(sekedar mengingatkan...)
Kemarin sore menjelang magrib, ayah saya sedang pergi karena ada urusan penting dan melewati jalan ini (klo tidak salah namanya Jl. Basuki Rachmat....), beliau sempat me-rem mendadak karena ada orang di pinggir jalan yang jalan "seenak udel" tapi tidak terjadi apa-apa lalu ayah saya terus saja mengemudi. Namun, tidak berapa lama kemudian, ada sekumpulan orang berteriak dari kejauhan yang meminta mobil berhenti. Tanpa disangka ayah saya dituduh menabrak seseorang yang bahkan tidak jelas siapa orangnya, tapi dalam waktu yang singkat sudah ada kerumunan massa yang "panas" sembari menggedor-gedor mobil ayah saya (jelas bingung dong, mana hari mulai gelap....). Kebetulan pula ayah saya memakai mobil kantor dan pakai baju batik (disangka pejabat kali yee...) . Mereka ribut minta ganti rugi, dan tiba-tiba muncul seorang bapak2 yang mengaku dirinya sebagai salah satu anggota suatu
forum dari komunitas masyarakat di daerah ini (maunya sih saya sebutkan apa nama forumnya tapi entar berabe lagi disangka mencemarkan nama baik, tapi namanya cukup terkenal kok...).
Bapak2 yang SKSD ini bersikap seolah-olah ingin membantu ayah saya yang sedang kebingungan dengan mengajak berunding di dalam mobil. Setelah basa-basi sedikit, ayah saya memberikan uang sekitar 200ribu untuk ganti rugi (padahal korbannya sendiri gak jelas!), tapi orang ini bilang itu masih kurang, dan ia menggenggam tangan ayah saya sambil mengucapkan ayat2 suci Al-Quran. Sepertinya ayah saya terkena hipnotis sehingga "manut" aja dengan segala yang diucapkan oleh bapak2 ini. Orang ini juga berkata bahwa ayah saya masih punya uang. Ayah saya lantas menyerahkan dompetnya begitu saja dan si orang ini juga dengan santai memeriksa isinya. Sesudah itu dia juga tetep keukeuh merasa kurang, akhirnya dia minta handphone. Total jumlah yang diminta mencapai hampir 4 juta! dan ayah
saya hanya disisakan uang 16ribu!!!!
Setelah "acara" selesai, kerumunan massa ini mendadak bubar saja gitu....dan ayah saya baru sadar, kalau memang terjadi tabrakan, kenapa tidak diminta KTP sebagi jaminan? lagipula korbannya yang mana ayah saya juga tidak tahu.....
JADI, WASPADALAH...WASPADALAH....!!!!!!
RENUNGAN:
1. Tolong dong ya, kalu mau menipu, nggak usah bawa2 nama suatu komunitas tertentu, kita negara multikultural, nyerempet SARA sedikit bisa bahaya! apalagi menggunakan nama suatu ormas!!!
1. Tolong donk ya, kalau mau menipu, nggak usah pake2 ayat2 suci. Agama bukan untuk main2! apa jauh lebih beradab copet kereta atau di terminal, nggak usah banyak cingcong langsung ambil?!
3. Dengan semakin merajalelanya kejahatan (dalam bentuk appun itu), i think, pelajaran PPKN
dan Tata Negara dihapuskan saja! hari gini, it sounds like a bullshit!!! (and i look like a desperate person?)
tengkyu!
Bring words and photos together (easily) with
PhotoMail - it's free and works with Yahoo! Mail.
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Soe_Hok_Gie" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
