Sebelumnya saya ingin menyapa semua kawan-kawan di milis ini yang notabene berisi orang-orang yang kritis, saya bergabung di milis ini bukan karena saya mengagumi seorang "sosok" yang bernama SOE HOK GIE, tapi saya lebih mengagumi pemikiran, cara pandang, dan keberanian almarhum yang luar biasa. Pada intinya saya lebih mengagumi kepribadiannya (tentunya bukan karena kekiriannya atau keateisannya), daripada hanya sekedar mengagumi sosok bertubuh kecil itu melalui filmnya yang telah beredar sekarang. Pendapat saya pribadi mengenai film itu, saya cenderung melihat film itu sebagai bentuk dari "Komersialisasi Idealisme".

      Betapapun yang terlihat oleh kita, banyak orang (anak muda, mahasiswa sampai anak nongkrong) akhir-akhir ini mendadak menjadikan SOE HOK GIE sebagai idola baru, sok kekiri-kirian padahal ia belum mengerti bagaimana cara pandang seorang kiri itu yang benar. sok beridealisme padahal ia tidak memahami apa arti idealisme bagi seseorang yang akhirnya hanya membuat pusing saya pribadi. Banyak contoh kita lihat, ada sekelompok mahasiswa yang berdemonstrasi dengan mengendarai sepeda "zaman dulu" seperti yang pernah almarhum lakukan pada masanya, ada banyak wanita yang mencari "pacar" dengan kriteria seperti yang digambarkan pada film "GIE", (sejak kapan SOE HOK GIE mempunyai tubuh besar dan ganteng...He..he....).Pada akhirnya sosok SOE HOK GIE dan semua pemikiran dan keberaniannya itu hanya sekedar trend yang kapan saja bisa hilang atau "basi".

      Pesan yang dapat saya katakan disini adalah, ingatlah akan hidup yang sebenarnya. Jangan pernah berpendapat tentang sesuatu jika kita belum mengetahui masalah tersebut yang sebenarnya. Disini saya bukannya ingin berpendapat bahwa pendapat itu harus dibatasi, tapi seyogyanya pendapat kita itu harus disertai dengan pemahaman kita yang kuat tentang apa yang akan kita sampaikan. Jika kita melihat sosok almarhum yang begitu kritis dan berani berpendapat, bukannya tanpa pengetahuan dan data yang jelas yang beliau sampaikan. Tapi beliau mengungkapkan apa yang benar-benar beliau pahami. Beliau ikut terlibat dengan permasalahan-permasalahan itu dan yang pasti peduli. Pada intinya, sama halnya ketika kita berbicara pemahaman tentang agama. Jangan pernah berani berbicara tajam tentang agama apabila kita belum benar-benar paham masalah keagamaan. Perlu direnungi apakah kita pernah mendalami masalah keagamaan kita?Apakah kalian yang beragama islam pernah membaca kitab al quran, arti, tafsir secara keseluruhan?Apakah kalian yang beragama kristen pernah membaca injilnya sampai habis dan memahaminya melalui kajian?Apakah kalian yang beragama lainnya sudah mampu menjalankan perintah dan larangan agama kalian yang mendasar secara benar?

Jawabannya ada pada diri kita sendiri. Yang pasti saya percaya orang-orang yang bergabung dalam milis ini adalah orang yang kritis dan cerdas (tidak mudah terpengaruh kecuali terpengaruh terhadap kebenaran...)

      Karena, MISI TANPA AKSI TAK AKAN BERARTI,

                  AKSI TANPA VISI SAMA DENGAN BUNUH DIRI....

Akhirnya kita sadar bahwa kita hidup seharusnya mempunyai tujuan yang pasti, yaitu KEHIDUPAN SETELAH KEMATIAN..........


Start your day with Yahoo! - make it your home page

YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke