Sekedar berbagi pendapat :
 
Saya pikir kegandrungan kita terhadap Gie harus ditempatkan secara proporsional. Saya bersyukur dengan "comes rebirth"nya Gie, kita dapat bersatu di dunia maya ini mendiskusikan pemikiran dan sepak terjangnya. Tapi pertanyaan besarnya : apakah kita terus menerus terbuai dengan romantisme pergerakan Gie? selalu mendiskusikan Gie. Saya pikir sudah saatnya tema-tema sosial, politik, ekonomi, budaya, 'N etc  lebih sering diangkat dalam milis ini.
Untuk melakukan sesuatu yang lebih konkrit oleh anggota milis ini, memang agak sulit. Apalagi kegiatannya seperti seminar dan kegiatan besar lainnya. Karena sebagain besar dari kita mungkin punya berbagai aktifitas di komunitas masing-masing. Semangat dan substansi perjuangan Gie lah yang kita ambil, disesuaikan dengan konteks raung dan waktu. Intinya : TAK ADA KATA DIAM, KLO KITA SUDAH TERLANJUR TAHU. TAK ADA KATA TITIK DALAM KAMUS PERJUANGAN.
 
Salam,
 
adjie
 
puresoul_expo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Internet memang dunia maya, tapi kita bisa berbuat nyata. Mungkin
dengan keterbatasan, kita bisa mulai dengan kegiatan yang berhubungan
dengan Gie. MIsalnya, mengadakan bedah buku mungkin, seminar tentang
pergerakan mahasiswa (semangat yang kian pudar), peringatan kematian,
kegiatan sosial, dan lain-lain. Momen Gie yang sedang naik daun karena
filmnya ini dapat kita manfaatkan sebagai penanaman idealisme Gie dan
membangkitkan semangat aktifis mahasiswa untuk tetap kritis!

MERDEKA!



Start your day with Yahoo! - make it your home page

YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke