Milis ini akan mau dibawa kemana.... sebuah pertanyaan yang sangat jitu.
 
Kadang kita tercengang oleh kehebatan seseorang di masa lalu.
Lalu kita mengharu biru memuja dia bak dewa.
Kadang kita merasa kecil bahkan merasa tak mungkin menyamai "pahlawan"2 itu.
Lalu kita malah diam, berhenti pada memuji.
 
Kawan, seharusnya bukan demikian.
Seharusnya kita mengamati dengan bening, apa kebaikan dari setiap orang
Dan sekaligus keburukannya agar tidak kita terjerumus meniru sisi salahnya.
Dan pada setiap orang, "pahlawan" atau bukan, terdapat positifnya
tentu saja disamping negatifnya.
 
Seyogyanya kita tidak berhenti pada mengkumandangkan puja dan puji.
Karena bagi Soe sendiri, itupun bukan tujuannya.
Ada bara dalam setiap idealisme yang harus dikipas dan jaga
agar tetap menyala.
Panasnya yang kita perlukan, bukan apinya. Apalagi bentuknya.
Ada semangat yang muncrat dari idealis idealis dimasa lampau
yang kita musti jaga "hangatnya".
Tapi ingat, bukan sosoknya.
 
Sosok itu bahkan makin dahsyat, malah menyilaukan kita.
Bisa membuat kita minder minder tanpa berbuat apa apa.
Bisa pula membuat kita iri, dan jeleknya, malah melecehkan, mencari kesalahannya.
Jadi mau kemana milis ini, pertanyaan itu jelas jawabnya.
Jangan berhenti pada sosok. Jangan berhenti pada bentuk
Jangan berhenti pada kulit, apalagi sampul buku.
Bahkan jangan terpaku pada sekedar tulisan tentang kedahsyatan.
 
Melainkan pada PRAKSIS!.
Seperti kata almarhum Lenin: What is To Be Done!.
Bukan wacana kekaguman belaka, setidaknya jangan berhenti disitu.
Melainkan pada APA yang harus dilakukan.
 
Kita sibuk membandingkan Ahmad Wahib, Anne Frank dan Soe.
Itu baik baik saja. Tapi jangan terkesima disitu.
Seperti kata Mao almarhum,
Kucing, tak perduli hitam tak perduli putih,
yang penting bisa menangkap tikus.
 
Kucing hitam dan putih, harganya adalah senilai tikus yang ditangkap.
Dan kita belum berbicara tentang menangkap tikus.
Karena sedang sibuk membicarakan bulu kucingnya.
 
(Maaf, semoga tak kedengaran terlampau "kiri" saya bicara).
 
fw
 
 
 
 
 
----- Original Message -----
From: ru uu
Sent: Friday, August 05, 2005 1:26 PM
Subject: [Soe_Hok_Gie] MERDEKA atau MATI???.....mati aja dech tapi merdeka

aloww semua...merdeka!!!!hiihihiihihi...
sebenernya milist ini mau dibawa kemana???...syusyahhh
juga utk ngejawabnya yaa.....padahal gw juga
nunggu2...
tapi sebenernya milist ini juga awal nya hanya untuk
memperkenalkan sosok Gie...(nurut gw sech) kenapa gw
berpikran sepereti ini sebelumnya gw dah sempet ketemu
salah satu anggota milist dan dia cerita (walopun ga
banyak karena dia kelamaan nungu gw ganti ban..hiihihi
maaf yaa Nyaiii..) waktu bedah buku Gie di bdg banyak
yang mendeskritkan ttg para pemain dan penyelenggara
film yaa terang aja ga bisa dong...tiap kesempurnaan
sesuatu juga ttg film emang jauh dari kebenaran dan
realitas pada jamannya...akan tetepi perlu diingat
bahwa film2 seperti ini membudayakan hal yang bisa
kita tau dari awalnya kita tidak tau....kenapa mesti
rame2 pada saat di"siar"kan...banyak kan contoh2 Gie
ato minimal pemerhati bangsa yang selama ini
"tenggelam" kasus semnaggi 1 dan 2, perjuangan
Munir...tapi kita ga pernah coba ngebahas disini
(boleh ga? bung operator??)....
coba kita buat ajang saling tukar informasi....ttg
perjuangan di indonesia saat ini....buat LSM
kek....ato buat "cagar budaya" ttg para pejuang...ntah
dari keluarga nya...buku2nya.....data dengan seakurat
mungkin para anggota milist...buat ajang
festifal....(wacana, workshop, bedah buku, profile
pejuang etc...)buat lomba penulisan untuk pejuang2
HAM, kemerdekaan, kemanusiaa...apalagi kan udah mo
17san........
tapi semua itu ga lepas dari manajemen yg ada
sech...kita yg di milist ini mau mau nga....mau
berpatisipasi nga...berani nga.....ada waktu nga....mo
coba nga......kalo semua udah ada komitmen sapa kira2
yang mau merintis....sapa yang mau sebagai
konseptornya.......buat bung operator awal pertemuan
di gunung bisa juga sebagai inspirasi awal.....sangat
bagus juga kalo kita bisa datang disuatu tempat ato
daerah yang memang org2 ato sosok2 seperti Gie ini
hadir ditengah2 mereka....
aceh dengan ditariknya para anngota TNi 71 perangkat
desa takut untk berada di daerahnya....
Papua dengan adanya pembicaran parlemen tingkat lanjut
di USA masuk dalam agenda (walopun kebenarannya tidak
absolut) mereka ada keterdukungan dari bangsa luar...
Blok ambalat..rame2 diperjuangkan hanya karena ingin
diambil oleh bangsa lain....
adanya permasalah SUKU, AGAMA, RAS dan kepentingan
publik yang di"asing"kan....tidak terjamah dan tidak
terdengar ..kadang hanya segelintir orang saja yang
mau mendengungkannya....dan berpikir majemuk,...
kasus penjualan anak yang rame2 dibicarakan saat
ini...karena tidak ada upaya dari pemerintah sendiri
untuk mau merefisi para ioni nya...jadi rakus dan
rakus.....!!!
kemajuan apa yang kita dapat nantinya kalo tidak ada
awal.....
mana mahasiswa???.....anda mendengar.....mana para
pemerhati bangsa.....ato kita hanya sosok manusia yang
bangga untuk melihat ketidak sempurnaan
perjuangan......
hehehhehe intinya kita berjuang untuk diri kita
sendiri ko....toh pada saat kita tenang ga ada apa2
semua akan berjalan lancar dan tanpa tau kepentingan
orang lain...tapi pada saat kita jatuh dan terkena
musibah baru kita mengerti sungguh bersyukurnya kita
ada sosok manusia lain yang empati dan memperhatikan
kita....

merdekaa!!!!



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke