahlawan yang nyaris dilupakan
> bangsa ini.
>
> Saya harap penjelasan ini bisa cukup dimengerti
> teman-teman.
>
>
> Salam,
> Mandy
>
> Hendy Lie wrote:
>
> > Kemarin saya udah beli buku CSD (50rb) di Gramedia
> Taman Anggrek
> > Gila aja masa cover buku CSD pake gambarnya
> Nicholas Saputra?
> >
> >
>
http://www.detikhot.com/index.php/tainment.read/tahun/2005/bulan/06/tgl/07/time/17710/idnews/376658/idkanal/229
>
> >
>
<http://www.detikhot.com/index.php/tainment.read/tahun/2005/bulan/06/tgl/07/time/17710/idnews/376658/idkanal/229>
> > Selasa, 07/06/2005 17:07 WIB
> > Buku Harian Soe Hok Gie Terbit Kembali
> > **
> >
> >
>
<http://ad.detik.com/link/abg/abg-relion.ad>*Jakarta*,
> Soe Hok Gie. Ia
> > adalah aktivis muda angkatan '66 yang lantang
> mengomentari berbagai
> > persoalan, mulai politik, sampai cinta. Ia sangat
> gemar mengutip
> > perkataan seorang filsuf Yunani, "Nasib terbaik
> adalah tidak
> > dilahirkan. Yang kedua, dilahirkan tapi mati muda.
> Dan yang tersial
> > adalah umur tua. Bahagialah mereka yang mati
> muda".
> >
> > Keinginan Soe Hok Gie terkabul. Desember 1969, di
> usianya yang ke 27,
> > ia meninggal lantaran terkena gas beracun di
> Gunung Semeru.
> >
> > Kematian Soe Hok Gie tak berarti pemikirannya juga
> mati. Pada 1983,
> > catatan hariannya diterbitkan dalam bentuk buku
> yang diberi judul
> > "Catatan Seorang Demonstran". Buku tersebut
> mengalami beberapa kali
> > cetak ulang sampai 1993.
> >
> > Sutradara terkenal Riri Riza adalah satu dari
> sekian banyak orang yang
> > pernah membaca "Catatan Seorang Demonstran". Riri
> bahkan terinspirasi
> > untuk mengangkat Soe Hok Gie ke dalam bentuk film.
> >
> > "Saya sebagai pembuat film punya kegelisahan
> tentang apa yang terjadi
> > di sekeliling saya, tentang apa yang menjadi
> persoalan-persoalan
> > bangsa ini. Soe Hok Gie adalah penjelmaan yang
> bagus dari perasaan itu
> > dan saya menemukannya dalam Catatan Seorang
> Demonstran. Saya sangat
> > tergerak untuk membuat filmnya," jelas Riri Riza
> seperti *detikhot*
> > lansir dalam rilis yang dikirim Miles Production,
> Selasa (7/6/2005).
> >
> > Sebelum film Riri Riza tentang Soe Hok Gie yang
> diberi judul "GIE"
> > dirilis, buku "Catatan Seorang Demonstran"
> terlebih dulu diterbitkan
> > kembali. Buku tersebut sudah beredar mulai 6 Juni
> 2005. Film "GIE"
> > sendiri direncakan diputar di 30 bioskop di 10
> kota besar Indonesia
> > mulai 14 Juli 2005.
> > *(ine)*
> >
>
------------------------------------------------------------------------
> > *Yahoo! Groups Links*
> >
> >     * To visit your group on the web, go to:
> >       http://groups.yahoo.com/group/Soe_Hok_Gie/
> >       
> >     * To unsubscribe from this group, send an
> email to:
> >       [EMAIL PROTECTED]
> >     
>
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>
> >       
> >     * Your use of Yahoo! Groups is subject to the
> Yahoo! Terms of
> >       Service <http://docs.yahoo.com/info/terms/>.
> >
> >
>
>



           
__________________________________
Do you Yahoo!?
Read only the mail you want - Yahoo! Mail SpamGuard.
http://promotions.yahoo.com/new_mail

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke